Tampilkan postingan dengan label MUHAMMAD SAW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUHAMMAD SAW. Tampilkan semua postingan

Nabi Muhammad Menurut Beberapa Tokoh Dunia

1. Encyclopedia Britannica,

(Regarding Muhammad) “… a mass of detail in the early sources shows that he was an honest and upright man who had gained the respect and loyalty of others who were likewise honest and upright men.” [Vol. 12]

(Terhadap Muhammad)”..banyak sumber secara detail menunjukkan dia seorang manusia yang jujur dan benar yang memperoleh kehormatan dan kesetiaan dari yang lain yang juga jujur dan benar”.

2.  Michael H. Hart, “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History. New York: Hart Publishing Company, Inc., 1978, page. 33.]

“My choice of Muhammad to lead the list of the world’s most influential persons may surprise some readers and may be questioned by others, but he was the only man in history who was supremely successful on both the religious and secular level.”

“Pilihanku kepada Muhammad sebagai pemimpin dunia yang paling berpengaruh. Satu-satunya manusia yang secara menakjubkan sukses dalam kehidupan Religi dan Sekuler”

3. Reverend R. Bosworth-Smith wrote in “Mohammed & Mohammedanism” in 1946:

“Head of the state as well as the Church, he was Caesar and Pope in one; but, he was pope without the pope’s claims, and Caesar without the legions of Caesar, without a standing army, without a bodyguard, without a palace, without a fixed revenue. If ever any man had the right to say that he ruled by a Right Divine, it was Mohammad, for he had all the power without instruments and without its support. He cared not for dressing of power. The simplicity of his private life was in keeping with his public life.”

“Memimpin pemerintahan sebaik Gereja, dia merupakan Kaisar dan Paus dalam kesatuan, tetapi dia Paus tanpa pengakuan diri, dan Kaisar tanpa legiun Kaisar. Tanpa tentara yang disediakan. Tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa penghasilan tetap. Jika ada orang yang harus disebutkan bahwa dia memerintah dengan kebenaran Tuhan, dia adalah Muhammad, Untuk segala kekuasaan tanpa instrument dan dukungan. Dia tidak mempedulikan pakaian kebesaran. Secara sederhana kehidupan sederhananya adalah menjaga kehidupan masyarakatnya.” 

4. Lamartine, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp. 276-277.

“Philosopher, orator, apostle, legislator, warrior, conqueror of ideas, restorer of rational dogmas, of a cult without images; the founder of twenty terrestrial empires and of one spiritual empire, that is Muhammad. As regards all standards by which human greatness may be measured, we may well ask, is there any man greater than he?”

“Seorang filsuf, orator, nabi, pembuat undang-undang, Ksatria, penakluk ide, pembangun dogma rasional, tentang memuja tanpa imajinasi, pendiri 20 kerajaan dunia dan satu kerajaan agama, itulah Muhammad. Diantara manusia dengan nama besar, adakah yang lebih besar darinya?.”

5. George Bernard Shaw, [The Genuine Islam, Singapore, Vol. 1, No. 8, 1936] a famous writer and non-Muslim says:

“He must be called the Savior of Humanity. I believe that if a man like him were to assume the dictatorship of the modern world, he would succeed in solving its problems in a way that would bring it much needed peace and happiness.”

“Dia harus dipanggil sebagai penyelamat manusia. Saya percaya jika manusia seperti dirinya untuk mengambil kediktatoran di dunia modern, dia akan sukses memecahkan masalah dengan sebuah cara yang akan menghasilkan kedamaian dan kebahagiaan” 

6. K. S. Ramakrishna Rao,  Seorang professor of Philosophy, dari India yang beragama Hindhu dalam  booklet “Muhammad the Prophet of Islam” memanggilnya  ”model manusia sempurna”

“The personality of Muhammad, it is most difficult to get into the whole truth of it. Only a glimpse of it I can catch. What a dramatic succession of picturesque scenes. There is Muhammad the Prophet. There is Muhammad the Warrior; Muhammad the Businessman; Muhammad the Statesman; Muhammad the Orator; Muhammad the Reformer; Muhammad the Refuge of Orphans; Muhammad the Protector of Slaves; Muhammad the Emancipator of Women; Muhammad the Judge; Muhammad the Saint. All in all these magnificent roles, in all these departments of human activities, he is alike a hero.”

“Kepribadian Muhammad, merupakan yang paling sulit untuk mendapatkan kebenarannya secara menyeluruh. Hanya sekilas yang dapat saya tangkap.  Rangkaian dramatis dari adegan yang indah. Itulah nabi Muhammad. Disanalah Muhammad sebagai Ksatria, Pengusaha, Orator, Pemerintah, Pereformasi, pelindung anak yatim, pelindung budak, pengemansipasi wanita, seorang hakim, dan orang suci. Semuanya dalam seluruh peran yang bagus, dalam seluruh bagian aktifitas manusia ini, dia seperti seorang pahlawan”.

7. Mahatma Gandhi, berbicara tentang sifat nabi Muhammad, dalam ‘Young India’:

“I wanted to know the best of one who holds today undisputed sway over the hearts of millions of mankind… I became more than convinced that it was not the sword that won a place for Islam in those days in the scheme of life. It was the rigid simplicity, the utter self-effacement of the Prophet, the scrupulous regard for his pledges, his intense devotion to his friends and followers, his intrepidity, his fearlessness, his absolute trust in God and in his own mission. These and not the sword carried everything before them and surmounted every obstacle. When I closed the 2nd volume (of the Prophet’s biography), I was sorry there was not more for me to read of the great life.”

“Aku ingin tahu manusia terbaik yang memegang kekuasaan tak terbantahkan sampai  hari ini atas jutaan umat manusia… Aku menjadi lebih yakin bahwa bukanlah pedang yang memenangkan tempat untuk Islam hari itu dalam skema hidup. Merupakan kesederhanaan yang kaku, penghapusan pengucapan nabi sendiri, Janjinya yang cermat dan  ter hormat, pengabdian yang intensif kepada teman-teman dan para pengikutnya, keberaniannya, tanpa  rasa takut, kepercayaan penuhnya pada Tuhan dan misinya sendiri. Inilah dan bukannya pedang membawa semuanya didepan mereka dan mengatasi setiap rintangan.  Ketika aku menutup volume kedua (atas biografi nabi), aku minta maaf belum semua tentang kehidupan besarnya aku baca”.

8. Thomas Carlyle (seorang penulis Inggris) dalam bukunya  ’Heroes and Hero Worship’,

“How one man single handedly, could weld warring tribes and wandering Bedouins into a most powerful and civilized nation in less than two decades.”

“Bagaimana seorang manusia sendirian mampu,  merubah suku badui yang suka berperang dan mengembara menjadi  negara paling kuat dan beradab dalam waktu kurang dari dua decade”.

9. Diwan Chand Sharma menulis dalam buku “The Prophets of the East”: [D.C. Sharma, The Prophets of the East, Calcutta, 1935, pp. 12]

“Muhammad was the soul of kindness, and his influence was felt and never forgotten by those around him”

“Muhamamd merupakan jiwa dari kebaikan, pengaruhnya tak pernah terlupakan dari mereka di sekitarnya”

Muhammad, peace and blessings be upon him, was nothing more or less than a human being, but he was a man with a noble mission, which was to unite humanity on the worship of ONE and ONLY ONE GOD and to teach them the way to honest and upright living based on the commands of God. He always described himself as, ‘A Servant and Messenger of God’ and so indeed every action of his proclaimed to be.

“Muhammad, damai dan berkat atasnya, tidak kurang dan tidak lebih daripada seorang manusia, tetapi dia adalah manusia dengan misi agung, untuk menyatukan manusia dalam menyembah pada yang SATU dan SATU SATUNYA TUHAN dan mengajar mereka jalan menuju kejujuran dan kehidupan yang baik berdasarkan perintah Tuhan. Dia selalu mendiskripsikan dirinya sebagai “Pelayan dan Utusan Tuhan”  dan bahkan setiap ucapannya dijalankan”.

10. Sarojini Naidu , seorang penyair puitis dari India. [S. Naidu, Ideals of Islam, vide Speeches & Writings, Madras, 1918, p. 169]

“It was the first religion that preached and practiced democracy; for, in the mosque, when the call for prayer is sounded and worshippers are gathered together, the democracy of Islam is embodied five times a day when the peasant and king kneel side by side and proclaim: ‘God Alone is Great’… I have been struck over and over again by this indivisible unity of Islam that makes man instinctively a brother.”

“merupakan agama pertama yang melakukan dan mempraktekkan demokrasi, Dalam Masjid, ketika panggilan shalat didengungkan orang yang beribadah berkumpul bersama, demokrasi dalam Islam dibentuk dalam 5 kali sehari ketika Petani dan Raja berlutut dan mengatakan “Tuhan satu yang Agung”…Aku tergetar berulang kali dengan kesatuan tak terpisahkan dalam Islam yang membuat manusia  secara insting merasa bersaudara”.

11.Edward Gibbon dan Simon Ockley, “History of the Saracen Empires”[History of the Saracen Empires, London, 1870, p. 54]

“I BELIEVE IN ONE GOD, AND MAHOMET, AN APOSTLE OF GOD’ is the simple and invariable profession of Islam. The intellectual image of the Deity has never been degraded by any visible idol; the honor of the Prophet have never transgressed the measure of human virtues; and his living precepts have restrained the gratitude of his disciples within the bounds of reason and religion.”

“ Aku percaya dalam 1 Tuhan, dan Muhammad, nabi dari Tuhan”, merupakan pernyataan yang sederhana dan sama dalam Islam. Gambaran intelektual atas Tuhan tak pernah dikurangi dengan berhala yang terlihat; Kehormatan dari sang nabi tak pernah melanggar ukuran kebajikan manusia”.

12. E Wolfgang Goethe, seorang penyair besar Eropa [Noten und Abhandlungen zum Weststlichen Dvan, WA I, 7, 32]

“He is a prophet and not a poet and therefore his Koran is to be seen as Divine Law and not as a book of a human being, made for education or entertainment.”

“Dia seorang nabi, dan bukan seorang penyair, maka dari itu Al-Quran nya dilihat sebagai hukum suci dan bukan buku dari manusia, dibuat untuk pendidikan dan penghiburan”.

(reviewofreligions/voa-khilafah.cu.cc)
sumber : prophetofislam

Budha Telah Menggambarkan Datangnya Nabi Muhammad?

Voa-Khilafah.com - Nama Budha pertama kali dipakai oleh Sidharta Gautama atau sakyamuni yang lahir sekitar tahun 563 SM sebagai pendiri Budha. Arti Budha ada banyak sekali antara lain "Yang Telah Sadar, Dia Sang Penemu (Bujjhita) Kebenaran, Ia yang telah mencapai Penerangan Sempurna, Ia yang memberikan penerangan (Bodhita) dari generasi ke generasi, dll. Konon Sang Budha mendapat pencerahan saat duduk dibawah pohon Bodi.

Membaca beberapa artikel dari Internet ada hal yang cukup menarik bahwa ada beberapa saudara Muslim yang mengkaitkan Nabi Dzulkifli atau mungkin Nabi Idris sebagai Sidharta dan bahwa Pohon Tin (QS 95:1)  adalah Pohon Bodi. Sehingga ada yang memasukkan Budha sebagai salah satu utusan Tuhan. Mungkin ini masih perlu pengkajian lagi.

Kalau kita bertanya pada pemeluk Budha tentang Tuhan, maka mereka tidak akan mengakui bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan. Karena dalam pemikiran mereka alam semesta ada dengan sendirinya. Agama mereka lebih menekankan sistem etika. Sehingga sekilas Agama Budha bisa dianggap sebagai Atheisme yang luhur. Tetapi ini mungkin pendapat Budha belakangan. Ketika Sidharta masih hidup, beliau mengakui adanya Tuhan pencipta alam. 

Memang sang Budha saat itu lebih banyak diam jika menyinggung keberadaan Tuhan. Mungkin karena di India saat itu tenggelam dalam penyembahan berhala atau menguatnya filsafat antropomorfisme, yaitu filsafat Tuhan yang menjelma sebagai makhluk. Yang secara tiba-tiba menurunkan ajaran monotheisme secara drastis.

Budha tidak menyangkal adanya Tuhan. Budha pernah ditanya oleh salah seorang murid apakah Tuhan ada?. Budha menolak untuk menjawab. Tetapi saat didesak beliau mengatakan bahwa jika anda menderita sakit perut akankah anda berkosentrasi untuk mengurangi rasa sakitnya atau mempelajari resep dokter?. Itu bukanlah urusanku untuk mengetahui apakah Tuhan itu ada, urusan kami adalah menghapus penderitaan di dunia.

Sebenarnya apa yang Budha ucapkan itu persis ketika nabi Musa ditanya oleh kaum Yahudi tentang nama Tuhan. Musa hanya menjawab : “Namanya adalah :Aku adalah Aku (Keluaran 3:14)”. Dimana maksudnya adalah apapun nama Tuhan, lebih penting untuk melaksanakan perintah-NYA daripada sekedar mengetahui nama-NYA.

Tapi siapa pun dia Sang Budha, ada hal yang menarik dimana di dalam beberapa ayat dalam Kitab Budha terdapat beberapa penggambaran yang seolah-olah mirip dengan sosok sang Nabi Muhammad. Seperti halnya kaum Muslim ketahui, Tuhan telah memberikan firman-Nya pada kitab-kitab-Nya yang terdahulu yang sekarang mungkin sudah tercampur dengan tulisan-tulisan manusia. Apakah ayat-ayat ini merupakan firman Tuhan yang masih tersisa?.  Hal ini telah diungkap oleh seorang ulama Islam yaitu Dr Zakir. Dalam tulisannya beliau menulis beberapa hal sebagai berikut (Anda boleh percaya boleh tidak) :



Menurut Chakkavatti Sinhnad Suttanta D. III, 76:

Akan muncul di dunia seorang Budha bernama Maitreya (yang baik hati), seorang yang suci dan kuat, yang tercerahkan, penuh kebajikan dalam tingkah laku, tepat, dan mengenal alam semesta "

"Apa yang telah dinyatakannya oleh pengetahuan supernatural miliknya akan di terbitkan ke seluruh alam semesta. Dia akan mengkotbahkan agamanya, mulia dalam keasliannya, mulia pada puncaknya, mulia pada tujuannya, dalam jiwa dan tulisan. Dia akan memproklamasikan kehidupan religius, murni dan sempurna sepenuhnya, seperti saat aku sekarang mengkotbahkan agamaku dan memproklamasikan semacam kehidupan religius. Dia akan membuat masyarakat rahib berjumlah ribuan, seperti saat sekarang aku membentuk masyarakat yang berjumlah ratusan".

Menurut Sacred Books of the East volume 35 pg. 225:

“Aku bukanlah Budha satu-satunya yang berkuasa dalam memerintah dan mengatur. Setelahku ada Budha yang lain, bernama “Maitreya” yang penuh kebajikan akan datang. Aku sekarang hanya memimpin ratusan, sedangkan dia akan memimpin ribuan.

Menurut The Gospel of Buddha by Carus pg. 217 and 218 (From Ceylon sources): 

Ananda bertanya kepada yang terberkati : "siapa yang akan mengajar kami setelah engkau pergi?".

"Yang terberkati menjawab : " Aku bukanlah Budha pertama yang datang di atas bumi dan tidak akan menjadi yang terakhir. Pada waktunya seorang Budha akan muncul di dunia, yang suci, yang sangat tercerahkan,, penuh kebajikan dalam laku, tepat, mengenal alam semesta, seorang pemimpin yang tak tertandingi manusia. Dia akan mengungkapkan kepada anda kebenaran abadi yang sama, yang saya ajarkan. Dia akan mengkotbahkan agamanya, mulia sifatnya, mulia pada puncaknya dan mulia pada tujuannya. Dia akan mendeklarasikan suatu kehidupan beragama, sepenuhnya sempurna dan murni sepertisekarang saya nyatakan. Murid-muridnya akan berjumlah ribuan sedangkan muridku hanya ratusan.

Ananda bertanya : "bagaimana kita mengenalnya?"

Yang terberkati menjawab : "dia dikenal sebagai Maitreya".

Kata Sansekerta ‘Maitreya’ atau ekuivalen dalam bahasa Pali “Metteyya” berarti mencintai, penuh kasih, penuh belas kasihan dan murah hati. Hal ini juga berarti kebaikan dan keramahan, simpati, dll Satu kata Arab yang setara dengan semua kata-kata ini adalah ‘Rahmat’. Dalam Surah Al-Anbiya:

Kami tidak mengutus kamu (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi semua makhluk (QS 21:107)

Kata ini hampir disebutkan 409 kali di Al-Quran. Huruf “Muhammad” juga dieja sebagai “Mahamet” dan berbagai ejaan lain. Kata “Maho” atau “Maha” dalam bahasa Pali dan Sansekerta berarti Agung dan Mulia, dan “Metta” berarti rahmat. Dan dalam bahasa Arab Sendiri Muhammad berarti “Penuh Kasih”.

Menurut Sacred Books of the East, volume 11, pg. 36 Maha-Parinibbana Sutta chapter 2 verse 32:

"Aku telah memberitakan kebenaran tanpa membuat perbedaan antara doktrin exoteris dan isoteris dalam hal kebenaan, Ananda, Tataghata tidak seperti guru yang memiliki kepalan tertutup yang merahasiakan sesuatu di belakang".

Nabi Muhammad dalam menyebarkan ajarannya (Al-Quran) tidak ada yang ditutup-tutupi. Semua umat Islam dari rakyat jelata sampai raja menerima ajaran yang sama dan dapat membaca kitab suci yang sama pula secara langsung sampai sekarang.

Menurut Sacred Books of the East volume 11 pg. 97 Maha-Parinibbana Sutta Chapter 5 verse 36:

Arahat-Budha memiliki Servitor pada jaman dahulu, seperti Ananda adalah Servitorku sekarang, dan dimasa datang Arahat Budha akan ditemani oleh Servitor juga.

Nabi Muhammad juga memiliki Servitor yaitu "Anas" yang merupakan anak dari "Malik". Anas diberikan oleh orang tuanya kepada Nabi Muhammad. Anas bercerita  "Ibuku berkata padanya "Oh utusan Tuhan, inilah pembantu kecilmu", anas melanjutkan "aku melayani Rasul sejak usia 8 tahun dan rasul memanggilku anaknya dan kekasih kecil tersayangnya". Anas menemani Rasul dalam segenap keadaan baik sakit, gembira, perang (umur 11 saat perang uhud dan 16 saat perang hunain), ataupun damai sampai akhir hayatnya.

Enam kriteria Budha menurut Budha Gautama (the Gospel of Buddha by Carus pg. 214:) “mengenai Tathagata/Budha” :
  1. Seorang Budha mencapai pemahaman tertinggi dan sempurna di waktu malam
  2. Kelihatan cerah setelah pencerahan yang lengkap
  3. Seorang Budha mati dalam kematian yang alami
  4. Meninggal diwaktu malam
  5. Tampak terang sebelum kematiannya
  6. Setelah kematiannya , seorang Budha tidak ada lagi di bumi.
Seperti disebutkan dalam Al-Quran, Nabi Muhammad menerima wahyu disaat malam hari. Demi Kitab (Al Qur’an) yang menjelaskan, sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan (QS 44:2-3). Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan (QS 97:1). Yang mana nabi Muhammad pemahamannya langsung diterangi oleh cahaya Surgawi. Nabi Muhammad meninggal dengan cara alami dan nampak terang di malam kematian beliau (Aisyah/Anas). Setelah pemakaman Nabi Muhammad (SAW) ia tidak pernah terlihat lagi dalam bentuk tubuh-Nya di bumi ini.

Menurut Dhamapada “Sacred Books of East vol 10 pg. 67 

Jathagata/Budha hanyalah pemberi peringatan, seperti halnya Nabi Muhammad yang hanya pemberi peringatan.  

Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan (QS 88:21)

Menurut Dhammapada, Mattaya Sutta, 151:

"Yang dijanjikan" akan memiliki : 
  1. Pengasih bagi seluruh ciptaan
  2. Seorang utusan perdamaian dan pembuat perdamaian
  3. Yang paling sukses di dunia
Maitreya sebagai pengkhotbah moral akan bersifat :
  1. Jujur
  2. Menghargai diri sendiri
  3. Lembut dan mulia
  4. Tidak membanggakan diri
  5. Sebagai layaknya raja terhadap makhluk
  6. Teladan dalam tingkah laku dan tutur kata 


(reviewofreligions/voa-khilafah.com)

Berita Datangnya Nabi Muhammad di Kitab Hindhu




Voa-Khilafah.com - Bhavishya Purana in the Prati Sarag Parv III Khand 3 Adhay 3 Shloka 5 to 8, Malecha (Ibrani = Mahekha = saudaramu), (orang asing dari negeri asing), guru spiritual akan muncul dengan pengikutnya. Namanya Mahamad.  Penghuni Arabia kebanggaan umat manusia. Yang melawan Iblis dan menghancurkan berhala.

Dalam “Bhavishya Purana” Pratisarag Parv III Khand 3 Adhay 3 Shloka 10 sampai 27 Maharishi Vyas meramalkan sebagai berikut : “Pengikutku adalah laki-laki yang disunat tanpa dikuncir rambut kepalanya, memelihara jenggot dan meyerukan panggilan untuk beribadah. (Adzan) Makan segala sesuatu yang halal dan semua binatang kecuali Babi. Mereka menyucikan diri dengan pedang. Akan membuat agama yang membolehkan pengikutnya makan daging”. Pengikutnya di panggil sebagai Musalman (Muslim)

Dalam Atharvaveda Book 20 Hymn 127 verses 1-13 dikatakan : “Dia adalah Resi yang naik Onta dan pergi ke surga dengan kendaraan (dalam Islam ada peristiwa Isra Mi’raj dimana nabi Muhammad naik Buroq ke langit). Tidak mungkin itu orang India karena Reshi India (Brahman) tidak boleh naik Onta berdasarkan “Sacred Book of the east”, Volume 25, Law of Manu page 472. Menurut Manu Smirti Bab 11 ayat 202 “Seorang Brahman dilarang menaiki Onta atau Keledai.

Reshi ini bernama “Mamah Resi”. Tak ada Resi di India bernama “Mamah” yang bermakna “punya harga diri yang mulia”. Kata “Mamah” secara etimologis punya hubungan dengan bahasa Arab: “Muhammad” yang berarti “yang terpuji”, sedangkan “Mamah Rishi” adalah julukan bagi NARASHANGSA, sehingga Mamah Rishi = Narashangsa = Muhammad = Yang Terpuji.  (STANLEY LANE POOLE, Speeches and Table Talks of the Prophet Mohammed, 1882).

MAMAH terkenal dengan 10.000 pengikutnya”  “Nabi Muhammad berangkat bersama dengan 10.000 orang pada saat yang menentukan ini” (WASHINGTON IRVING, Life of Muhammad, Hal. 17). “…dan Muhammad membawa 10.000 pengikutnya ke Mekah” (STANLEY LANE POOLE, Speeches and Table Talks of the Prophet  Mohammed, 1882).

Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul “KALKY AUTAR” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu. Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR” sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw.

“Kalki Avatar akan dilahirkan di kota SHAMBHALA, ibunya bernama SUMATI, Akan pergi ke gunung (Gua Hira) untuk menerima wahyu, bersama empat orang temannya (di Islam yaitu Umar,Usman, Abu Bakar dan Ali) akan mengalahkan kali (setan/kebatilan). Dia akan dibantu oleh para malaikat di medan pertempuran.Dia lahir pada hari ke-12 yang cerah, pada pertengahan bulan Madhav” (12 Robiul awwal). (KALKI-PURANA 2:4-15).

“Ayahnya bernama VISHNU-YASH.” ( Bhagvata Purana Khand 12 Adhyay 2 shlokas 18-20 dan Bhagwat Purana Khand 1 Adhyay 3 Shloka 25 )

Kata “Shambhala” berarti: rumah perdamaian dan keamanan. Muhammad lahir di kota Mekah yang dikenal sebagai “Darul Aman” yang juga berarti: rumah perdamaian dan keamanan. Ibunya bernama “Sumati” yang berarti: lemah lembut dan cerdas. Ibu Muhammad bernama “Aminah” yang juga berarti: lemah lembut. Ayahnya bernama “Vishnu-Yash” yang berarti: hamba Tuhan (Vishnu = Tuhan). Ayah Muhammad bernama “Abdullah” yang berarti juga: hamba Allah/Tuhan.  Kalki Avatar dibantu oleh para malaikat di medan pertempuran. Ketika Perang Badar, Muhammad dibantu oleh para malaikat (Q.S. ALI IMRAN:123-125), juga dalam Perang Khandaq, Muhammad dibantu oleh para malaikat (Q.S. AL-AHZAAB:9). Kalki Avatar lahir pada hari ke-12 bulan Madhav. Muhammad juga lahir pada hari ke-12 tepatnya tanggal 12 Rabiul Awwal Tahun Gajah (Sebelum Hijriyah). Jadi, KALKI AVATAR tidak lain adalah Muhammad, sedangkan “Kalki Avatar” sendiri berarti: pembersih dosa yang datang ke dunia. (reviewofreligions/Voa-Khilafah.com)

Hina Nabi Muhammad, Jurnalis Buronan Qishas Saudi Dicokok di Malaysia

KUALA LUMPUR (voa-khilafah.co.cc) – Terancam hukuman mati (qishas) di Arab Saudi karena menghina Nabi Muhammad, Hamzah Kashgari kabur ke Malaysia.  Namun baru beberapa saat mendarat di Bandara Internasional Kuala Lumpur kemarin Kamis (9/2/2012), Kashgari dicokok polisi.

Pria 23 tahun yang berprofesi sebagai wartawan ini menjadi buronan polisi Arab Saudi karena menghina Nabi Muhammad di akun Twitternya. Kashgari kabur ke Malaysia karena di negaranya ia terancam hukuman mati.

Kashgari ditangkap sesaat setelah dia mendarat di Malaysia. Keberadaannya terendus polisi, menyusul perintah penangkapan dari pemerintah Arab Saudi dan Interpol.

Setelah tertangkap, Kashgari akan diekstradisi kembali ke negaranya, dan akan disambut ancaman hukuman mati atas tuduhan penistaan agama.

Dalam akun Twitternya pada Sabtu pekan lalu, Kashgari menuliskan: “Saya telah mencintai kamu dan saya telah membenci kamu dan banyak ketidakpahaman saya terhadapmu. Saya tidak akan beribadah untuk kamu.”

Akibat twit ini, dia mendapatkan hujatan dari 30.000 orang di laman media sosial tersebut, beberapa bahkan mengancam membunuh Kashgari. Kolumnis ini telah menyatakan meminta maaf, namun ulama Saudi tetap ingin dia diadili.

Kashgari kabur ke luar negeri setelah perintah penangkapannya dari kepolisian Saudi keluar. Malaysia dan Arab Saudi tidak memiliki perjanjian ekstradisi, namun Kashgari akan dipulangkan di bawah kesepakatan keamanan bilateral kedua negara. [a mumtaz/viv/voa-islam/voa-khilafah.co.cc]

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL