Tampilkan postingan dengan label LADY GAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LADY GAGA. Tampilkan semua postingan
Akhirnya Lady Gaga Menolak Tampil Lebih Sopan

Akhirnya Lady Gaga Menolak Tampil Lebih Sopan

Lady Gaga dalam acara di Thailand

Voa-Khilafah.co.cc - Akhirnya Lady Gaga buka suara soal kontroversi penampilannya di Asia, termauk Indonesia. Ia mengatakan, akan memilih membatalkan konser daripada harus mematuhi peraturan sensor dan tekanan kelompok agama. 

Hal ini ditegaskan manajer Lady Gaga, Troy Carter, di tengah kontroversi konser penyanyi pop Amerika Serikat tersebut di Asia.


Carter mengatakan bila dipaksa menggelar konser secara 'lebih sopan' Lady Gaga akan membatalkan jadwal konser.

"Kami akan menggelar konser seperti rencana semula. Ini konser khusus dengan penonton yang sangat khusus pula," kata Carter dalam keterangan pers di Singapura, Kamis (24/05/2012), seperti dikutip kantor berita BBC.



Ia menegaskan kelompok-kelompok garis keras di Korea Selatan, Filipina, dan Indonesia tidak akan bisa dipuaskan dan karena itu Lady Gaga tidak akan mengubah penampilan.

Kelompok Kristen konservatif di Korea Selatan dan Filipina dan kelompok Islam di Indonesia menyebut Lady Gaga melecehkan agama dan penyanyi pemuja setan.


Tampil solo

Sementara itu, Polisi di Indonesia sejauh ini belum mengeluarkan izin konser Lady Gaga di Jakarta -yang rencananya akan diselenggarakan pada 3 Juni- setelah kelompok-kelompok militan berjanji akan membubarkan konser pelantun Poker Face ini.

Namun promotor di Jakarta mengatakan mereka masih berupaya mendapatkan izin dari polisi.

Menurut Carter, penolakan terhadap Lady Gaga bukan disebabkan oleh busana atau gaya panggungnya tetapi didorong oleh ketidaksetujuan sejumlah kalangan terhadap pandangan penyanyi yang memiliki nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta tersebut.

"Ada kesenjangan budaya dan generasi yang besar di sini. Kemudian muncul aspek politik dan agama. Persoalan ini lebih rumit dari sekedar baju-baju yang dikenakan Lady Gaga," jelas Carter.

Pekan ini melalui akun Twitter, Lady Gaga mengatakan akan tampil solo bila diperlukan daripada memenuhi peraturan sensor atau kelompok-kelompok penolak konsernya di Jakata.*hid/voa-khilafah.co.cc
Apoy 'Wali' Ikuti Ulama Soal Lady Gaga

Apoy 'Wali' Ikuti Ulama Soal Lady Gaga

Voa-Khilafah.co.cc - Gitaris band Wali, Apoy, lebih memilih mendukung keputusan para pemimpin terkait pro dan kontra konser Lady Gaga. Menurutnya, pandangan pihak kepolisian, pemerintah maupun alim ulama terkait penampilan penyanyi kontroversial ini lebih baik diikuti.

"Saya lebih baik menurutinya, karena saya lebih takut sama Allah," ujarnya saat dihubungi Republika,Kamis (24/5).

Secara pribadi, Apoy menghimbau, jadi atau tidaknya konser penyanyi asal Amerika Serikat itu lebih baik dihitung dari mana yang lebih dominan, sisi positif ataupun negatif. Kendati begitu, Apoy tak mau menyebut secara gamblang penampilan Lady Gaga lebih banyak menimbulkan efek negatif.

"Yang jelas, membuka aurat tidak dibenarkan dalam agama Islam," jelas dia.

Apoy menyebut, jika 'kegaduhan' akan pro dan kontra tersebut terjadi dalam rencana penampilan Wali, maka mereka pasti memutuskan untuk tidak meneruskan konsernya. "Kami gak ingin bikin orang ribut. dengan penampilan kami," ujar Apoy menandaskan. (RoL/Voa-Khilafah.co.cc)
Kapolda Metro Jaya: Saya Tegas Menolak Konser Lady Gaga

Kapolda Metro Jaya: Saya Tegas Menolak Konser Lady Gaga


Voa-Khilafah.co.cc, Jakarta- “Saya menolak tanpa ada tekanan dari siapa pun,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Drs. H. Untung Suharsono Radjab, S.H., M.Si, saat menemui delegasi Hizbut Tahrir Indonesia dan Ormas Islam, Rabu (23/5) di Kantornya jalan Jendral Sudirman Jakarta.
Sikap Kapolda ini sudah di jelaskannya pula pada Kapolri, Kementrian hingga Pimpinan DPR. “Saya katakan pada beberapa pihak, kalau Lady Gaga datang apa untung kita. Kalau tidak datang pun apa rugi kita,” imbuhnya.
“Secara administratif, MUI, Departemen Agama dan Kementrian Dalam Negeri pun tidak memberikan rekomendasi untuk konser Lady Gaga,” tandasnya.
Hadir saat pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya diantaranya Ketua DPP HTI Ustadz Rockmat S Labib dan Muhammad Rahmat Kurnia, Ahmad Michdan (TPM), Mahmud Yunus (PITI), Djauhari (Sarekat Islam), Ibrahim Tamin Bonjol (Tarbiyah), Amin Jamaluddin (LPPI), dan Ahmad Damanik (Hidayatullah).[htipress/voa-khilafah.co.cc] fatih mujahid
HTI Tolak Kehadiran Lady Gaga

HTI Tolak Kehadiran Lady Gaga


Voa-Khilafah.co.cc, Jakarta- Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Ormas Islam menyambangi Polda Metro Jaya, Rabu (23/5) di Jalan Jendral Sudirman Jakarta. Delegasi diterima langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Drs. H. Untung Suharsono Radjab.
Rokhmat S Labib, Ketua DPP HTI mengatakan bahwa HTI menolak penyelenggaraan konser Lady Gaga, karena hal itu merupakan sebuah kemungkaran yang pasti akan menimbulkan kemudharatan atau kerusakan. “Oleh karena itu, rencana konser itu harus dihentikan, bukan dibiarkan apalagi didukung,” jelasnya dihadapan Kapolda.
HTI pun Mendukung keputusan Polda Jaya untuk tidak  memberikan rekomendasi penyelenggaraan konser Lady Gaga. “Mestinya bukan hanya Kapolda Jaya, tapi juga Mabes Polri tidak memberikan rekomendasi atas konser itu. Dan selanjutnya pemerintah melarang sama sekali konser-konser semacam itu dari manapun asal artisnya,” tuturnya
Pertentangan antara pihak yang menentang konser Lady Gaga dan yang mendukungnya tidak lain dipicu oleh berkembangnya nilai-nilai materialisme di tengah-tengah masyarakat yang bersumber ideologi kapitalisme dimana segala sesuatu diukur dari sudut kepentingan ekonomi (bisnis) sedemikian rupa sehingga nilai-nilai agama (Islam) diabaikan.
Ia menambahkan, dengan syariah, masyarakat dan pemerintah akan memiliki tolok ukur yang sama sehingga setiap bentuk kemungkaran, seperti konser Lady Gaga, akan dengan mudah disikapi.
“Di bawah naungan khilafah, syariah akan diterapkan secara kaffah termasuk di bidang seni dan budaya sehingga akan terbentuk sebuah seni dan budaya yang dipenuhi oleh nilai-nilai tauhid, yang menyebarkan kebaikan, ketaatan dan keagungan; bukan sebaliknya seperti yang saat ini berkembang, yakni budaya hedonisme yang menyebarkan pornografi, pornoaksi, seks bebas dan pengabaikan terhadap nilai-nilai agama seperti yang selalu ditunjukkan oleh Lady Gaga dalam tiap lagu dan konser-konsernya di berbagai tempat,” jelasnya.
Rockmat berharap agar sikap Kapolda bisa tegas untuk melarang dan tidak memberikan ijin.“Kapolda menolak harus titik bukan koma lagi,” imbuhnya.
Hadir juga saat pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya diantaranya Ketua DPP HTI Ustadz Rockmat S Labib dan Muhammad Rahmat Kurnia, Ahmad Michdan (TPM), Mahmud Yunus (PITI), Djauhari (Sarekat Islam), Ibrahim Tamin Bonjol (Tarbiyah), Amin Jamaluddin (LPPI), dan Ahmad Damanik (Hidayatullah).[htipress/voa-khilafah.co.cc] fatih mujahid
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Drs. H. Untung Suharsono Radjab.
Rokhmat S Labib, Ketua DPP HTI
Setelah kunjungan, Ketua DPP HTI Muhammad Rahmat Kurnia di wawancarai oleh berbagai media
Mahasiswa Menolak Lady Monster Gaga

Mahasiswa Menolak Lady Monster Gaga


Voa-Khilafah.co.cc, Jakarta - Menanggapi rencana akan diadakannya konser penyanyi pop Lady Gaga (Mother Monster) pada 3 Juni 2012 mendatang, berbagai ormas – ormas Islam di Indonesia mengadakan berbagai aksi unjuk rasa untuk menolak rencana tersebut.
Kamis (24/05), lebih dari 150 mahasiswa dari berbagai Universitas yang tergabung dalam Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia mengadakan aksi besar – besaran untuk menolak kedatangan Lady Gaga. Di dalam aksinya tersebut mereka menghimbau kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk bersama - sama menolak kedatangan Lady Gaga ke Indonesia. Karena Lady Gaga merupakan artis pemuja iblis yang akan merusak akidah dan akhlak para pemuda di Indonesia. Dalam setiap konsernya Gaga selalu melakukan ritual – ritual syirik yang membahayakan akidah. Bahkan dengan terang – terangan dia selalu menggunakan simbol – simbol iblis di setiap aksi panggungnya.
“Membiarkan Lady Gaga konser di Indonesia berarti kita telah membiarkan Iblis menyebarkan paham – paham sesat kepada kaum muslim di Indonesia!”, pekik salah orator aksi.
Menurut mereka, kedatangan Lady Gaga ke Indonesia juga memiliki misi untuk menyebarkan paham – paham liberalisme di Indonesia. Syair – syair lagu yang dibawakan selain mengandung unsur penyembahan terhadap setan, mengajak kepada paham lesbian, transgender dan homoseksual. Selain itu penampilan Lady Gaga yang selalu mengumbar aurat akan  menimbulkan kemaksiatan – kemaksiatan semakin merajalela. Tingkat pergaulan bebas pemuda – pemuda muslim di indonesia yang semakin mengkhawatirkan, ditambah lagi kedatangan Lady Gaga yang membawa paham liberalisme, maka bisa dibayangkan kerusakan yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Massa juga tidak hanya menolak konser yang diadakan oleh Lady Gaga yang gemar mengumbar aurat. Akan tetapi mereka juga mengecam terhadap konser – konser musik yang ada di berbagai daerah di Indonesia yang menampilkan artis – artis pengumbar aurat. Bahkan tayangan – tayangan televisi yang mengumbar aurat juga mereka dengan tegas mengecamnya.
Mereka menilai saat ini pemerintah tidak memiliki rasa kepedulian terhadap akidah rakyatnya, sehingga selalu terjadi pendangkalan akidah dimana – mana. Sebagai contoh sikap acuh pemerintah terhadap akidah umat saat ini adalah dengan bersikap “diam” terhadap rencana konser Ratu Iblis Lady Gaga ini.
“Seharusnya pemerintah berada di garda paling depan untuk menolak konser yang akan diadakan di Senayan tersebut, tapi nyatanya?” ungkap salah satu peserta aksi.
Massa juga menyerukan kepada seluruh masyarakat bahwa tidak ada solusi lain yang bisa menjaga akidah umat selain syariah dan khilafah. Pemerintah yang bersikap diam terhadap masalah ini (Lady Gaga red.) adalah pertanda bahwa pemerintah sudah tidak mampu lagi menjaga akidah umat. Karena saat ini sistem yang dipakai oleh pemerintah adalah sistem demokrasi kapitalisme yang sekuler. Sistem demokrasi tidak mungkin dapat mengatur urusan umat manusia apalagi perkara akidah. Untuk itulah, jalan satu – satunya hanyalah menerapkan aturan – aturan yang berasal dari Allah SWT, yaitu Syariah Islam dalam bingkai Khilafah 'ala Minhajinnubuwwah.
Aksi yang berlangsung damai ini ditutup dengan doa. Dalam doanya tersebut mereka meminta kepada Allah agar menjaga akidah umat Islam di Indonesia, selalu meridhoi perjuangan mereka, dan segera memberikan pertolongan – Nya dengan menegakkan syariah dalam bingkai Khilafah Islam.[dakwahkampus/voa-khilafah.co.cc]deddy wahyudi
Lirik Lagu Lady Gaga Berjudul "Judas" Diprotes Umat Kristen

Lirik Lagu Lady Gaga Berjudul "Judas" Diprotes Umat Kristen



I'm in love with Judas, Judas

When he comes to me, I am ready
I'll wash his feet with my hair if he needs
Forgive him when his tongue lies through his brain
Even after three times, he betrays me

I couldn't love a man so purely
Even prophets forgave his crooked way
I've learned love is like a brick you can
Build a house or sink a dead body
I'll bring him down, bring him down, down
A king with no crown, king with no crown

In the most Biblical sense,
I am beyond repentance
Fame hooker, prostitute wench, vomits her mind
But in the cultural sense
I just speak in future tense
Judas kiss me if offenced,
Or wear an ear condom next time

I wanna love you,
But something's pulling me away from you
Jesus is my virtue,
And Judas is the demon I cling to
I cling to

Demikian penggalan lirik lagu Lady Gaga yang berjudul “Judas”. Kabarnya, lirik lagu itu mengundang kontroversi, terutama di kalangan umat Kristiani (Protestan maupun Katolik).

Single terbaru Lady Gaga dari album "Born This Way" telah resmi dirilis.  Single tersebut berjudul "Judas"Melihat judul itu, umat Kriten langsung curiga kalau-kalau judul lagu ini memiliki kaitan dengan agama tertentu. Ternyata dugaan itu tidak meleset. Setelah mendengar lagunya, semakin yakin bahwa lagu ini mengandung unsur keagamaan. Apalagi di salah satu bait lagu ini, sempat terdengar nama "Jesus"disebut. Tak lama kemudian, saat membaca kicauan Gaga di Twitter tentang video klip "Judas", ia akan memerankan Maria Magdalena. Tak ayal lagi, lagu dan video ini pasti menuai kontroversi.

Dalam lirik lagu "Judas", jelas sekali bahwa Gaga sedang jatuh dengan seseorang bernama Judas. Lalu, siapakah gerangan Judas itu? Ada yang mengira Judas itu adalah Yesus. Tapi, itu salah. Judas itu bukan Yesus, melainkan salah satu murid Yesus Kristus, yang dikenal sebagai Yudas Iskariot. Lalu, mengapa Judas begitu "istimewa" hingga dijadikan lagu oleh Gaga?

Bila meng-googling kata "Judas" dan frase "Siapa Judas", "Siapa Judas Lagu Lady Gaga". Fakta menarik menunjukkan, Kristen dan Islam memiliki pandangan atau versi yang berbeda terkait siapa Judas sebenarnya. Ada dua versi "Siapa Judas" sebenarnya.

Siapa Judas

Menurut Mbah Google, Judas Iscariot (Indonesia: Yudas Iskariot, Ibrani: ื™ื”ื•ื“ื” ืื™ืฉ־ืงืจื™ื•ืช‎) adalah salah satu dari 12 murid Yesus. Bagi umat Kristiani, Yudas adalah manusia terhina yang pernah terlahir ke dunia ini, pasalnya, ia telah mengkhianati Yesus hanya demi tiga puluh uang perak. Dengan imbalan uang tersebut, Yudas memberitahukan persembunyian Yesus dan harus menunjukkan orang yang bernama Yesus.

Seperti yang dilansir Wikipedia, ada beberapa penjelasan mengapa Judas mengkhianati Jesus. Penjelasanya adalah, Judas mengkhianati Yesus demi 30 keping perak (Matthew 26: 14-16). Salah satu kelemahan Judas nampaknya adalah uang (John 12: 4-6). Ada juga kemungkinan bahwa Judas menduga Yesus akan menggulingkan penguasaan Romawi di Israel. Dalam pandangan ini, Judas adalah seorang murid yang kecewa. Ia mengkhianati Yesus bukan semata karena ia menyukai uang, tetapi karena ia mencintai negaranya dan berpikir bahwa Yesus menjatuhkan negaranya.

Menurut Luke 22:3-6 dan John 13:27, setan merasuki dirinya dan memintanya untuk melakukan itu. Yesus menduga ( John 6:64, Matthew 26:25) dan membiarkan pengkhianatan Judas (John 13:27-28). Penjelasan mengapa Yesus membiarkan pengkhianatan itu adalah karena ini akan mengizinkan rencana Tuhan terpenuhi. Pada April 2006. manuskrip papirus Koptik berjudul Gospel of Judas dari 200 AD diterjemahkan. Manuskrip ini merujuk bahwa Yesus yang meminta Judas untuk mengkhianatinya, walaupun sejumlah ahli mempertanyakan terjemahan tersebut.

Berbeda dengan keyakinan umat Kristiani yang menyebut Judas (salah satu murid Yesus) sebagai pengkhianat, Al Quran menyatakan bahwa para hawariyyin (murid-murid Yesus) adalah orang-orang soleh, taat, dan setia, tidak satu ayat pun yang menyatakan baik secara eksplisit maupun implisit, bahwa salah seorang hawariyyin telah menjadi pengkhianat.

Yudas Iskariot diyakini sebagai seorang yang terbesar/termulia dari antara keduabelas murid-murid Yesus. Yudas sengaja diserupakan dengan Yesus, ketika orang-orang yang akan menangkap Yesus terjatuh ke tanah, sehingga tidak menyaksikan proses penyerupaan Yudas ke Yesus. Oleh karena itu, mereka menyangka bahwa orang yang mereka tangkap adalah Yesus Kristus, padahal sesungguhnya adalah Yudas Iskariot yang telah diserupakan dengan Yesus. Lebih lanjut, disebutkan bahwa orang yang ditangkap, diadili, dan disalib bukan Yesus, melainkan Yudas.

Menuai Protes Kelompok Agama

Sudah diduga, lagu Judas yang dinyanyikan Lady Gaga ini pada akhirnya menuai kontroversi dan dikecam pemuka agama Kristen dan Katolik. Seperti yang diwartakan The Hollywood Reporter berikut:

"She is trying to rip off Christian idolatry to shore up her talentless, mundane and boring performances," says the president of the Catholic League.

Lagu saja sudah membuahkan kontroversi, apalagi video klipnya yang pasti bakal makin membuat gusar. Dikabarkan, Lady Gaga akan memainkan peran sebagai Maria Magdalena di video klip "Judas" kelak. Baru-baru ini lewat situs mikroblogging Twitter, Gaga mengumumkan pemutaran perdana video klipnya itu pada 5 Mei 2011.

Apa yang dilakukan Lady Gaga saat ini sudah out-of-controldan semakin mengarah pada mind-controlling. Artis yang kerap menyebut dirinya Mother Monster ini tak segan-segan mencampuradukkan simbol-simbol sakral keagamaan dalam karya-karyanya. Lihat saja aksi Gaga sebagai biarawati di video klip "Alejandro" yang dianggap melecehkan agama tertentu.
Lady Gaga di album "The Fame" sebetulnya lebih banyak mengeksplorasi lagu-lagu tentang ketenaran, kekayaan, dan budaya pop. Semakin ke sini, tema yang diambil gaga semakin 'hitam'. Di album "The Fame Monster" lagu-lagu Gaga bertemakan monster, vampir, dan kematian. Selanjutnya, di album terbarunya, "Born This Way", Lady Gaga seperti ingin mendirikan sekte kepercayaan tersendiri dengan lagu-lagu berbau kepercayaan dan agama. Bahkan sudah mengarah ke pemujaan setan. (Desastian/Dbs/Voa-Islam/Voa-Khilafah.co.cc)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL