Tampilkan postingan dengan label ILMUWAN MUSLIM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ILMUWAN MUSLIM. Tampilkan semua postingan
Dokter Paling Terkenal di AS Memeluk Islam

Dokter Paling Terkenal di AS Memeluk Islam


Voice of Khilafah - Penonton acara talk show populer Amerika, The Oprah Winfrey Show, pasti sudah tidak asing pada sosok Dokter Oz. Dialah seorang dokter yang kerap mengisi tema kesehatan di acara talk show paling populer di dunia itu.

Selain di acara Oprah, Oz juga kerap mengisi acara Larry King Live. Sejak tahun 2009, Dokter Oz memiliki program acara televisi yang diproduksi Harpo Productions dengan judul The Dr Oz Show.

Namun, tahukah anda siapa sosok sebenarnya dari dokter paling terkenal di Amerika saat ini tersebut? Dr Oz memiliki nama lengkap Dr Mehmet Cengiz Oz. Dia adalah ahli bedah jantung dari Harvard University.

Dari namanya, orang bisa menebak bahwa Oz alias Mehmet memiliki darah Turki. Ibunya bernama Suna dan berayahkan Mustafa Oz. Keduanya merupakan orang terpandang di Turki. Ayah dan ibu Oz kemudian menyebrang ke Amerika pada 1955. Lima tahun berselang, lahirlah Oz.

Dalam sebuah wawancara yang dilansir The Root, Oz mengungkapkan bahwa sejak kecil dirinya didik oleh dua gaya muslim berbeda. "Saya dididik oleh ibu yang Islam sekuler, Namun ayah saya sangat teguh memegang prinsip Islam," ujarnya.

Hingga kini, dia mengaku masih memeluk Islam. Oz mengatakan bahwa gaya sufi islam sangat mempengaruhi dirinya. Kendati menjadi dokter paling terkenal di Amerika saat ini, Oz tidak lantas melupakan identitasnya sebagai seorang Turki.

Oz bahkan tetap mempertahankan kewarganegaraan Turkinya bersama statusnya sebagai seorang Amerika. Saking cintanya pada Turki, Oz rela menjadi sukarelawan sebagai tenaga kesehatan di militer Turki. (RoL/gm/Voa-Khilafah)
Robot Ternyata Berawal dari Ilmuwan Muslim

Robot Ternyata Berawal dari Ilmuwan Muslim


Bicara soal robot, tak ayal kita juga akan mengingat Negara Jepang sebagai pelopor industri robot-robot cerdas dewasa ini. Tetapi  siapa orang yang pertama kali menemukan sistem robotika modern?

Ibnu Ismail Al Jazari, lahir di  Al Jazira, tepatnya antara Sungai tigris dan Efrat. Nama lengkapnya Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, selama abad kedua belas.
 
Seperti ayahnya ia mengabdi pada raja-raja Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari 1174 sampai 1200 sebagai ahli teknik. Di masanya, Al Jazari yang telah mampu menciptakan robot manusia (humanoid) yang bisa diprogram. Al Jazari mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari dikenal sebagai mesin robot.

Ada pun mesin robot yang diciptakan Al Jazari kala itu berbentuk sebuah perahu terapung di sebuah danau yang ditumpangi empat robot pemain musik; dua penabuh drum, satu pemetik harpa, dan peniup seruling. Robot ini diciptakan untuk menghibur para tamu kerajaan dalam suatu acara jamuan minum.

Seperti dilansir situs apakabardunia.com, sebagai robot pemain musik, tentu saja mereka pun ahli menghasilkan suara musik yang indah. Misalnya saja, robot penabuh drum dapat memainkan beragam irama yang berbeda-beda. Jadi, robot itu pun bermain musik seperti manusia sungguhan!

Penemuan penting lainnya dari Al Jazari adalah pencuci tangan otomatis. Keran tersebut bekerja otomatis bisa mengeluarkan air tanpa harus diputar. Sistem pencuci tangan yang dikembangkan Al Jazari itu juga digunakan saat ini dalam sistem kerja toilet modern.

Teknologi yang dikembangkan Al Jazari mencapai 50 jenis dan semua ditulis dalam kitab yang berjudul "The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices"

Seorang ahli teknik Inggris, Donal Hill begitu kagum dengan pencapaian Al Jazari. Ia berpendapat, ”Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang begitu penting. Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin."

Salah satu karya Al Jazari yang membuat Donald Hill kagum adalah jam gajah - diciptakan sekitar tahun 1206. Cara kerjanya dengan tenaga air dan berat benda untuk menggerakkan secara otomatis sistem mekanis, yang dalam interval tertentu akan memberikan suara simbal dan burung berkicau. Replika jam gajah dapat dilihat saat ini di London Science Museum.

Pada acara World of Islam Festival yang diselenggarakan di Inggris pada 1976, banyak orang yang berdecak kagum dengan hasil karya Al-Jazari. Ketertarikan Donald Hill terhadap karya Al-Jazari membuatnya terdorong untuk menerjemahkan karya Al-Jazari pada 1974, atau enam abad dan enam puluh delapan tahun setelah pengarangnya menyelesaikan karyanya. (RoL/Voa-Khilafah)

Peneliti Temukan Alquran Terjemahan Cina Tertua

Peneliti Temukan Alquran Terjemahan Cina Tertua


Voa-Khilafah.co.cc, BEIJING - Peneliti budaya Muslim di Cina menemukan terjemahan Alquran tertua. Terjemahan Alquran dalam bahasa Cina ini ditemukan di provinsi Gansu.  
Kepala Institut Kebudayaan Muslim Universitas Lanzhou, Ding Shiren mengatakan Alquran tersebut diyakini diterjemahkan oleh Sha Zhong dan Ma Fulu. Kedua orang ini adalah imam dan sering membuat kaligrafi dalam bahasa Arab.
"Zhong dan Fulu mulai menerjemahkan Alquran pada 1909. Pekerjaan mereka selesai pada tahun 1912," kata Ding Shiren. Ding mengatakan terjemahan oleh Zhong dan Fulu murni diterjemahkan dari versi bahasa Arab. Ada beberapa bagian tertentu yang diterjemahkan menggunakan dialek Lanzhou.
Menurut para ahli, Islam telah diperkenalkan ke Cina pada masa Dinasti Tang (618-907). Namun, pada saat itu para sarjana Cina tidak menerjemahkan Alquran dalam bahasa Cina. Mereka khawatir terjadi salah penafsiran dalam menerjemahkan makna dari kitab suci umat Islam tersebut. *RoL/Voa-Khilafah.co.cc

Islam: Dari Magis Jadi Sains, Dari Fakir jadi Mikir


Voa-Khilafah.co.cc - Masih ingat sama The Philosopher’s Stone yang bisa mengubah batu menjadi emas murni atau ramuan Elixir yang bisa menghidupkan orang mati? Tentu, siapapun yang menyukai Novel, pembahasan yang paling eksis semenjak Harry Potter dirilis adalah pembahasan tentang sihir atau Alchemist.  Lebih dari puluhan novel fiksi-ditulis tentang proses transmutasi batu menjadi emas yang dikatalisasi Philosopher’s Stone, dan terkenallah tokoh-tokohnya mulai dari Merlin the MagicianAlbertus MagnusThomas AquinasNicholas Flamelyang katanya sampai hari ini masih hidup (?), sampai Edward dan Alphonse Elricdalam Manga Fullmetal Alchemist.
Padahal, jauh sebelum itu semua, ilmuwan Islam Jabir Ibnu Hayyan (721 – 815) yang lebih dikenal sebagai Geberdalam tradisi Barat telah memulai penelitiannya tentang kimia – ุงู„ูƒูŠู…ูŠุงุฆ (bahasa Inggris Alchemist berasal dari sini). Beliau memberikan sumbangan besar bagi kimia, yang akan diteruskan oleh Ar-Razi (Rhazes), Al-Kindi (Alkindus) dan Ibnu Sina (Avicenna), yang kesemuanya dianggap pionir kimia, tentu saja Jabir sebagai Bapak Kimia.
Jauh pula sebelum gonjang-ganjing Alchemist, Jabir juga telah meneliti kemungkinan batu menjadi emas. Dia mengelompokkan benda menjadi 4 elemen, panas, dingin, kering dan basah. Emas misalnya dikelompokkan panas dan basah, sedangkan batu karbon dikelompokkan dingin dan kering, dan meyakini bahwa dengan mengubah elemen, maka benda bisa diubah dari satu bentuk menjadi lainnya (transmutasi). Dan dia pun meyakini bahwa transmutasi ini akan bisa terjadi apabila ada ramuan katalis yang disebut ุงู„ุฅูƒุณูŠุฑ (Elixir bahasa Inggris juga berasal dari sini)
Terlepas berhasil atau tidaknya Jabir, “beberapa abad kemudian setelah kematiannya, dalam pembangunan jalan besar di Kufah, laboratoriumnya ditemukan kembali, dan di dalamnya ditemukan sebuah mangkuk dah sebongkah emas (History of The Arabs h, 476)”. Jangan kaget, ini bukan berarti Jabir  telah menemukan Philosopher’s Stone dan Elixir, tapi lebih mungkin karena beliau telah menemukan aqua regia(cairan yang dapat melarutkan logam, termasuk emas) dari asam sulfur dan asam nitrat yang dicampur dengan garam, yang masih digunakan dalam ekstraksi emas pada masa kita.
Yang perlu saya tekankan disini, bahwa di masa Islam, pembahasan tentang sains jauh dari hal bersifat magis ataupun takhayul. Ibnu Sina yang hidup abad berikutnya mengkritik para Alchemist yang percaya dengan takhayul semacam mengubah batu menjadi emas, sebagaimana yang telah dibuktikan oleh Jabir Ibnu Hayyan abad sebelumnya.
Dan bisa pula kita lihat bahwa Jabir Ibnu Hayyan dengan daya kreativitas yang luar biasa menjadikan pembahasan transmutasi dari magis menjadi sains. Dia memberikan pada kita sumbangsih besar dalam ilmu kimia, yang beliau ubah jadi magis menjadi sains pula. Beliau menyempurnakan proses kristalisasi, distilasi, kalsinasi, sublimasi dan penguapan serta pengembangan instrumennya. Beliau juga telah merintis Hukum Perbandingan Tetap yang menjadi inspirasi bagi Proust.
Tidak kurang dari 3.000 risalah ditulis beliau dalam berbagai aspek ilmu pengetahuan, dan buku-buku yang juga mempengaruhi semua ilmuwan kimia barat, diantaranya Kitab Al-KimyaKitab As-Sab’een(Kitab 70), Kitab Al-Tajmi’ (Kitab Konsetntrasi), sampai Kitab Ar-Rahmah (Kitab Cinta).
(MAF1453.com/Voa-Khilafah.co.cc)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL