Tampilkan postingan dengan label HIZBUT TAHRIR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIZBUT TAHRIR. Tampilkan semua postingan
Idul Fitri, Menegaskan Kembali Komitmen Perjuangan

Idul Fitri, Menegaskan Kembali Komitmen Perjuangan

Voa-Khilafah.com - Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Gema takbir berkumandang di seluruh dunia saat kaum Muslimin berbahagia menyambut Idul Fitri . Hari kebahagiaan dan kemenangan setelah hampir sebulan lebih umat Islam melaksanakan shaum di bulan Ramadhan yang penuh barakah.

Namun ada hal yang masih sama, dari tahun-tahun sebelumnya, saat kita menyambut Idul Fitri, umat Islam masih dalam kondisi yang menyedihkan dan mengalami penderitaan di mana-mana. Penyebabnya adalah keberadaan penguasa-penguasa boneka di tengah umat dan tidak diterapkannya hukum-hukum Allah SWT secara totalitas. Semuanya akibat ketiadaan khilafah di tengah-tengah umat.

Kita masih melihat bagaimana negara-negara imperialis yang rakus menjadikan umat Islam santapan empuk mereka. Kekayaan negeri Islam mereka rampas. Umat Islam lapar dan miskin di tengah negeri mereka yang kaya raya. Kesatuan umat mereka cerai beraikan. Mereka membelah Sudan menjadi dua negera. Timor Timur mereka lepaskan dari Indonesia. Menyulut berbagai konflik di negeri Islam. Semua ini membuat umat Islam semakin lemah tak berdaya. Negara imperialis yang rakus tanpa naluri membantai umat Islam di Irak dan Afghanistan.

Mereka tumpahkan darah kaum Muslimin dengan mudah dan murah tanpa rasa kemanusiaan. Terkadang mereka lakukan bersama-sama, terkadang sendiri, seperti yang dilakukan Prancis di Afrika Tengah yang membiarkan pembantaian umat Islam, Rusia di Cremia, Kaukasus, Chechnya, dan Tataristan. China juga tak kalah kejamnya memperlakukan umat Islam di Turkmenistan yang mereka sebut dengan Xianjiang. Rezim Hindu di India dengan keji mengoyak-ngoyak tubuh kaum Muslimin di Khasmir. Bahkan, negara kecil seperti Birma pun dengan dukungan militer dan pendeta Budha radikal memperlakukan umat Islam Rohingya dengan keji.

Karena itu, di hari yang bahagia ini sudah seharusnya kita menegaskan kembali komitmen kita untuk menegakkan Khilafah ala minhajin Nubuwah. Negara yang yang akan menyatukan umat Islam, menerapkan seluruh syariah Islam, melindungi kehormatan, kekayaan, dan jiwa umat Rasulullah SAW yang mulia ini.

Bukankah yang diinginkan Allah SWT dari shaum kita selama sebulan adalah la’allakum tattaqun, agar kita menjadi orang yang bertakwa. Bukankah takwa artinya kita wajib menjalankan seluruh perintah Allah SWT dan meninggalkan seluruh larangan Allah SWT tanpa kecuali? Bukankah takwa artinya kita harus bersatu dan berpegang teguh pada ajaran Islam yang mulia? Bukankah takwa juga berarti kita tidak boleh membiarkan syariah Islam tidak diterapkan? Bukankah orang yang bertakwa tidak akan membiarkan umat Islam dizalimi, kekayaannya dirampas dengan rakus? Dan bukankah semua itu mustahil kita wujudkan tanpa adanya Khilafah Islam?

Kewajiban untuk menegakkan kembali khilafah dan mendukung perjuangan khilafah inilah yang juga ditegaskan dalam seruan Hizbut Tahrir pada bulan Ramadhan di seluruh dunia kepada umat Islam dan ahlul Quwwah. Hizbut Tahrir dalam seruannya menegaskan : “Urusan ini tak akan menjadi baik kembali, kecuali dengan apa yang dahulu menjadikannya baik. Memerintah dengan Islam dalam sebuah Negara Khilafah Rasyidah, yang dinaungi oleh Rayah ‘Uqab, bendera Rasulullah SAW. Hanya dengan ini saja, umat ini akan bangkit dari keterpurukannya, terbangun dari kejatuhannya, dan perjalanannya di masa lalu akan kembali, yaitu Khilafah Rasyidah, yang menerapkan Islam di dalam negeri, dan mengembannya ke seluruh dunia dengan dakwah dan jihad”

Dalam seruan tersebut Hizbut Tahrir juga mengingatkan pentingnya khilafah bukan sekadar bahwa khilafah secara fakta akan memberikan kebaikan pada umat Islam dan menjadi jalan kebangkitan. Namun lebih penting dari itu penegakan khilafah ini adalah kewajiban syariah Islam, kewajiban yang bukan sekadar kewajiban. Khilafah merupakan kewajiban agung, bahkan induk dan mahkota segala kewajiban. Dengannya, semua hukum syariah bisa ditegakkan, dan sanksi hukum bisa dilaksanakan. Tanpanya, baik hukum maupun sanksi tidak akan bisa diterapkan di tengah-tengah umat manusia. Padahal, “Suatu kewajiban tidak akan sempurna, kecuali dengan adanya sesuatu, maka sesuatu itu hukumnya wajib.”

Mendirikan khilafah dan mengangkat seorang khalifah hukumnya fardhu. Bukan sembarang fardhu, tetapi kefardhuan yang membuat siapapun yang tidak berjuang untuk mewujudkannya, sementara dia mampu, maka dosanya sangat besar. Seolah dia mati dalam keadaan jahiliyah, untuk menunjukkan begitu besar dosanya:“Siapa saja yang mati, dan di atas pundaknya tidak ada baiat [kepada khalifah], maka dia mati dalam keadaan mati jahiliyah.” [HR Muslim]

Karena itu di hari yang penuh bahagia ini, dengan dorongan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT marilah kita memenuhi seruan Hizbut Tahrir untuk berjuang bersama menegakkan khilafah. Bagi para ahlul quwwah dan ahlul man’ah segeralah memberikan nushrah (pertolongan) bagi tegaknya agama Allah SWT. Mari kita penuhi seruan penting Hizbut Tahrir ini : Seruan sebelum yang terakhir ini kami tujukan kepada Anda: Kami menyerukan Anda untuk memberikan dukungan, maka bergabunglah bersama orang-orang yang sebelumnya terlebih dahulu telah memberikan dukungan kepada kami. Kami ulurkan tangan kami kepada Anda, maka raihlah, dan bergabunglah bersama Ahli Man’ah kami. Sebab, bahtera ini hampir saja akan berjalan, maka bersegeralah ikut perjalanan dengan kami: “Mereka mengatakan, “Kapankah itu? Katakanlah [Muhammad], boleh jadi itu sudah dekat.” [TQS. al-Isra’: 51]. Allahu Akbar ! [] Farid Wadjdi

(hti/voa-khilafah.com)

Keterangan Pers Pengumuman Hasil Monitoring Hilal Syawal 1436 H Dan Ucapan Selamat Idul Fithri Yang Penuh Berkah

Keterangan Pers Pengumuman Hasil Monitoring Hilal Syawal 1436 H Dan Ucapan Selamat Idul Fithri Yang Penuh Berkah

Maktab I’lami Pusat Hizbut Tahrir

No : 057/1436 H

29 Ramadhan 1436 H/ 16 Juli 2015 M

Keterangan Pers

Pengumuman Hasil Monitoring Hilal Syawal 1436 H

Dan Ucapan Selamat Idul Fithri Yang Penuh Berkah

، ﷲ ﺮﺒﻛأ ، ﻪﻠﻟو ﺪﻤﺤﻟا ‏… ﷲ ﺮﺒﻛأ ،ﷲ ﺮﺒﻛأ ،ﷲ ﺮﺒﻛأ ،ﻻ ﻪﻟإ ﻻإ ﷲ…ﷲ ﺮﺒﻛأ

Segala puji hanya bagi Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah saw, keluarga Beliau, para sahabat beliau. Juga kepada siapa saja yang loyal kepada Beliau serta mengikuti Beliau sehingga ia menyusuri jejak langkah beliau, menjadikan akidah islamiyah sebagai asas untuk pemikirannya, menjadikan hukum-hukum syara’ sebagai standar bagi amal-amalnya dan sebagai sumber bagi hukum-hukumnya. Amma ba’du…

Imam Ahmad telah mengeluarkan dari jalur Muhammad bin Ziyad, ia berkata: aku telah mendengar Abu Hurairah ra berkata: Rasulullah atau Abu al-Qasim saw telah bersabda:

« اوﱡﺪُﻌَﻓ َﻦﻴِﺛَﻼَﺛ اﻮُﻣﻮُﺻ ﻪِﺘَﻳْؤُﺮِﻟ ،ِ اوُﺮِﻄْﻓَأَو ﻪِﺘَﻳْؤُﺮِﻟ ،ِ نِﺈَﻓ ْ ﻲِﺒُﻏ َ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ »

“Berpuasalah karena melihat hilal dan berbukalah karena melihat hilal dan jika tertutup mendung atas kalian maka genapkanlah (hitungan bukan) tiga puluh (hari).”

Dan setelah memonitor hilal Syawal pada malam ini, malam Jum’at, maka telah terbutki terlihat hilal dengan ru’yat syar’iyah di beberapa negeri kaum Muslim. Atas dasar itu maka besok, Jum’at, adalah hari pertama bulan Syawal dan merupakan hari raya Idul Fithri yang penuh berkah.

Berkaitan dengan moment in, maka Amir Hizbut Tahrir al-‘Alim al-Jalil Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah hafizhahullah menyampaikan kepada umat Islam seluruhnya ucapan selamat penuh hangat atas datangnya Idul Fithri yang penuh berkah ini… Beliau berdoa kepada Allah SWT agar mengaruniai kita dengan tegaknya Daulah al-Khilafah ar-Rasyidah yang mengikuti manhaj kenabian yang akan menerapkan syariah Allah di muka bumi, mengemban Islam ke seluruh dunia sebagai risalah petunjuk dan cahaya. Yaitu negara yang adil yang akan membebaskan negeri-negeri dan memberikan keadilan kepada para hamba (manusia). Negara jihad yang dengannya akan terjadi kembali pembebasan-pembebasan yang telah terjadi, sehingga manusia akan bertakbir di hari raya Id mereka dan di pembebasan-pembebasan mereka. Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, lâ ilâh illâ Allâh, Allâhu akbar, wa lillâhi al-hamdu…

Demikian juga, saya merasa berbahagia mentransformasikan ucapan selamat Kepala Maktab I’lami Pusat Hizbut Tahrir dan seluruh aktivis Hizbut Tahrir kepada Amir Hizbut Tahrir al-‘Alim al-Jalil Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah dan kepada seluruh kaum Muslim, atas datangnya hari raya Idul Fithri yang penuh berkah ini. Hari raya yang Allah kehendaki agar menjadi kegembiraan untuk orang-orang yang berpuasa, sebagai manifestasi (simbol) bagi kesatuan kaum Muslim dan sebagai peringatan untuk kaum Muslim bahwa mereka sesungguhnya adalah umat yang satu yang berbeda dari umat manusia.

Wahai kaum Muslim di seluruh dunia mulai ujung timur hingga ujung barat bumi.

Saya memohon kepada Allah SWT agar menerima dari kami dan Anda semua shalat, puasa dan qiyam serta amal-amal saleh. Sebagaimana saya juga memohon kepada Allah SWT agar kembali menyampaikan hari raya Id kepada Anda dan Allah telah memuliakan Anda dengan seorang Khalifah yang adil dan mendapat petunjuk (rasyid) yang Anda semua berlindung dengannya dan berperang di belakangnya… Ia memimpin Anda semua dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah saw… dan Allah SWT Maha Perkasa atas yang demikian itu.

Sesungguhnya Idul Fithri merupakan karunia dari Allah SWT kepada kaum Muslim. Dan sesungguhnya puncaknya hari raya adalah terealisasinya janji Allah SWT dan kabar gembira Rasulullah saw akan pemberian dan peneguhan kekuasaan dan terbangunnya negara yang menghukumi dengan syariah-Nya, yakni daulah al-Khilafah ar-Rasyidah yang mengikuti manhaj kenabian.

Sehingga sempurna kegembiraan hari raya ini maka singgasana para penguasa khianat dan mahkota di atas kepada mereka harus dihancurkan…

Sehingga sempurna kegembiraan hari raya ini maka harus ada penyatuan seluruh potensi dan kemampuan Umat Islam seluruhnya…

Sehingga sempurna kegembiraan tersebut maka haruslah tentara memberikan nushrah kepada Hizbut Tahrir untuk melanjutkan kembali kehidupan islami di seluruh sektor baik politik, ekonomi, tata interaksi, pendidikan dan seluruh sektor kehidupan. Hal itu dengan membangun bangunan Islam yang agung, al-Khilafah ar-Rasyidah kedua yang mengikuti manhaj kenabian.

Kepada puncak hari raya tersebut dan perjuangan untuk merealisasikannya maka kami menyeru Anda semua. Jadikanlah penutup hari raya Anda dengan menjalankan perintah Allah SWT dan berjuang bersama para pejuang mukhlis untuk memuliakan dan mengagungkan agama ini dan meneguhkan kekuasaannya supaya kita bisa bertakbir bersama-sama pada hari kemenangan yang nyata, takbirnya orang-orang yang mendapat kemenangan, yang taat, yang senantiasa menyanjungkan pujian dan bertaubat… ﻮﻟو هﺮﻛ نوﺮﻓﺎﻜﻟا ﻻ ﻪﻟإ ﻻإ ﷲ .. ﻻو ﺪﺒﻌﻧ ﻻإ هﺎﻳإ .. ﻦﻴﺼﻠﺨﻣ ﻪﻟ ﻦﻳﺪﻟا ﺰﻋأو هﺪﻨﺟ مﺰﻫو باﺰﺣﻷا هﺪﺣو ﻻ ﻪﻟإ ﻻإ ﷲ هﺪﺣو … قﺪﺻ هﺪﻋو .. ﺮﺼﻧو هﺪﺒﻋ ..

ﻼﻴﺻأو ﷲ ﺮﺒﻛأ اﺮﻴﺒﻛ ، ﺪﻤﺤﻟاو ﻪﻠﻟ اﺮﻴﺜﻛ .. نﺎﺤﺒﺳو ﷲ ةﺮﻜﺑ ﷲ ﺮﺒﻛأ ،ﷲ ﺮﺒﻛأ .. ﻪﻠﻟو ﺪﻤﺤﻟا ﷲ ﺮﺒﻛأ ،ﷲ ﺮﺒﻛأ ،ﷲ ﺮﺒﻛأ …ﻻ ﻪﻟإ ﻻإ ﷲ

Hari Raya Anda yang penuh berkah dan semoga Allah menerima dari kami dan Anda, semua ketaatan.

Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu.

Malam Jum’at, hari pertama Idul Fithri yang penuh berkah 1436 H

Utsman Bakhasy

Direktur Maktab I’lami Pusat Hizbut Tahrir

http://www.hizb-ut-tahrir.info/info/index.php/contents/entry_49342

(www.voa-khilafah.com)

Pengumuman 1 Syawwal Hilal 1436 H

Pengumuman 1 Syawwal Hilal 1436 H

Setelah memonitor hilal Syawwal pada malam ini, malam Jumat, maka telah terbukti terlihat hilal di beberapa negeri kaum muslimin. Atas dasar itu, Jumat adalah hari pertama bulan Syawwal dan merupakan hari raya Idul Fitri yang penuh berkah.

‘Aid Mubarak taqabballohu minna waminkum at tho’at

Sumber: hizbut-tahrir.or.id

(www.voa-khilafah.com)

Pengumuman Hasil Monitoring Hilal Ramadhan yang Penuh Berkah 1436 H

Pengumuman Hasil Monitoring Hilal Ramadhan yang Penuh Berkah 1436 H

Maktab I’lami Pusat Hizbut Tahrir

No : 055/1436 H
Tanggal: 29 Sya’ban 1436 H / 16 Juni 2015 M

Keterangan Pers

Pengumuman Hasil Monitoring Hilal Ramadhan yang Penuh Berkah 1436 H

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (TQS al-Baqarah [2]: 185)

Segala puji hanya bagi Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah saw, keluarga, para sahabat, siapa saja yang loyal kepada Beliau dan siapa saja yang mengikuti beliau sehingga ia menapaki jejak langkah beliau dan menjadikan akidah islamiyah sebagai asas untuk pemikirannya dan menjadikan hukum-hukum syara’ sebagai standar untuk perbuatan-perbuatannya dan sebagai sumber untuk hukum-hukumnya. Amma ba’du.

Imam al-Bukhari telah mengeluarkan di dalam Shahih-nya dari jalur Muhammad bin Ziyad, ia berkata: aku mendengar Abu Hurairah ra berkata: “Nabi saw bersabda” atau Abu Hurairah berkata: “Abu al-Qasim saw bersabda”:

“Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah kalian karena melihat hilal, dan jika kalian tertutup mendung maka genapkanlah hitungan bulan Sya’ban tiga puluh hari.”

Dan setelah melakukan monitoring hilal Ramadhan yang penuh berkah pada malam ini, malam Rabu, maka tidak terbukti telihat hilal secara syar’iy. Atas dasar itu maka besok, hari Rabu, adalah penggenapan untuk Sya’ban, insya’a Allah, dan lusa, Kamis, adalah hari pertama bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Dan berkenaan dengan momentum ini maka Amir Hizbut Tahrir al-‘alim al-jall Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah –hafizhahullâh- menyampaikan selamat kepada umat Islam atas datangnya bulan Ramadhan yang penuh berkah. Beliau berdoa memohon kepada Allah SWT agar menolong umat ini dengan pertolongan yang agung dan gilang gemilang, sehingga umat ini menerapkan Islam sebagaimana yang diperintahkan oleh Rabb semesta alam dan Islam diemban ke seluruh dunia dengan dakwah dan jihad sehingga umat ini mengeluarkan umat manusia dari kegelapan kekufuran menuju cahaya Islam.

Dan kami di Hizbut Tahrir sungguh mendorong umat Islam seluruhnya agar mengambil sikap yang agung yang membuat ridha Rabb mereka, membebaskan tanggungan mereka, membebaskan umat mereka, dari dosa dosa besar ini dan dari konspirasi yang besar. Sikap yang melenyapkan najis dari pundak umat Islam dan mengembalikan kemuliaan ke seluruh negeri umat Islam. Dan ini revolusi umat di bumi Syam yang bersih, menghadang semua kesulitan dan menghadapi konspirasi-konspirasi yang paling cepat.

Benar, para pemimpin barat telah paham bahwa tegaknya daulah al-Khilafah yang syar’iy telah begitu dekat. Mereka Anda lihat mereka telah terperanjat karena apa yang mereka rasakan berupa runtuhnya sistem imperialis yang mereka buat dengan penuh perhatian di atas asas perjanjian Sykes-Picot. Dan umat sekarang mengarungi pergolakan dahsyat menentang barat imperialis beserta antek-antek dan alat-alatnya diantara para penguasa kaum Muslim yang dipelihara oleh barat agar mereka menyaksikan jatuhnya singgasana mereka yang didirikan oleh barat dan barat nobatkan mereka sebagai pengintai untuk menerkam gerakan umat dan menghalangi umat dari kembali kepada syariat Rabb mereka. Meski semua yang dicurahkan oleh barat dalam bentuk makar buruk terhadap umat Islam, kami sungguh yakin dengan janji Rabb kami dan berita gembira dari Nabi kami saw akan tegaknya daulah Khilafah ‘ala minhaj an-nubuwwah setelah lenyapnya periode kekuasaan diktator yang mengeluarkan nafas-nafas terakhirnya hari-hari ini…

Sungguh untuk kita pada bulan yang penuh berkah ini yang menghimpun seluruh kaum Muslim dalam ibadah shiyam dan qiyam sungguh menjadi pengingat yang mengingatkan agungnya hak seorang Muslim atas Muslim yang lain. Setiap Muslim atas Muslim yang lain adalah haram darahnya, hartanya dan kehormatannya. Rasulullah saw bersabda dalam khutbah beliau pada saat Haji Wada’:

“Tidakkah kalian tahu hari apa ini?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Perawi berkata: “sampai kami menduga beliau akan menamai hari ini dengan nama yang lain.” Beliau bersabda: “bukankah hari ini adalah Hari Kurban.” Kami katakan: benar, ya Rasulullah.” Beliau bersabda: “negeri apa ini, bukankah ini negeri haram (suci)?” Kami katakan: “benar, ya Rasulullah.” Beliau bersabda: “sesungguhnya darah kalian, harta kalian, kehormatan kalian dan wajah-wajah kalian adalah haram (suci) atas kalian seperti haram (suci)nya hari kalian ini, pada bulan kalian ini, di negeri kalian ini, bukankah aku telah menyampaikan?” Kami katakan: “benar.” Beliau bersabda: “ya Allah saksikanlah …” Beliau bersabda: “jangan kalian kembali lagi setelahku sebagai orang kafir yang saling memerangi satu sama lain…”

Maka kami mendorong kaum Muslim agar meletakkan tangan mereka bergandengan rat dengan tangan kami di Hizbut Tahrir yang mengarungi pergolakan melawan kekufuran dan melakukan perjuangan politik, membongkar rencana-rencana barat kafir, menjelaskan untuk Anda metode Islam yang lurus. Semoga Allah memberikan taufik kepada tanagn-tangan yang saling bergandengan erat untuk tegaknya al-Khilafah ar-Rasyidah ‘ala minhaj an-nubuwwah, bukan yang lain. Semoga Allah merealisasi melalui tangan amir Hizbut Tahrir al-‘alim al-jalil Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah kemenangan yang nyata, sehingga umat membaiat beliau sebagai Khalifah di atas kitabullah dan sunnah nabi-Nya yang mulia, dan Anda tegakkan dengannya dan di tengah umat syariah Allah yang hanif, Anda emban Islam sebagai seruan cahaya dan menyalakanya sebagai hidayah untuk seluruh dunia.

Wahai para perwira militer, ketahuilah bahwa Allah pasti menolong agama-Nya, jika tidak melalui tangan-tangan Anda maka niscaya melalui tangan-tangan orang-orang mukhlis yang Allah muliakan mereka dengan kemuliaan menolong agama-Nya, maka jangan sampai kemuliaan agung itu terlewat dari Anda dan bergabunglah kepada barisan umat niscaya Anda akan berhasil meraih keridhaan Allah dan kemuliaan dunia dan akhirat.

Sebagaimana sungguh membahagiakan saya, saya sampaikan ucapan selamat Ketua Maktab I’lami pusat Hizbut Tahrir dan seluruh aktivis Hizbut Tahrir kepada amir Hizbut Tahrir al-‘alim al-jalil Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah dan kepada seluruh kaum muslim dengan datangnya bulan mulia ini, seraya memohon kepada Allah SWT agar menjadikan kita termasuk orang-orang bertakwa bulan yang penuh ampunan dan kebaikan ini. Sebagaimana kami memohon kepada Allah SWT agar menyampaikan kita ke malam Lailatul Qadar dan menganugerahi kita dengan pahala malam Lailatul Qadar itu.

Ya Allah Rabb langit dan bumi, muliakanlah kami dengan baiat kepada khalifah kaum Muslim di dalam Khilafah Rasyidah kedua ‘ala minhaj an-nubuwwah, dalam watu dekat yang tanpa tertunda sedikit pun. Allahumma âmîn, âmîn, âmîn.

Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu.

Malam Rabu, penggenapan untuk bulan Sya’ban 1436 H

Utsman Bakhasy

Direktur Maktab I’lami Pusat Hizbut Tahrir

http://www.hizb-ut-tahrir.info/info/index.php/contents/entry_48303

(hizbut-tahrir.or.id / www.voa-khilafah.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL