Tampilkan postingan dengan label HT-TUNISIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HT-TUNISIA. Tampilkan semua postingan
Serukan Khilafah, Jebali Lakukan Taubat Politik

Serukan Khilafah, Jebali Lakukan Taubat Politik

Menyusul pernyataan Hamadi Jebali, Sekretaris Jenderal Gerakan an-Nahdhah dan Perdana Menteri yang rencananya akan dibentuk setelah beberapa hari kemudian, di mana dalam pernyataannya ia menegaskan bahwa kemenangan an-Nahdhah dalam pemilihan akan memperkokoh tegaknya Khilafah keenam. Ridha Belhaj, juru bicara Hizbut Tahrir yang dihubungi surat kabar Tunisia “Aljarida” menegaskan apresiasinya terhadap seruan Hamadi Jebali dan menganggapnya sebagai bentuk “taubat politik”.

Dalam konteks ini, Ridha menjelaskan bahwa tuntutan menegakkan Khilafah adalah tuntutan syariah, sehingga semua kaum Muslim wajib menyerukannya untuk menyatukan wacana Islam, katanya.

Dikatakan bahwa Syaikh Rasyid Ghannouchi mengatakan selama kunjungannya ke Tahrir Square di Mesir bahwa masa depan umat ada dalam kekuatan Negara Khilafah

Namun yang jelas antara Khilafah Hizbut Tahrir dan Khilafah an-Nahdhah, rakyat Tunisia tetab bebas untuk memilihnya (aljarida.com, 14/11/2011).

(hti/voa-khilafah.co.cc)
Yang Wajib adalah Sampainya Islam ke Pemerintahan Bukan Sampainya Kaum Muslim

Yang Wajib adalah Sampainya Islam ke Pemerintahan Bukan Sampainya Kaum Muslim

 بسم الله الرحمن الرحيم
Yang Wajib adalah Sampainya Islam ke Pemerintahan
Bukan Sampainya Kaum Muslim

Orang yang memonitor hasil-hasil Dewan Konstituante di Tunisia, niscaya ia merasakan bahwa masyarakat di negeri yang baik ini menginginkan penerapan Islam dan berhukum kepada syariah Rabb mereka. Kebanyakan orang pergi ke bilik pemungutan suara pada tanggal 23 Oktober dengan dasar untuk memilih orang yang mereka anggap sebagai kelompok islami. Mereka mencampakkan kelompok sekulerisme, sosialisme dan sisa-sisa rezim sebelumnya. Seandainya bukan karena Undang-Undang Pemilu yang zalim dan mempedaya niscaya selain kelompok islami tidak akan bisa sampai ke Dewan Konstituante. Sebelum itu kaum Muslim di Tunis telah membuktikan pada tanggal 14 Oktober yaitu hari berkumpulnya masyarakat secara massal di berbagai kota negeri ini dari utara hingga selatan, di mana mereka meneriakkan yel-yel: “rakyat ingin menerapkan syariah Allah”, “rakyat ingin daulah Islamiyah”, dan “rakyat ingin Khilafah Islamiyah”. Akan tetapi, para pelaksana pemerintahan negeri ini dan media massa sesat telah berkolusi untuk menutup-nutupi perasaaan-perasaan jujur dan tekad-tekad yang meluap-luap itu. Mereka berusaha memalingkannya dari jalan kebangkitan dan kemuliaannya dengan mendeskripsikan hal itu sekadar reaksi terhadap provokasi saluran televisi. Kemudian mereka memuji masayrakat pada hari masyarakat menuju bilik pemungutan suara dengan klaim bahwa hal itu merupakan bukti bahwa masyarakat menginginkan demokrasi barat dan jalan hidup barat … Padahal keadaannya bahwa sebagian besar orang yang keluar untuk memberikan suara mereka tidak lain keluar untuk memilih orang yang menerapkan Islam dan karena khawatir orang-orang sekular dan sosialis akan sampai ke posisi penentu kebijakan.

Wahai kaum Muslim:
Yel-yel Anda itu merupakan tamparan keras di wajah penjajah. Perhatian mereka hanyalah menjauhkan Anda dari Islam yang menjadi pembangkit kemuliaan dan sumber kekuatan Anda; memecah belah entitas Anda dan merampok kekayaan Anda.

Yel-yel Anda menjadi tamparan keras di wajah antek-antek penjajah dan wakil-wakilnya di negeri kita, yang mengklaim bahwa Anda menginginkan demokrasi barat. Yel-yel Anda telah membuktikan bahwa Anda adalah kaum Muslim cucu-cucu para sahabat mujahidin dimana Anda tidak rela adanya pengganti Islam.

Maka jangan sampai para politisi pendusta dan media menyesatkan dapat mempedaya Anda. Jangan sampai Anda bisa dipalingkan dari orientasi Anda yang telah Anda pilih pada hari Anda meneriakkan yel-yel penerapan syariah Allah. Yel-yel Anda itu telah membuat gentar mereka dan tuan-tuan mereka para penjajah. Oleh karena itu mereka dan media penyesat mereka bekerja untuk memalingkan Anda dari orientasi Anda itu dan memalsukan fakta orientasi Anda. Maka tetap teguhlah di atas orientasi Anda yang telah Anda pilih itu dan gigitlah dengan gigi geraham Anda. Sesungguhnya janji Allah itu adalah haq.

Kami katakan kepada mereka yang masyarakat berprasangka baik kepada mereka dan memilih mereka karena orientasi islami mereka:

Keberhasilan yang hakiki bukan sampainya Anda ke pemerintahan dan pencapaian Anda atas mayoritas Dewan Konstituante, atau perolehan koper-koper kementerian. Akan tetapi keberhasilan yang hakiki adalah sampainya Islam ke pemerintahan dengan diterapkan secara praktis tanpa penundaan atau bertele-tele. Allah SWt berfirman:
الَّذِينَ إِن مَّكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنكَرِ ۗ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ
(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan. (QS al-Hajj [22]: 41)

Kami ingatkan Anda bahwa kemenangan yang hakiki adalah apa yang disebutkan oleh Allah SWT di dalam ayat-ayatNya yang jelas:
تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ ۚ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ﴿١٣﴾ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَتَعَدَّ حُدُودَهُ يُدْخِلْهُ نَارًا خَالِدًا فِيهَا وَلَهُ عَذَابٌ مُّهِينٌ ﴿١٤﴾
Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. (QS an-Nisa’ [4]: 13-14)

Kami ingatkan Anda akan hari penghisaban, hari di mana harta, keturunan, pengganti atau pun sekutu tidak bermanfaat sedikit pun, hari di mana Hakim yang Adil adalah Zat yang maha Kuasa, yang Maha Perkasa lagi Maha Memiliki Keagungan. Maka pada hari itu tidak akan ada kezaliman. Melainkan yang ada adalah surga atau neraka.
فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ
Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia telah beruntung (QS Ali Imran [3]: 185)

Maka jadilah orang-orang yang jujur kepada Allah dan setia kepada syariah-Nya. Berjuanglah agar syariah Allah menjadi satu-satunya asas konstitusi dan seluruh perundang-undangan. Allah SWT telah menganugerahkan karunia kepada Anda dan memberi kekuasaan kepada Anda. Maka gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meraih keridhaan Allah SWT. Jika Anda menyia-nyiakan kesempatan itu, Anda letakkan tangan Anda bergandengan dengan barat kafir penjajah, dan berkoalisi dengan antek-antek serta pengikut-pengikut barat, niscaya Anda merugi dunia dan akhirat Anda. Anda akan menjadi bagian dari orang yang mengkhianati amanah dan membuka jalan bagi penjajah untuk menginjak-injak tengkuk kaum Muslim setelah sebelumnya penjajah itu melemah atau bahkan hampir tercabut dari negeri-negeri kita.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. (QS al-Anfal [8]: 27)

8 Dzulhijjah 1432 H
4 November 2011 M
Hizbut Tahrir
Tunisia

(hti/voa-khilafah.co.cc)
Apakah Konstitusi Demokratis dan Sistem Kufur yang Lebih Baik, ataukah Konstitusi Khilafah Rasyidah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah

Apakah Konstitusi Demokratis dan Sistem Kufur yang Lebih Baik, ataukah Konstitusi Khilafah Rasyidah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah



بسم الله الرحمن الرحيم

Apakah Konstitusi Demokratis dan Sistem Kufur yang Lebih Baik,

ataukah Konstitusi Khilafah Rasyidah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah

Wahai Kaum Muslim, Anda telah dinaungi oleh bulan yang agung dan penuh keberkahan, bulan Ramadhan, bulan al-Quran, bulan ketaatan dan kemenangan. Maka selamat bagi Anda, bulan yang awalnya rahmat, pertengahannya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka. Selamat, untuk Anda bulan yang di dalamnya pahala dan ganjaran dilipatgandakan, ketaatan diagungkan hingga nafilah (amal sunah) seperti amalan wajib sementara amalan wajib di dalamnya seperti tujuh puluh amalan serupa di bulan lainnya. Kami memohon kepada Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Kuasa agar menerima puasa dan qiyam Anda dan menyampaikan Idul Fitri kepada umat ini sementara telah kembali daulah mereka, telah menyatu kalimat mereka dan telah kembali kemuliaan dan kehormatannya.

Wahai kaum Muslim, sungguh Anda di dalam bulan Ramadhan ini menghadap kepada Allah, di atas rumah Allah, Anda tinggalkan hawa nafsu Anda, makanan, minuman Anda demi memenuhhi seruan Rabb Anda :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS al-Baqarah [2] : 183)

Anda pun bersegera mendengarkan dan membaca al-Quran. Semua itu sungguh menjadi bukti yang tegas bahwa Anda adalah orang-orang muslim, Anda beriman kepada Allah sebagai Rabb dan beriman bahwa Muhammad saw adalah seorang utusan dan bahwa al-Quran al-Karim adalah kitab yang diturunkan

مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ

yang diturunkan dari sisi (Allah) yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu (QS Hud [11] : 1)

يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا

memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar (QS al-Isra’ [17] :9)

Anda semua hari ini setelah jatunya thaghut Ben Ali dan Anda paksa dia melarikan diri. Sekarang Anda diseru kepada pemilu Dewan Dharar Perwakilan, yang mereka itu adalah manusia seperti Anda semua. Mereka mengklaim bahwa mereka mampu membuat konstitusi untuk Anda dari hasil pemikiran mereka dan mampu mengatur kehidupan Anda. Mereka dengan sengaja dan tipu daya memalingkan Anda semua dari kembali kepada agama Anda yang telah diridhai untuk Anda oleh Rabb Anda dan Pencipta Anda.

Apakah Anda rela sementara Anda adalah bagian dari orang yang telah Allah muliakan dengan berbagai kemuliaan, untuk berhukum kepada syariah selain syariah Rabb Anda? Apakah Anda mau menerima menjadi hamba selain Allah? Apakah Anda akan menjadikan al-Quran ini sebagai sesuatu yang tidak diacuhkan?

Wahai kaum Muslim, kami di Hizbut Tahrir menyeru Anda semua untuk mengambil jalan Rasulullah dan agar Anda tidak menjadikan al-Quran sebagai sesuatu yang tidak diacuhkan. Sebaliknya, jadikan al-Quran di depan Anda menjadi petunjuk. Di dalamnya terdapat sistem yang akan mengatur kehidupan Anda, memenuhi kebutuhan Anda dengan benar, menyelesaikan seluruh permasalahan Anda dan menjamin bagi Anda ketenteraman dan kebahagiaan yang hakiki. Bukankah Allah SWT telah berfirman :

فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَى

maka barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (QS Thaha [20] : 123)

Sungguh kami di Hizbut Tahrir telah memahami bahwa pengembalian hukum-hukum Islam ke pentas realita kehidupan mengharuskan pemahaman hukum-hukum Islam secara detil yang pilarnya adalah istinbath yang shahih dari dalil-dalil syara’, al-Quran dan as-Sunnah. Maka kami menyusun hukum-hukum syariah itu dalam bentuk pasal-pasal konstitusi untuk diterapkan di daulah al-Khilafah yang akan tegak dalam waktu dekat atas izin Allah. Dan karena kami memahami bahwa Anda hidup terputus dari hukum-hukum syara’, diterapkan kepada Anda semua hukum-hukum kufur, maka kami telah melihat bahwa penyusunan konstitusi yang digali dari kitabullah dan sunnah rasulullah merupakan sebuah keniscayaan, supaya urusan-urusan negara bisa disiplinkan dan kehidupan kaum Muslim bisa diatur berdasarkan akidah islamiyah. Konstitusi ini yang kami adosi dan kami tawarkan sejak hari pertama masih tetap kami tawarkan kepada Anda agar semua pihak mengetahui pasal-pasal konstitusi daulah Islam, mendiskusikan dan meminta penjelasan tentangnya agar Anda semua memahami bahwa itu semua adalah hukum-hukum syara’ bukan perundang-undangan positip buatan manusia. Juga agar semua pihak mengetahui bahwa seruan kami kepada al-Khilafah bukan hanya slogan kosong yang didendangkan, juga bukan angan-angan menipu, tetapi al-Khilafah itu adalah daulah praktis yang telah siap perundang-undangannya dan terorganisir hukum-hukumnya. Di dalamnya Muslim akan mendapatkan limpahan kenikmatan di bawah hukum-hukum Allah dan mulia di dunia dan akhirat. Sementara non muslim tidak dihalangi dari meraih kenikmatan hukum-hukum Islam di dunia, bahkan seluruh rakyat daulah akan merasakan keadilan Islam.

Maka wahai warga kami dan yang kami cintai, wahai orang yang telah dimuliakan oleh Rabb Anda dengan Ramadhan, manfaatkan Ramadhan seluruhnya yang dipenuhi dengan karunia Allah untuk merealisasikan perintah Rasul Anda. Ketahuilah bahwa di antara taqarrub kepada Allah yang paling agung adalah Anda mengembalikan Islam berjalan untuk mengatur kehidupan Anda dengan mengambil konstitusi yang digali dari kitabullah dan sunnah rasul-Nya dan menegakkan daulah yang akan memuliakan Islam dan pemeluknya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. (QS al-Anfal [8]: 24)

1 Ramadhan 1432 H

1 Agustus 2011-08-09

Hizbut Tahrir

Tunisia

Dari Jantung Revolusi Dunia 2011, Gaung Seruan Khilafah Bergelora di Bumi Tunisia




Voa-Khilafah.Blogspot.Com - Dari jantung revolusi Arab dan Afrika Utara, gelora Khilafah bergema di bumi revolusi, Tunisia, negeri inspirator utama gerakan penumbangan para penguasa rezim. Sebuah Konferensi Khilafah telah digelar oleh Hizbut Tahrir Tunisia baru-baru ini mengikuti konferensi Khilafah yang digelar secara global di seluruh penjuru dunia.

Hizbut Tahrir Tunisia, pada hari Ahad, 19 Juni 2011 mengadakan Konferensi Khilafah yang di kota Tunis. Ribuan kaum Muslim berbondong-bondong menghadiri aula tempat digelarnya konferensi. Bahkan beberapa mobil rombongan para peserta dari berbagai daerah melakukan konvoi menuju tempat konferensi. Mereka mengibarkan panji-panji Rasulullah Saw yang berwarna hitam bertuliskan kalimah syahadah, sambil berteriak "Khilafah! Khilafah! Khilafah!" serta "La ilaaha illallah Al-Khilafah wa'dullah". 

Hampir tidak ada satu kursi pun yang kosong, bahkan tampak para peserta berdiri karena melubernya acara tersebut. Para pembicara menegaskan seruan mereka atas kaum Muslim untuk bersegera menegakkan Khilafah. 

Digelarnya konferensi Khilafah ini menunjukkan denyut Khilafah berdetak kencang di bumi inspirator revolusi yang merambat ke dunia Arab tersebut. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kampanye global dan penyadaran yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir di seluruh penjuru dunia. Konferensi serupa digelar baik di Asia, Afrika, hingga Eropa, Australia dan Amerika. 

Semakin jelas, kedatangan Khilafah tidak bisa dibendung-bendung lagi. Institusi inilah yang akan membawa kembali dunia Islam kepada puncak kejayaannya untuk kedua kalinya. Di saat itulah, Islam sebagai rahmat bagi semesta alam benar-benar menaungi umat manusia, dari ujung timur hingga ujung barat dunia. Insya Allah, tinggal beberapa saat lagi! [m/ht-tunisia/syabab.com]
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL