Tampilkan postingan dengan label DIKTATOR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DIKTATOR. Tampilkan semua postingan
Assad Ingin Rubah Citranya : Wahai Manusia, Saya ini Manusia dan Dokter, Saya Sakit Dan Sedih Melihat Korban Tewas

Assad Ingin Rubah Citranya : Wahai Manusia, Saya ini Manusia dan Dokter, Saya Sakit Dan Sedih Melihat Korban Tewas


Voa-Khilafah.tk - Presiden bashar Assad berupaya untuk mengubah citranya yang disampaikan oleh media siang dan malam, tentang darah-darah orang tak bersalah yang mengalir di tangan para pasukannya di seluruh negeri. Ia berkata dalam pertemuan dengan delegasi Yordania baru-baru ini bahwa mereka yang membicarakan dirinya dan Suriah terkadang lupa bahwa dirinya adalah manusia yang terdiri dari darah dan daging dan saraf, dan mereka melupakan bahwa dirinya adalah seorang dokter, dan dia menyesalkan pertumpahan darah yang terjadi di Suriah, dan dirinya tidaklah “kejam” sebagaimana yang digambarkan oleh musuh-musuhnya. katanya.

Para aktivis Yordania mengutip Presiden Bashar Assad mengatakan bahwa ia mersa sangat menyesal, katanya, setelah puluhan orang dikabarkan tewas di Darya melawan pasukannya.

Pertemuan itu berlangsung antara Bashar Assad dengan 18 aktivis Yordania selama dua jam, dan Assad berkata di tengah pertemuan tersebut, “Mereka yang menentang Bashar atau berusaha untuk menghancurkan Suriah melupakan kenyataan dasar bahwa saya adalah manusia dari daging dan darah.

Bashar mengatakan, :”Wahai manusia,  saya seorang manusia dan juga seorang dokter…dalam hal ini saya sangat merasa sedih dan sangat menyesalkan jatuhnya puluhan korban di darya yang sedang mencoba untuk memaksakan bahasa terorisme di Suriah.”

Bashar mengatakan bahwa ia dirinya sakit sebagaimana halnya seorang dokter bahkan terhadap darah musuh Suriah dan menyebut mereka sebagai teroris yang memilih nasib mereka sendiri dalam keadaan seperti ini dan seperti yang terjadi di Darya, katanya. (hr/IT/eramuslim/voa-khilafah.tk)

Masya Allah... Asma Assad Ancam Akan Menghabisi Rakyat Suriah!!

Masya Allah... Asma Assad Ancam Akan Menghabisi Rakyat Suriah!!


Voa-Khilafah.tk - Sejumlah berita menegaskan bahwa bahwa Asma Assad, istri Presiden Suriah bersumpah untuk melakukan genosida dan pembunuhan terhadap para pejuang revolusi. Bahkan pada saat yang sama ia menegaskan bahwa rezim Suriah tidak akan runtuh, dan akan segera mengumumkan kemenangannya dalam perang saudara ini, serta menegaskan bahwa kelompok oposisi secara eksklusif terdiri dari para ekstrimis yang didanai oleh pihak asing.
Perlu dicatat bahwa Asma Assad adalah penganut Sunni dari kota Homs, dan menikah secara ilegal dengan Bashar al-Assad yang menganut Syiah Nashiriyah tahun 2000. Namun demikian, ia tetap setia dengan suaminya, dan juga mengumumkan dukungannya terhadan semua aksi penindasan dan kejahatan genosida yang dilakukan suaminya terhadap rakyat Suriah yang tak bersenjata dan tak berdaya, bahkan ia menyebut dirinya sebagai sebuah keluarga diktator sejati, dan itulah yang menyebabkan dendam mendalam dari rakyat Suriah.
Yang juga menyakitkan bahwa total kekayaannya diperkirakan tiga miliar dolar, yang didapat dari hasil menjarah kekayaan negara dengan cara mengorbankan rakyat Suriah yang tengah hidup dalam kemiskinan, dimana berdasarkan laporan internasional bahwa sekitar 60% dari rakyat Suriah hidup di bawah garis kemiskinan (alsafernews.com, 5/2/2013).
Nicolas Sarkozy Terima ยฃ 40 Milyar dari Muammar Gaddafi

Nicolas Sarkozy Terima £ 40 Milyar dari Muammar Gaddafi


Voa-Khilafah.cu.cc - Adanya hubungan erat antara rezim-rezim diktator dengan elit politik Barat semakin terbukti. Barat yang dalam Arab Spring seolah-oleh pro rakyat, diketahui  secara umum telah mendukung rezim diktator bertahun-tahun untuk kepentingan penjajahan mereka.
Sebagaimana dilansir www.telegraph.co.uk (3/1) seorang pengusaha Libanon-Perancis yang telah terlibat dalam beberapa skandal senjata terbesar Perancis telah menyatakan bahwa dia memiliki bukti bahwa mantan Presiden Nicolas Sarkozy menerima 50 Milyar (£ 40 Milyar) untuk dana pilpres dari mantan diktator Libya Muammar Gaddafi.
Pengusaha Ziad Takieddine mengatakan kepada seorang hakim Prancis bahwa Sarkozy menerima uang selama tahun 2007 untuk kampanye piplres dan setelahnya, dari mantan diktator Libya itu, menurut sebuah laporan di harian surat kabar Perancis, Le Parisien.
Tuduhan serupa, yang semuanya dibantah oleh Sarkozy, telah dilakukan oleh Saif Al-Islam Gaddafi, salah seorang putra Gaddafi, dan sebuah situs web investigasi Perancis.
Takieddine, yang mengurusi urusan perjanjian yang dianggap legal maupun ilegal antara Perancis dan Timur Tengah, menduga bahwa kampanye Presiden Sarkozy tahun 2007 mendapatkan dana yang “melimpah” dari Gaddafi dari sejak Desember 2006 dan bahwa aliran uang itu terus diperolehnya setelah dia menjadi presiden.
Pengusaha itu mengatakan dia bersedia untuk memberikan bukti tuduhannya jika penyelidikan yudisial dilakukan atas pendanaan kepada politisi Perancis itu dari Libya.
Mantan menteri dalam negeri Claude Gueant, dan putranya juga dikatakan telah terlibat dengan pemberian uang dari Gaddafi itu, menurut Takieddine, yang dituduh menerima suap ilegal pada penawaran senjata Perancis ke Pakistan dan Arab Saudi dan sedang diinterogasi oleh hakim Perancis tanggal 19 Desember tentang orang-orang yang terlibat ketika dia membuat tuduhannya.
Dia mengatakan kepada hakim bahwa sebagian besar uang itu dibayar antara Desember 2006 dan Januari 2007 dan ia bisa memberikan dokumen untuk mendukung tuduhannya.
“Ya, Libya membiayai Sarkozy,” katanya kepada Le Parisien.
Tuduhan itu telah dianggap “keterlaluan” dan “mementingkan diri sendiri” oleh sumber-sumber yang dekat dengan Sarkozy.
Hukum Perancis melarang calon presiden menerima uang tunai diatas £ 6.300. (rz)

Inilah Video Barbarisme Pasukan Keamanan Mesir Terhadap Warganya, Termasuk Melucuti Kehormatan Perempuan!

Voa-Khilafah.co.cc - Benar-benar brutal! Militer Mesir tanpa rasa kemanusiaan serta telah hilang kehormatan melakukan tindakan barbarisme terhadap warganya sendiri dengan memukuli berulang kali warganya di jalanan Mesir. Bahkan, mereka telah melupakan kehormatan serta nilai-nilai agama, sehingga seorang perempuan pun diseret, dipukuli, hingga terbuka auratnya.

Sebuah video yang menggambarkan keburtalan keamanan Mesir terhadap warganya tersebut dirilis di media Youtube, telah menjadi perbincangan orang-orang. Semakin jelas, kebrutalan pihak keamanan Mesir terhadap warganya di jalanan.

Beberapa orang berusaha menyelamatkan para korban dari kejaran pihak keamanan, hingga mereka pun tertinggal. Di saat itulah pasukan keamanan memukuli berkali-kali, serta menyeret korban. Di tempat lain, pasukan keamanan menyerang para demonstran secara membabi buta. 

Kekerasan kembali meletus di Kairo sejak Jumat, terutama di pusat revolusi, Tahrir Square. Dilaporkan belasan orang telah tewas dan ratusan orang lainnya cedera akibat tindakan brutal pasukan keamanan. Ratusan lainnya ditangkap. 

Tindak brutal keamanan Mesir ini terjadi setelah kepemimpinan militer Mesri telah mendapatkan dana milyaran dolar dari Negara Teroris Amerika Serikat. Tentu saja, bagi Amerika Serikat, keinginan rakyat yang mengarah kepada Islam sangat membahayakan. Apa pun dapat dilakukan, termasuk membuat kekacauan di negeri yang pernah menjadi pusat peradaban dunia Islam tersebut.

Belum lagi, kucuran dolar dari Amerika Serikat bertahun-tahun ke Mesir, kebanyakan adalah untuk kepentingan militer. Jadi, sangat jelas kebrutalan militer ini merupakan buah dari kerjasama militer dengan pihak Amerika Serikat, negeri yang telah memporakporandakan negeri Muslim, Irak dan Afghanistan.

Umat, benar-benar membutuhkan sebuah perubahan di kalangan militer. Kekuatan militer semestinya berada di tengah umat, dan bersama umat untuk menerapkan syariah, tidak seperti kepemimpinan militer yang diktator, malah menjadi jongos negara penjajah. 

Sudah saatnya, kaum Muslim melakukan perubahan nyata dengan kembali kepada tatanan syariah dan menegakkan Khilafah untuk yang kedua. Institusi inilah yang akan menjaga kehormatan umatnya, termasuk para perempuan. Khilafah akan memberi kesejahteraan kepada dunia, dan menjadikan Islam sebagai rahmat lil alamin, benar-benar nyata dalam kehidupan. Insya Allah, semakin dekat! [f/m/dtk/syabab/voa-khilafah.co.cc]


Lihat Video:




Permintaan Terakhir Mubarak: ''Istriku, Siapkan Kuburanku''


Mantan Presiden Mesir, Hosni Mubarak, tergolek di atas tempat tidurnya ketika digiring ke ruang sidang di Akademi Kepolisian Kairo, Mesir, Kamis (8/9).
Voa-Khilafah.co.cc, KAIRO - Kondisi Hosni Mubarak, diktator terguling Mesir, semakin kritis setelah menyaksikan keberhasilan pelaksanaan pemilu legislatif di Mesir. Mubarak akhirnya meminta kepada isterinya agar mempersiapkan kuburan keluarga mereka di kawasan Misr al-Jadidah.
Laporan Mehr Kamis (01/12) mengutip situs surat kabar Mesir 'Elfagr' menulis pasca kesuksesan penyelenggaraan pemilu legislatif Mesir, Hosni Mubarak dalam sebuah keputusan yang menunjukkan keputusasaannya meminta kepada Suzanne Mubarak, isterinya, untuk mempersiapkan kuburan keluarga mereka di kawasan Misr al-Jadidah. Hosni Mubarak juga meminta tolong kepada seorang pengusaha dan arsitek untuk membantu isterinya merenovasi kuburan keluarganya.
Kuburan keluarga Hosni Mubarak terletak di kawasan Misr al-Jadidah berdiri di atas area seluas 120 meter persegi dan dibuat dari batu marmer. Lokasi pekuburan keluarga Mubarak ini dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti toilet, kamar mandi, tempat istirahat, sistem audio dan sebuah kamar khusus.

Sebelumnya, sebuah televisi satelit Mesir menayangkan detil kuburan keluarga Mobarak yang dibangun dengan biaya 15 juta pound. Lokasi pekuburan ini juga dilengkapi dengan sebuah sambungan telepon internasional. (RoL/Voa-Khilafah.co.cc)


Lima Tahun Penjara Untuk Ben Ali

Lima Tahun Penjara Untuk Ben Ali

Pengadilan militer Tunisia memvonis in absentia presiden tergulingkan Zine El Abidine Ben Ali dengan hukuman lima tahun penjara dengan tuduhan melakukan penyiksaan pada perwira militer.

Kasus ini melibatkan perwira dalam militer yang dituduh melakukan kudeta pada tahun 1991, demikian menurut kantor berita Tunisia, pada hari Rabu (30/11).

Ben Ali sudah tiga kali divonis di pengadilan sipil, setelah ia melarikan diri ke Arab Saudi pada tanggal 14 Januari 2011, menyusul revolusi rakyat yang berhasil menggulingkan rezimnya. Dan sekarang ia menghadapi seratus tuduhan di pengadilan sipil dan militer (islamtoday.net, 1/12/2011).

(hti/voa-khilafah.co.cc)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL