Tampilkan postingan dengan label USTADZ FELIX SIAUW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label USTADZ FELIX SIAUW. Tampilkan semua postingan
Ustadz Felix Siauw : Pembakaran Masjid di Papua, Kedzaliman Besar !

Ustadz Felix Siauw : Pembakaran Masjid di Papua, Kedzaliman Besar !

Voa-Khilafah.com - Pembakaran Masjid di Kab. Tolikara, Papua disaat kaum Muslim merayakan Idul Fitri telah menuai banyak kecaman keras dari Umat Islam Indonesia. Tokoh-tokoh umatpun silih berganti mengecam tindakan brutal yang biadab tersebut. Tidak ketinggalan, respon keras juga keluar dari Ust. Felix Siauw yang mengatakan bahwa pembakaran Masjid di Papua adalah sebuah KEDZALIMAN BESAR!.

Pada laman facebook beliau, Ust. Felix menjelaskan responnya kepada jutaan penggemarnya. Beliau mengutip Q.S Al-Baqarah ayat 144 :

Dan siapa yang lebih aniaya dari orang yang menghalangi menyebut nama Allah di masjid-masjid-Nya, dan berusaha merobohkannya? (Q.S 2:114)

Beliau melanjutkan bahwa kejadian pembubaran shalat Ied dan pembakaran masjid di Papua ini menunjukkan banyak pelajaran. Pertama, saat Muslim dalam posisi mayoritas, mereka disudutkan dengan dalil toleransi, namun saat minoritas, mereka ditekan dengan dalil demokrasi. Beliau melanjutkan, saat Muslim menjadi mayoritas, mereka dipaksa mengorbankan akidah dengan dalil toleransi dan membiarkan seluas-luasnya syiar agama lain. Sebaliknya saat Muslim minoritas, mereka dipaksa juga untuk menghormati yang banyak, juga dengan mengorbankan akidah, mengorbankan agama. kedua, lalainya negara memberikan jaminan perlindungan hukum, menurut beliau seharusnya hal seperti ini ditindak keras agar tidak menyebar pada yang lain. Bagaimanapun hal seperti ini berbahaya dalam menyulut konflik antar masyarakat adalah peran negara untuk memberikan keadilan bagi ummat, jelas beliau. Hanya saja, hukum di negara ini memang rancu, mengapa? karena tidak diterapkan syariat Islam untuk mengaturnya, jelas beliau retorik.

Beliau kemudian menjelaskan perbedaan kaum Muslim/Non Muslim hidup di bawah naungan sistem Islam dan selain dari sistem Islam. Bahwa dalam sistem hukum yang bukan berdasar Islam, baik ummat Muslim ataupun Non-Muslim sama-sama terancam keberadannya, tidak aman tapi dalam sistem Islam, Islam menjamin dan melindungi semua bentuk ibadah apapun agamanya, akan dilindungi dan dijamin oleh Islam.

Lalu bagaimana kita menyikapi insiden kedzaliman di Papua ini?, menurut beliau sebagai seorang muslim harus memegang hal-hal demikian, pertama harus adil dengan membatasi bahasan hanya pada insidennya dan pelakunya saja bukan mengeneralisasi dan meluaskan masalah karena kita Muslim dan kita diajarkan Allah dan Rasul-Nya tidak membalas perlakuan dzalim dengan kedzaliman juga, kedua, setiap kedzaliman harus dihilangkan, dan ini adalah peran negara maka negara harus mengambil langkah tegas terhadap insiden ini. Pelakukanya diusut, ditindak dan dihukum setimpal agar jadi peringatan buat yang lain | dan dijamin agar tidak terjadi hal yang sama ketiga, yang terpenting, kesadaran bahwa tidak akan ada kebaikan menyeluruh tanpa penerapan syariat Islam secara total di negeri ini sebab hanya syariat Islam yang bisa memberikan jaminan keadilan karena hukumnya datang dari Yang Maha Adil, Allah Swt. Karenanya penting sekali Khilafah yang menerap syariat agar konflik seperti ini tidak berterus dan berpanjang.

Beliau juga tidak lupa mendoakan saudara-saudara Muslim Papua dan dimanapun mereka minoritas semoga Allah kuatkan dan mudahkan mereka, semoga Allah berikan ganjaran terbaik atas keistiqamahan mereka dan balasan terbaik berupa ridha-Nya, juga bagi kita semuanya, tutup beliau. [visimuslim/voa-khilafah.com]

Khilafah & Khalifah, Apaan tuh...?!

Khilafah & Khalifah, Apaan tuh...?!

Kultwit Ustadz Felix Siauw Seputar Apa itu Khilafah dan Khalifah

1. ada banyak tanya tentang apa itu Khilafah? dan apa bedanya dangan Khalifah? | saya akan coba menjelaskannya dalam paparan ini
2. ‘Khilafah’ dan Khalifah berasal dari bahasa arab kha-la-fa | yang artinya “menggantikan atau menempati tempatnya” (Munawwir, 1984:390)
3. 'Khilafah’ menurut Ibrahim Anis | “orang yang datang setelah orang lain lalu menggantikan posisinya” (Al-Mu‘jam al-Wasîth, I/251)
4. secara makna bahasa 'Khalifah’ adalah orang yang mengantikan orang sebelumnya | bentuk jamaknya khala'if atau khulafa’
5. Menurut Imam Thabari, makna bahasa ini menjadi alasan mengapa as-sulthan al-a’zham (penguasa besar umat Islam) disebut Khalifah
6. “karena dia (Khalifah) menggantikan penguasa sebelumnya, lalu menggantikan posisinya” (Imam Thabari, Tafsir Ath-Thabari, I/199)
7. itu secara makna bahasa, bila secara makna syariah | maka kita bisa merujuk pada beberapa hadits berkaitan Khalifah dan Khilafah
8. “sungguh awal agama kalian itu kenabian dan rahmat, lalu ada khilafah dan rahmat, lalu ada kekuasaan yang tiranik” (HR Al-Bazzar)
9. dalam hadits lain | “dulu Bani Israel diurus oleh para nabi, tiap kali seorang nabi wafat, nabi lain menggantikannya..
10. ..namun, tidak ada lagi nabi setelahku, dan yang akan ada adalah para Khalifah, yang berjumlah banyak” (HR Bukhari Muslim).
11. kata 'Khilafah’ pada kedua hadis ini bermakna | sistem kepemimpinan dan pemerintahan, penguasa, dan pewaris pengurusan kenabian
12. secara makna syariah 'Khilafah’ | yaitu orang yang menggantikan Nabi saw dalam kepemimpinan Negara Islam (Al-Baghdadi, 1995:20)
13. istilah Khilafah juga berarti 'Negara Islam’ itu sendiri (Dr. Wahbah az-Zuhaili, Al-Fiqh al-Islâmi wa Adillatuhu, IX/823)\
14. banyak makna istilah 'Khilafah’ dan 'Khalifah’ menurut para ulama | diantaranya mereka mengartikan 'Khilafah’ sebagai
15. “kekuasaan umum atas seluruh umat, pelaksana urusan-urusan umat..” (Al-Qalqasyandi, Ma’âtsir al-Inâfah fî Ma‘âlim al-Khilâfah, I/8)
16. “Imamah (Khilafah) ditetapkan bagi pengganti kenabian dalam penjagaan agama dan pengaturan urusan dunia (Imam Mawardi)
17. "Khilafah itu pengembanan seluruh urusan umat sesuai dengan pandangan syariah dalam kemaslahatan mereka” (Ibnu Khaldun)
18. jadi dapat kita simpulkan bahwa 'Khilafah’ adalah | sistem kepemimpinan umum untuk seluruh ummat Muslim yang diwariskan Rasulullah
19. bila 'Khilafah’ adalah sistem kepemimpinan yang amanah | maka 'Khalifah’ adalah pemimpin amanah yang menjalankan sistem Khilafah
20. itulah sebab pengganti Rasulullah dalam memimpin ummat disebut Khalifah | Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, ialah Khulafaur Rasyidin
21. dan sistem kepemimpinan Khulafaur Rasyidin | disebut Khilafah Khulafaur Rasyidin | yang berdasar Al-Qur'an dan As-Sunnah
22. pada praktiknya, kaum Muslim senantiasa dipimpin Khalifah dan berada dalam sistem Khilafah | hingga akhirnya di Turki pada 1924
23. sejak Rasulullah sebagai pimpinan tertinggi ummat wafat pada tahun 632 | dilanjutkan kepemimpinan Khulafaur Rasyidin (632-661)
24. setelahnya digantikan Khilafah Umayyah (661-750) | lalu Khilafah Abbasiyyah (750 - 1517) | dan Khilafah Utsmaniyyah (1517-1924)
25. daftar lengkap Khalifah bisa dilihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_khalifah | dan arti Khilafah bisa dilihat di http://hizbut-tahrir.or.id/2007/10/01/apa-itu-khlafah/
26. saat dipimpin oleh Khilafah oleh Khalifah | kaum Muslim menjadi ummat yang pionir | karena sistemnya Al-Qur'an dan As-Sunnah
27. begitulah pemimpin yang amanah Khalifah dan sistem kepemimpinan amanah Khilafah | keduanya warisan Rasulullah saw lewat lisannya
28. begitulah perkenalan dengan istilah Khalifah dan Khilafah | di waktu lain kita akan bahas 'Khilafah’ dari aspek lainnya :)

Khilafah, sebagai sebuah istilah politik maupun sistem pemerintahan, sesungguhnya bukanlah sesuatu yang baru. Hanya saja, keterputusan kaum Muslim dengan akar sejarah masa lalu merekalah yang menjadikan Khilafah ‘asing’, bukan hanya dalam konteks sistem pemerintahan mereka, tetapi bahkan dalam kosakata.
(www.voa-khilafah.com)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL