Tampilkan postingan dengan label BIBEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIBEL. Tampilkan semua postingan
Irena Handono: Membongkar Teroris Kristen

Irena Handono: Membongkar Teroris Kristen

JAKARTA (Voa-Khilafah.com
) – Siapa sesungguhnya yang teroris? Demikian kalimat pembuka dalam bedah buku "Membunuh dengan Tersenyum" karya Hj. Irena Handono di Gedung Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Jakarta, Selasa (22/1). Acara ini merupakan diskusi bulanan Badan Koordinasi Seluruh Pondok Pesantren Indonesia (BKSPPI) yang diketuai oleh KH. Cholil Ridwan.


Dalam pembahasannya, Irena Handono memaparkan Fitnah media Barat terhadap Islam. Pemberitaan media di CNN misalnya, seorang kontributornya bernama Richard Quest  menyatakan bahwa aksi pembantaian itu dilakukan oleh Teroris Islam.

Begitu juga dengan BBC yang ditulis seorang koresponden bidang keamanan bernama Frank Gardener. Dia menulis “Al-Qaeda Beraksi Kembali”. Kemudian, Sky News berspekulasi dengan cepat dengan menyatakan bahwa teror di Norwegia terkait dengan kelompok ekstrimis Islam.

Selanjutnya, The New Yorks Time, dalam laporan berita berjudul “At Least 80 dead In Norway Shooting”, Ditulis oleh Elisa Mala dan J David Goodman, menyatakan bahwa peristiwa itu dilakukan oleh    Teroris Islam. Begitu juga dengan Tabloid The Sun yang membuat covernya berjudul: "Al Qaeda Norways 9/11".

Irena Handono lalu mempertanyakan, siapa teroris itu sebenarnya? Irena lalu membongkar, seorang anggota Freemasonry bernama Anders Behring Breivik, lahir di London pada 13 Februari 1979. Breivik, dalam account facebooknya, menampilkan foto dirinya di Masonic Regalia. Dalam Profil Facebooknya dengan banga ia mengaku pernah menjadi anggota dari St.Olaus t.d Tre Soiler No 8 Di Oslo dan Grand Master dari kelompok Norwegian Order of Freemasons.

Breivik juga merupakan aktifis Partai Kemajuan Norwegia, ia pernah menjadi anggota Partai kemajuan, The Progress Party atau Fremskrittspartietl Framstegspartiet (FrP), yang memiliki paham anti imigran, libertarian, konservatif dan berideologi kanan.

Lebih jauh, Breivik merupakan simpatisan English Defence League. Dia mengaku memiliki hubungan dengan English Defence League (EDL), suatu organisasi masa rasialis berhaluan sayap kanan, anti islam, anti muslim dan anti imigran yang berpusat di Inggris.

Breivik juga mendirikan kembali Ordo Militer Kristen, Ksatria Templar atau Ordo Bait Allah (The Poor Fellow-Soldiers of Christ and of the Temple of Solomon, Pauperes Commilitones Christi Templique Solomonici). Breivik sangat terpikat dengan sejarah Perang Salib, kisah-kisah “kepahlawanan” tentara salib dalam melawan pasukan muslim.

Irena mencatat, Anders Behring Breivik muncul dalam persidangan yang dinyatakan tertutup untuk umum pada 25 juli 2011, Pada saat itu ia menyatakan bahwa “ada dua sel teroris yang bekerjasama dengan dia,” namun pihak kepolisian tidak menemukan bukti apapun.

Pada tanggal 14 November 2012, Brevik muncul dalam persidangan yang dibuka untuk umum. Ia mendeklarasikan dirinya sebagai “Komandan Militer” dalam gerakan  “Perlawanan Norwegia”.

Pada tanggal 6 Februari 2012, Breivik mengatakan mengerti apa yang didakwakanya kepadanya. Ia mengatakan, “Saya mengakui tindakan saya tapi saya tidak mengaku bersalah, serangan terhadap kantor pusat pemerintahan ditujukan terhadap penghianat yang melakukan penghancuran budaya”. Ia melanjutkan “Saya adalah militer militan, komandan ksatria Templar Norwegia”.

Breivik yang secara sadar telah melakukan tindak terorisme terlebih dahulu, ia diperiksa oleh psikiatris dan hasilnya Breivik dinyatakan tidak waras. Sehingga sebagaimana menurut jaksa, dakwaan yang ditujukan kepada Breivik didasarkan atas asumsi bahwa Breivik mengalami sakit jiwa, dan akan memprosesnya untuk mendapatkan rehabilitasi mental dibawah kontrol psikiatris ketimbang hukuman penjara.

Seperti diberitakan Kompas.com, Jumat, 2 November 2012,Pengadilan Norwegia memvonis pembunuh masal itu dengan hukuman 21 tahun penjara untuk Anders Behring Breivik. Breivik terbukti bersalah membunuh 77 orang dalam serangan bom dan penembakan setahun silam.Pengadilan memastikan Breivik waras bukan orang gila.

Terinspirasi Bible

Mengapa Breivik melakukan itu (tindakan teroris)? "Karena ayat-ayat Bible lah yang menginspirasi Breivik. Inlah ayat bible yang menjadi inspirasi Breivik: “Dibenarkan untuk membunuh pencuri yang memasuki rumahmu, itu adalah arti sebenarnya dari pembelaan diri. Terlepas dari si pencuri mengancam nyawamu atau tidak, kamu memiliki hak untuk mempertahankan rumahmu, keluargamu dan hartamu. Sebagaimana dikatakan Bibel : bangsa Israel diharapkan memiliki senjata pribadi. Setiap orang dipanggil melawan musuh dengan senjata.”

Itu terdapat dalam bibel bagian Perjanjian Lama. Breivik mendasarkan pendapatnya pada Keluaran 22:2, Samuel 25:13, Hakim-Hakim 5:8, Mazmur 144:1.

Breivik pun menjadi Prajurit Yesus Kristus Yang Baik. Ia tidak berhenti hanya dengan memberikan dasar pembenaran atas teror yang ia sebut sebagai “Pembelaan diri”. Ia meyakini dirinya merupakan “Prajurit Yesus Kristus yang baik” seraya mengutip ayat bibel sebagai berikut:

Imamat 26 7:8 “(7) Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan tewas dihadapanmu oleh pedang”, “(8) Lima orang diantaramu akan mengejar seratus, dan seratus orang dari antaramu akan mengejar selaksa dan semua musuhmu akan tewas di hadapanmu oleh pedang.”

 Mazmur 7:12-14: Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat. “Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya, melentur busurnya dan membidik. Terhadap dirinya ia mempersiapkan senjata-senjata yang mematikan, dan membuat anak panahnya menjadi menyala.

“Ulangan 9:3 Maka ketahuilah pada hari ini, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan di depanmu laksana api yang menghanguskan; Dia akan memunahkan mereka dan Dia akan menundukkan mereka di hadapanmu. Demikianlah engkau akan menghalau dan membinasakan mereka dengan segera, seperti yang dijanjikan kepadamu oleh TUHAN.

Ulangan 33:27 “Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu dan berfirman: Punahkanlah!
Mazmur 18;38-39 : “Aku mengejar musuhku sampai kutangkap mereka, dan tidak berbalik sebelum mereka kuha-biskan”. “Aku meremukkan mereka, sehingga mereka tidak dapat bangkit lagi, mereka rebah dibawah kakiku”

Breivik juga mencoba memutar kembali kekejaman Perang Salib: Inilah Tokoh Idola  Breivik dalam cerita Perang Salib. Paus Urban II, Paus Innocent III, Richard I of England, John III Sobieski, Lazar Hrebeljanovic Atau Stefan Lazar, Marko mrnjavcevic atau Prince Marko, Rodrigo Diaz, Saint James Si Pembunuh Kaum Moors,, de vivar atau El Cid Campeador, Charles Martel, Holger Danske, Sigurd I Magnusson atau Sigurd the Crusader, Vlad Tapes atau Vlad The Impaler atau Dracula, dan George Kastriotri Skanderbeg atau Skanderbeg.

Paus Urban II pertama kali memplokamirkan perang salib. Dan menjanjikan siapapun yang tewas dalam perang salib akan mendapatkan pengampunan dosa secara penuh dan 70.000 Muslim tewas dalam perang itu. (voa-islm/voa-khilafah.com)

Yesus Menyebut Kata Muslim Di Lukas 6:40

Voice of Khilafah - Artikel ini aku sadur dari webnya answering-christianity. Dimana isinya mengenai penyebutan kata Muslim (Mushlam) pada Alkitab Injil Lukas 6:40 berbahasa Aramaic (Aram) yang merupakan bahasa asli Yesus.

Lukas 6:40 dalam tulisan Aramaic:
                                                        dibaca dari kiri ke kanan
Arti dalam bahasa Yahudi : 

“Ein talmeed na’leh ‘al rabbo; shekken kal adam she’MUSHLAM yihyeh k’rabbo.”

Arti dalam bahasa Inggris :

"No student can be above his teacher, but everyone that is a MUSLIM, can be as his teacher." 

Arti dalam bahasa Indonesia :

Tak seorangpun bisa melebihi gurunya, tetapi setiap orang yang mengaku sebagai MUSLIM dapat menyamai gurunya.

Dalam terjemahan  Alkitab Injil berbahasa Inggris kata MUSHLAM berubah menjadi PERFECTMisalnya :

40 The disciple is not above his master: but every one that is perfect shall be as his master.
40 The disciple is not above his teacher, but every one that is perfected shall be as his teacher.
Luke 6:40 (Young’s Literal Translation)
40 A disciple is not above his teacher, but every one perfected shall be as his teacher.
Luke 6:40 (21st Century King James Version)40 The disciple is not above his master, but every one that is perfect shall be as his master.
40 The disciple is not above 
his teacher: but every one when he is perfected shall be as his teacher. 

Dalam bahasa Yahudi kata MUSHLAM berasal dari akar kata “Sh L M”==>”Shalom”(salam) yang  berarti “Damai”. Sedangkan dalam Arab, kata MUSLIM berasal dari akar kata “S L M” (Salam) yang berarti “Damai (Selamat)”.

Dari sini kita bisa menyimpukan bahwa kalimat Muslim merupakan kalimat yang sudah digunakan oleh para nabi sebelumnya.(reviewofreligions/VOA-Khilafah)

Lady Gaga, Zionisme Budaya, & Tanda-tanda Munculnya Dajjal (Bag-1)

Lady Gaga, Zionisme Budaya, & Tanda-tanda Munculnya Dajjal (Bag-1)


Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tegas menyatakan penolakannya atas kedatangan Lady Gaga untuk konser di Jakarta dengan alasan penyanyi asal Amerika Serikat itu merupakan penyembah Lucifer. Benarkah?

Lucifer adalah nama iblis dalam Bibel. Lady Gaga sendiri sudah menyatakan akan mengikat Kerajaan Iblis di seluruh dunia. Mungkin umat bertanya-tanya siapakah sosok Lady Gaga? Mengapa terjadi pro dan kontra begitu keras atas niatnya menginjakkan kakinya ke Indonesia. Betulkah Lady Gaga adalah agen Illuminati yang sengaja disisipkan Yahudi untuk merusak akidah umat Islam?

Setelah ditelusuri, Lady Gaga yang Lahir pada 28 Maret 1986 ini punya nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta. Sejak kecil, Gaga memang memiliki rekam jejak paganisme yang cukup kuat, sehingga tidak heran Gaga cukup mudah menerjemahkan pesan Illuminati dalam tiap konsernya. Dari awal kariernya (tahun 2005) hingga album ketiga, berbagai konsep Teologi Illuminati membanjiri video klip maupun aksi panggungnya, katakanlah seperti Bad Romance, Alejandro, Judas, maupun Born This Way.

Dalam video klip Alejandro, misalnya, secara terang-terangan Gaga mengkampanyekan ajaran antikristus dengan menaruh salib terbalik di (maaf) kemaluannya. Gaga pun tidak segan-segan mesti mengeluarkan waktu yang lama dalam video klipnya demi menampilkan aksi mengarak Hati Kudus Yesus pada awal-awal klip.

Gaga sendiri memang pernah menempuh pendidikan di Sekolah Convent Of The Sacred Heart. Sekolah swasta milik katolik ini menampung sejumlah siswa khusus perempuan dalam jenjang TK hingga SMA. Namun sejarah Sacred Heart of Jesus sendiri jauh dari landasan iman Kristiani. Ordo Sacred Heart of Jesus (Ordo Hati Kudus Yesus) justru diprakarsai oleh Alexander Pope (1688-1744) yang banyak merujuk pada ajaran penyembahan setan dan kental dengan semangat mistisisme Kristen.

Referensi tentang Hati (jantung) yang berdarah juga menyebar dalam tulisan-tulisan tokoh seperti Saint Bernard dari Clairvaux (1090-1153). St Bernard dari Clairvux adalah orang yang pertama kali meletakkan fondasi dasar bagi aturan-aturan dalam ordo Knights Templar. Seperti mengucapkan kaul (janji setia kepada Tuhan) maupun berikrar untuk tetap setia sebagai Ksatria Perang Salib. Karena itu, tidak heran seorang Ksatria Templar betul-betul akan menyerupai biarawan Cistercian dengan mengenakan jubah putih dan menambahkan sebuah salib merah besar pada jubah mereka. Namun semua itu hanyalah dalih untuk menutupi penyamaran mereka sebagai agen yang bekerja demi kepentingan paganisme.

Renรฉ Guรฉnon pencetus ajaran tradisi Primordial, dalam tulisannya The Sacred Heart and the Legend of the Holy Grailjuga menyinggung teologi Sacred Heart of Jesus (Hati Kudus Yesus). Tokoh Theosofi ini mencoba melacak akar sejarah dari Hati Kudus Yesus secara lebih mendalam. Dengan mengutip tulisan pengkaji Holy Grail bernama Monsieur Charbonneau-Lassy yang berjudul The Ancient Iconography of the Heart of Jesus, Guรฉnon mencoba menyimpulkan bahwa Hati Kudus Yesus sangat terkait erat dengan Legenda Holy Grail.

Monsieur sendiri berkeyakinan bahwa legenda Holy Grail sangat mungkin terkait dengan sejarah dari Hati Ekaristi Yesus yang hidup ketika zaman Agama Mesir Kuno. Dalam heiroglif Kuno, kata Monsiuer, gambar hati sebenarnya lebih tertuju kepada Vas (bayangkan sebuah Vas bunga tempo dulu berbentuk hati) ketimbang jantung manusia. Vas inilah yang kemudian terejawantah dalam bentuk cawan ketika peristiwa kematian Yesus yang kemudian melahirkan Holy Grail sebagai polemiknya.

Cawan Suci Kita ketahui bersama, opini Holy Grail selama ini banyak dikembangkan oleh Yahudi untuk menggoyang Iman Kristen dan mendukung klaim atas tahta suci Vatikan. Penggambaran Maria Magdalena sebagai pasangan Yesus pun turut dipopulerkan oleh pengikut Anti-Kristus dalam beberapa dekade terakhir pada buku-buku seperti The Jesus Scroll (1972), Holy Blood, Holy Grail (1982), The Gospel According to Jesus Christ (1991), The Da Vinci Code (2003),Templar Revealation serta The Two Marys: The Hidden History of the Mother and Wife of Jesus (2007).

Terlepas dari kebenaran legenda dibaliknya, Holy Grail sudah identik dengan Maria Magdalena, istri Yesus yang selama ini coba disangkal oleh Vatikan. Bagi Vatikan, Maria adalah hanya seorang pelacur yang bertobat dan sama sekali tidak mewakili tahta Yesus pasca wafat. Namun, Dinasti Merovingian mengklaim sebaliknya. Bagi mereka, Maria Magdalena adalah istri sah Yesus dan paling berhak mewarisi Tahta Suci Vatikan. Dinasti Merovongian inilah yang kemudian akhirnya mengklaim bahwa mereka memiliki hak legitimasi untuk mewakili garis keturunan Yesus.

Selain cawan suci, simbol lain dari Maria Magdalena adalah salib mawar. Lambang ini juga terekam dalam video klip Lady Gaga yang berjudul Judas. Video ini dibuka dengan adegan iring-iringan kendaraan bermotor yang merupakan representasi Last Supper dimana jumlah pengendara motor sebanyak 12 orang, ditambah Lady Gaga, menjadi 13 orang adalah para aktornya. Lady Gaga sendiri berperan sebagai Maria Magdalena dan mengendarai motor bersama Yesus dengan mahkota berduri di kepalanya.

Namun uniknya, bisa dikata inilah video klip paling kontroversial yang pernah dibuat oleh Lady Gaga. Video Klip ini lebih tepat disebut sebagai pertarungan teologi karena betul-betul memberikan pukulan telak terhadap Iman Kristiani. Jika kita menyaksikan video ini, maka kita akan dapati bahwa Adegan per adegan Judas menyiratkan “pengkhianatan” Maria Magdalena kepada Yesus dengan memberikan ruang Judas (Iskariot) untuk masuk dalam sela hatinya, padahal Judas tidak lain adalah pengkhianat Yesus itu sendiri.

Karenanya, jika kita cermati lebih mendalam, Lady Gaga lebih tepat disebut sebagai sebuah personifikasi perlawanan terhadap dogma Kristen. Ia tidak berdiri di atas kaki Vatikan maupun Merovingian, tetapi ia berdiri diatas kaki sendiri yang tidak lepas dari misi Yahudi. “I’m just a Holy fool, oh baby he’s so cruel, but i’m still in love with Judas, baby,”  katanya memposisikan diri sebagai Tuhan dan sebuah prophecybahwa Tuhan akan tunduk pada Lucifer. Mengerikan.

Muhammad Pizaro Nevelan Tauhidi 

Bibel Bebas Dari Kesalahan?


Hj Irena Handono, Pakar Kristologi, Pendiri Irena Center
Di edisi yang lalu saya telah membahas tentang infallibility atau infalibilitas yang secara makna bahasa berarti lepas dari kesalahan. Atau terkadang mereka mengistilahkan dengan ‘kemaksuman’, namun ini juga tidak tepat. Infalibilitas adalah sebuah doktrin gereja yang menyatakan sesuatu tidak mungkin melakukan kesalahan.
Di kalangan Katolik, doktrin ini dimiliki oleh Paus sebagai pemimpin spiritual tertinggi umat Katolik. Sedangkan di kalangan Gereja Protestan doktrin ini dikenakan pada Alkitab, atau disebut dengan Infalibilitas Alkitab, yang mempunyai makna, bahwa ayat-ayat Alkitab tidak mungkin salah. Ayat-ayat Alkitab adalah merupakan wahyu tuhan yang tidak mungkin memiliki kesalahan.
Padahal kenyataannya, dalam Bibel yang terdiri atas Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama, banyak sekali kontradiksi ayat satu dengan ayat yang lain. Ayat-ayat yang irasional, sadisme, teror bahkan pornografi. Banyak buku yang telah membahas tentang perihal kontradiksi ini sehingga gereja pun mengambil langkah untuk menyelamatkan iman Kristen. Dan caranya adalah dengan menciptakan metode tafsir hermeneutika.
Metode hermeneutika justru ingin menggiring pada ’ke-inerensia-an Bibel yang artinya bahwa Bibel itu tidak bercacat dan kebenarannya sempurna. Meskipun dalam Bibel terdapat kalimat-kalimat sadis, teror bahkan pornografi, maka itu adalah anggapan pembaca saat ini, sedangkan dahulu tidak demikian, sehingga pembaca saat ini harus mafhum apa adanya. Dengan belajar Hermeneutik seseorang digiring untuk mengakui bahwa Alkitab adalah sebuah kitab suci yang kebenarannya mutlak. Ini adalah metode tafsir yang semata-mata untuk melindungi kecacatan dalam Bibel.
Berikut beberapa kata-kata kekerasan/teror yang terdapat dalam Bibel,
Kata 'bunuh' disebut dalam Bibel sebanyak 607 kali. Dan kata 'bunuhlah' sebanyak 13 kali.
Kata 'perang' disebut 458 kali, dan kata 'berperanglah' sebanyak 12 kali.
Mereka selalu mengampanyekan diri bahwa Kristen adalah agama cinta kasih. Dan menuduh Islam sebagai agama perang. Lalu bagaimana dengan Bibel kitab suci mereka?
Kata 'lenyap' sebanyak 291 kali, dan kata 'lenyapkan' sebanyak 63 kali dan 'lenyapkanlah' sebanyak 2 kali.
Kata 'musnah' disebut 165 kali, dan kata 'musnahkan' sebanyak 26 kali, 'musnahkanlah' sebanyak 2 kali.
Kata 'remuk' sebanyak 81 kali, dan kata 'remukkan' sebanyak 65 kali dan 'remukkanlah' sebanyak 1 kali.
Kata 'binasa' sebanyak 407 kali dan kata 'binasakan' sebanyak 12 kali, kata 'binasakanlah' sebanyak 4 kali.
Kata 'penggal' sebanyak 16 kali dan 'penggallah' sebanyak 6 kali.
Kata 'cungkil' sebanyak 6 kali dan 'cungkillah' sebanyk 3 kali.
Kata 'tikam' sebanyak 24 kali dan 'tikamlah' sebanyak 2 kali.
Yeremia  49:28
Mengenai Kedar dan mengenai kerajaan-kerajaan Hazor yang dipukul kalah oleh Nebukadnezar, raja Babel. Beginilah firman TUHAN: "Bersiaplah, majulah melawan Kedar, binasakanlah orang-orang di sebelah timur!
Apakah benar ini wahyu tuhan? Tuhan memerintahkan ‘membinasakan’?
Mutilasi dalam dunia kedokteran mempunyai arti memotong-potong anggota tubuh manusia. Dan dalam dunia kriminal, ini adalah tindakan pembunuhan yang sangat sadis.  Namun ayat-ayat tentang praktek mutilasi ini justru ada dalam kitab ‘suci’ umat Kristen. Demikian bunyinya,
Hakim-hakim 19:29
Sesampai di rumah, diambilnyalah pisau, dipegangnyalah mayat gundiknya, dipotong-potongnya menurut tulang-tulangnya menjadi dua belas potongan, lalu dikirimnya ke seluruh daerah orang Israel
Dan bahkan kata 'perkosa' sebanyak 20 kali, dan kata 'perkosalah' sebanyak 1 kali. Apakah ada firman tuhan yang memerintahkan untuk memperkosa?? Di dalam Bibel, ada.

Hakim-hakim  19 :24.
Tetapi ada anakku perempuan, yang masih perawan, dan juga gundik orang itu, baiklah kubawa keduanya ke luar; perkosalah mereka dan perbuatlah dengan mereka apa yang kamu pandang baik, tetapi terhadap orang ini janganlah kamu berbuat noda."
Jika dikatakan Bibel adalah wahyu tuhan, sebagaimana Alquran adalah 100 persen wahyu Allah SWT kepada Rasulullah Muhammad SAW, maka apakah mungkin tuhan mengajarkan atau menginspirasikan tindakan mutilasi, perkosaan dan tindakan-tindakan sadis  lainnya? Tentu saja tidak. Inilah bukti-bukti bahwa Bibel adalah karya tangan-tangan manusia.[]gm/voa-khilafah.co.cc
Menjawab Hujatan Kristen di Madura: Allah Tuhan Maha Penipu?

Menjawab Hujatan Kristen di Madura: Allah Tuhan Maha Penipu?


Voa-Khilafah.co.cc - Rauf Al-Jihadi, pembaca Suara-Islam dari Pamekasan, Madura,  mengadukan kasus peredaran buku pelecehan terhadap Islam yang didapatnya dari pihak Kristen. Sambil melampirkan copy buku “Yang Haq dan Yang Batil” yang dimaksud, Rauf  berharap pengasuh rubrik Kristologi membahas itu.

Uniknya, sampul depan buku setebal 104 halaman dihiasi dengan cover buku Arab berjudul “haqq wa bathil.” Meski buku hujatan kristenisasi ini termasuk kategori buku gelap yang tak mencantumkan nama penulis dan penerbitnya, namun beberapa bagian sama persis dengan buku “Ya Tuhanku, Tertipu Aku!” yang diedarkan Pendeta Antonius Richmon Bawengan kepada umat Islam dan melahirkan kerusuhan di Temanggung, Jawa Tengah bulan Februari lalu.

Kedua buku ini sama-sama sarat pelecehan terhadap Islam, dengan istilah-istilah dan ayat yang sama.

Mulanya, buku “Yang Haq dan Yang Batil” diawali dengan kata-kata manis dan bijak, bahwa secara rohani kehidupan manusia bergerak di antara dua kutub, yaitu kebenaran (haq) dan kesesatan (batil).  Kebenaran teramat penting bagi kehidupan manusia. (hlm 2).

Di dunia ini ada banyak ajaran, bahkan ada banyak yang dianggap sebagai Wahyu, namun Kebenaran hanya ada satu, dan yang lainnya adalah kekeliruan atau kebatilan. Dengan perkataan lain, kehidupan umat manusia berkisar di antara Yang Haq dan Yang Batil. Segala sesuatu yang haq berasal dari Yang Maha Benar, sedangkan yang batil tentu berasal dari dia yang giat menyesatkan. Jelasnya: berasal dari Iblis! Iblis memang sudah bersumpah di hadapan Allah, untuk menyesatkan manusia. (hlm 3).

Setelah mengulas pentingnya kebenaran dan bahaya kebatilan, penulis buku menegaskan bahwa misi buku tersebut adalah untuk mengajak pembaca agar memastikan kepada Tuhan Yang Maha Benar (YMB) sekaligus Yang Maha Kuasa (YMK) sekaligus Yang Maha Tinggi (YMT) sekaligus Yang Esa. (hlm 4).

Pada halaman berikutnya, dijelaskan bahwa Tuhan Yang Maha Benar itu bukanlah Tuhan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad, karena menurutnya, Nabi Muhammad sendiri belum berhasil mendapatkan jalan yang lurus, sehingga harus membaca lafaz “ihdinasshirathal mustaqiim” yang artinya “Tunjukilah kami jalan yang lurus,” ketika shalat wajib lima waktu. (hlm 5-9). [hujatan ini sudah pernah dijawab dalam Suara Islam edisi 108]

Selanjutnya buku Kristen tersebut melecehkan Allah sebagai Tuhan Penipu, bukan Tuhan Yang Maha Benar, demikian kutipannya:

“Saudara yang bijaksana, dalam memilih teman bergaul (sehari-hari), wajib kita berhati-hati supaya tidak bergaul dengan pribadi yang gemar berdusta, atau menipu ataupun mengelabui pihak lain. Orang yang bijak tidak mau dirugikan oleh para penipu. Lebih baik cepat menyingkir dari orang jahat/penipu dari pada dirugikan kelak.

Apakah Allah Maha Benar? Renungkanlah ayat berikut dengan pikiran jernih, mungkin akan muncul kesan berbeda. QS.3:54: “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.” Allah sebaik-baik pembalas tipu-daya? Tersirat Allah penipu! Sulit diterima akal sehat, kalau banyak orang mau menyembah Sang Penipu!” (hlm. 10).

Hujatan ini dipertegas pada halaman 17: “Salah satu dari 99-nama Allah adalah Maha Benar... Itu bertentangan dengan pernyataan bahwa Allah adalah Maha Benar. Pertentangan ini tidak mungkin diselaraskan!”

Tudingan ini sebenarnya sudah kuno dan ketinggalan zaman. Tak ada yang baru sama sekali, hanya copy paste dari buku-buku Penginjilan Pribadi yang ditulis Pendeta Suradi Ben Abraham sepuluh tahun lalu. Padahal Suradi sendiri hanya menjiplak buku teologi dan apologi murahan karya mendiang Hamran Ambrie.

Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Benar, Maha Sempurna dan Maha Suci dari kekurangan. Silakan baca secara utuh Al-Quran surat Ali Imran ayat 54 yang dipersoalkan:
“Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah adalah sebaik-baik pembalas tipu daya” (Qs Ali Imran 54).

Perhatikanlah siapa yang membuat tipu daya? Yang membuat tipu daya adalah orang-orang kafir, bukan Allah SWT!! Lalu apa yang Allah lakukan? Yang dilakukan Allah adalah membalas tipu daya orang-orang kafir tersebut.

Maksud membalas tipu daya orang kafir tersebut adalah menghukum kafir atas tipu daya kafir, jadi Allah bukan pelaku tipu daya tetapi membalas suatu tipu daya. Semua kita tahu bahwa tindakan sanksi terhadap suatu kejahatan itu bukan suatu kejahatan, tetapi itu adalah penegakan hukum.

Bila dikaji secara detil, pada pangkal ayat 54 disebutkan, “Dan mereka telah membuat tipudaya.” Ayat ini mengisahkan fakta kaum Bani Israel yang menolak risalah Nabi Isa AS. Tak hanya menolak, mereka malah mengatur siasat jahat untuk menyingkirkan Nabi Isa Almasih dari muka bumi, tegasnya hendak membunuh beliau.

Menghadapi makar jahat orang-orang kafir itu, Allah berfirman:  “Tetapi Allah pun telah menipudaya pula.” Terhadap tipudaya busuk orang kafir yang hendak membunuh nabi utusan Allah telah dibalas oleh Allah dengan tipudaya pula.

Tentunya tipudaya orang kafir bertolak belakang dengan tipudaya Allah. Tipudaya si kafir dengan jalan yang jahat dan maksud yang jahat, sedang tipudaya Allah justru jalan terbaik untuk tujuan yang kebaikan, yaitu menyelamatkan Nabi Isa Almasih dari bahaya kejahatan orang-orang kafir. Itu sebabnya di ujung ayat disebutkan:  “Dan Allah adalah sebaik-baik pembalas tipu daya.”

Kalau manusia yang mempunyai maksud buruk mengadakan tipudaya agar maksud buruknya itu tercapai, maka Allah pun lebih pandai mengadakan tipudaya dengan maksud-Nya yang baik, sehingga kalahlah maksud tipudaya mereka itu oleh tipudaya Allah.

Harap dicamkan, di dalam Al-Qur’an disebutkan Allah membalas tipudaya manusia yang salah, tak ada satupun ayat yang menyatakan Allah mengadakan tipudaya yang buruk seperti manusia yang bermaksud jahat itu.

Penginjil yang beraksi di Madura ini memprotes ayat Al-Qur'an yang menyatakan Allah membalas tipudaya orang kafir untuk menyelamatkan Yesus dari kematian tragis di tiang salib. Ia lebih menyukai tipudaya orang-orang kafir, supaya Yesus benar-benar mati dibunuh disalib untuk menebus dosa. Padahal doktrin penebusan dosa ini bertentangan dengan ajaran para Nabi yang menekankan tanggungjawab individu atas segala amal perbuatannya.

Dengan demikian, jelaslah bahwa menyatakan Allah sebagai Tuhan Sang Penipu adalah fitnah dan kebodohan para misionaris yang tidak faktual!

MISI TIPU MUSLIHAT DAN TIPU-MENIPU NABI DALAM BIBEL
Sebagai pembawa misi agama untuk meninggikan asma Tuhan, seharusnya para misionaris berkaca pada kitab suci agamanya sendiri sebelum melecehkan kitab suci agama lain. Karena tipu-menipu, dusta dan kebohongan sangat jelas diajarkan Paulus dalam Bibel: “Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?”(Roma 3:7).

Para ahli tafsir Kristen menjelaskan bahwa dusta dalam misi Tuhan sama sekali tidak berdosa, malah dapat menghapus dosa: “Kalau dosaku melayani dengan memuliakan kedudukan Allah, maka hal ini tidak hanya meniadakan dasar bagi Allah untuk menghakimi saya, tapi malahan memaafkan dosa saya” (Tafsiran Alkitab Masa Kini 3, hlm. 436).

Dalam praktiknya, Paulus benar-benar menjerat orang dengan tipu daya dan muslihat yang licik:
“Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya” (2 Korintus 12:16).

“Tetapi biarlah begitu, aku ini tiada membebankan kamu, melainkan sebab cerdik, aku tangkap kamu dalam muslihat” (2 Korintus 12:16; Alkitab Perdjandjian Baharu, 1970).

“But be it so, I did not burden you: nevertheless, being crafty, I caught you with guile” (2 Corinthians 12:16, KJV).

TIPU-MENIPU PARA NABI DALAM BIBEL
Kisah tipu-menipu yang sangat aneh diceritakan Bibel dalam Kitab Kejadian 27: 1-40. Konon, Nabi Yakub diberkati Tuhan setelah menipu ayahnya dan merampas hak milik kakak kandungnya.

Diceritakan bahwa Ishak, putra Abraham yang kedua mempunyai seorang Istri (Ribkah) dan dua orang putra (Esau dan Yakub). Ribkah yang adalah menantu Abraham itu pilih kasih kepada anaknya. Dia lebih mengasihi Yakub daripada Esau, anak sulungnya. Karena Ishak sudah tua dan sudah tidak bisa melihat, maka sesuai dengan tradisi turun-temurun, dia harus memberkati anaknya yang sulung, yaitu Esau. Tetapi, dengan sangat liciknya Ribkah dan Yakub menyusun rekayasa jahat agar yang diberkati oleh Ishak adalah Yakub itu.

Maka dengan satu tipuan ulung, Yakub dapat mengelabuhi Ishak yang sudah buta, sehingga dia dianggap sebagai Esau, akhirnya Yakublah yang diberkati oleh Ishak dengan ‘upacara pemberkatan’ sebagai anak sulung yang istimewa, leluhur bangsa Yahudi, nenek moyang Yesus.

Kisah cikal-bakal Bani Israel yang dilatarbelakangi oleh pemberkatan salah alamat akibat tipu-menipu sesama keluarga (adik menipu kakaknya, istri menipu suaminya, ibu kandung menipu anaknya) itu, diberi label ‘Yakub diberkati Ishak sebagai Anak Sulung’ dalam Bibel cetakan Indonesia.

Misi tipu-menipu dan kisah tipuan pemberkatan Tuhan dalam Bibel itu, tak akan kita jumpai dalam Al-Qur'an!! [a ahmad hizbullah mag, SI/Voa-Islam/Voa-Khilafah.co.cc]

Mengungkap Kontradiksi Angka 40 Ribu plus 18 Tahun dalam Bibel

Mengungkap Kontradiksi Angka 40 Ribu plus 18 Tahun dalam Bibel



(Menjawab Tudingan Kristen 2)


Voa-Khilafah.co.cc - Kasus kesalahan dan kontradiksi angka yang cukup fatal sangat mencolok justru dialami oleh Bibel, terutama dalam kitab Perjanjian Lama. Misalnya tentang kisah kekayaan Raja Sulaiman (Salomo) dalam kitab 1 Raja-raja 4:26 sebagai berikut:
“Dan lagi adalah pada radja Solaiman empat puluh ribu kandang akan segala rata baginda dan duabelas ribu orang berkuda” (Alkitab terbitan Lembaga Alkitab tahun 1960).

“Lagipula Salomo mempunyai kuda empat ribu kandang untuk kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda” (Alkitab terbitan Lembaga Alkitab tahun 1979).

Perhatikan baik-baik, dalam ayat yang sama yang diterbitkan berbeda tahun, terjadi korupsi angka 90 persen dari angka 40.000 menjadi 4.000.

Pemangkasan angka dari 40.000 menjadi 4.000 dalam kitab Raja-raja itu jelas bukan sekedar memperbaiki redaksi bahasa, melainkan merombak esensi ayat secara signifikan. Karena bagaimanapun juga, penambahan satu angka nol (0) sangat besar artinya. Merubah 40.000 menjadi 4.000 itu berarti membuang nilai 36.000. Satu angka yang cukup fantastis, terlebih bila tertera dalam kitab suci firman Tuhan.

Kekeliruan satu angka nol (0) dalam dunia bisnis saja sangat fatal akibatnya, terlebih jika menimpa kitab suci. Betapa aneh jika dalam ayat yang sama dengan cerita yang sama pula, selisih 19 tahun penerbitan angka 40.000 berkurang satu angka nol menjadi 4.000.

Bila diteliti lebih lanjut, ternyata revisi angka itu sangat manjur untuk membuang kontradiksi ayat. Sebab jika Alkitab tahun 1960 itu tidak direvisi, maka terjadilah kontradiksi ayat mengenai kekayaan Raja Salomo dengan versi kitab Tawarikh yang menyebutkan bahwa Salomo hanya memiliki 4.000 kandang kuda. Perhatikan ayat berikut:
“Salomo mempunyai juga empat ribu kandang untuk kuda-kudanya dan kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda, yang ditempatkan dalam kota-kota kereta dan dekat raja di Yerusalem” (2 Tawarikh 9:25).

“And Solomon had four thousand stalls for horses and chariots, and twelve thousand horsemen; whom he bestowed in the chariot cities, and with the king at Jerusalem” (2 Chronicles 9:25, King James Version).

Supaya tidak kontradiktif, maka dibuanglah satu angka nol dalam kitab Raja-raja. Tapi tanpa disadari, hal ini justru mengakibatkan kontradiksi yang lebih nyata antara ayat yang sama terhadap cetakan tahun yang berbeda.

Kontradiksi dan revisi ayat Bibel yang tak kalah fatalnya adalah mengenai angka tahun, dalam ayat berikut:
“Adapon oemoer Jehojachin pada masa ija naik radja itoe doelapan tahoen, maka karadjanlah ija diJeroezalim tiga boelan dan sapoeloeh hari lamanja, maka dipรชrboewatnja barang jang djahat kepada pรชmandangan Toehan” (2 Tawarikh 36:9, Alkitab tahun 1928).

Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. (2 Tawarikh 36:9, Alkitab tahun 2002).

Ayat yang sama dalam dua versi tersebut jelas bertentangan dan tidak mungkin keduanya diyakini sebagai kebenaran. Pasti ada salah satu yang salah, bahkan bisa jadi keduanya salah.
Penambahan angka satu (1) pada angka 8 tersebut bukan tak ada artinya. Sebab bila angka dalam ayat itu tidak direvisi, maka terjadilah kontradiktif dengan kitab Raja-raja. Sebab dalam kitab II Raja-raja 24:8 disebutkan bahwa Yoyakhin berusia 18 tahun ketika jadi raja Yerusalem.

“Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem” (II Raja-raja 24: 8, Alkitab tahun 2002).

Jika kontradiksi antara kitab Tawarikh dengan kitab Raja-raja itu dibiarkan, maka Alkitab (Bibel) tidak laku di pasaran dan “ketinggalan kereta” dengan kitab-kitab suci agama lainnya.

Mendengar jawaban itu, Kristen tahun 1928 bisa menerima dan memahami. Tapi mereka masih belum puas, karena masih ada pertanyaan yang belum terjawab, kenapa nama “Yehoyakim” diganti “Yoyakim” dan nama “Yehoyakhin” diganti “Yoyakhin”? Sebab penambahan huruf dalam nama seseorang itu bisa merubah makna yang sangat jauh.

Dengan data-data ini, jelaslah bahwa ada ayat kontradiktif dalam Bibel. Adanya revisi ayat untuk menghilangkan kontradiktif, justru semakin membuktikan bahwa dalam Bibel ada campur tangan manusia. [A Ahmad Hizbullah MAG/suara-islam/voa-khilafah.co.cc]
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL