Tampilkan postingan dengan label PROTES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PROTES. Tampilkan semua postingan

Protes Kebiadaban Oknum Polisi Kristen Ambon, Massa Rusak Pos Polisi

AMBON (voa-khilafah.co.cc) – Pemakaman Dani Polanunu, korban tewas akibat penganiayaan oknum polisi Kristen dilakukan dengan suasana mencekam, dikawal oleh ratusan petugas keamanan dari TNI dan Polri untuk mengantisipasi terjadinya rusuh massa.

Jenazah Dani dimakamkan Ahad siang (20/11/2011), sekitar pukul 11.00 WIT di pemakaman Muslim Kebun Cengkeh setelah dishalatkan di Masjid An-Nur Batu Merah Ambon.

Di bawah gerimis yang membasahi kota Ambon, ratusan warga Muslim yang mengiringi pemakaman Dani yang larut dalam perasaan duka bercampur geram, berkali-kali meneriakkan takbir.

Pemakaman yang berjalan lancar, selesai pada pukul 12.00 WIT. Berangsur-angsur para pengiring jenazah meninggalkan komplek pemakaman menuju rumah masing-masing.

Sempat terjadi ketegangan para massa pulang dari pemakaman, melintas di depan pos polisi di depan masjid Al-Fatah Ambon. Massa yang marah dan jengkel dengan kebiadaban oknum polisi Kristen yang telah menganiaya Dani Polanunu, meneriaki polisi yang sedang berjaga di Pos Polisi depan Masjid Al-Fatah.

Massa memprotes kebiadaban dua oknum polisi Kristen yang menganiaya pemuda Muslim Dani Polanunu hingga tewas.

Beberapa pengendara sepeda motor yang melintasi dalam kota Ambon merusak sejumlah pos polisi yang berada di pinggir jalan. Beberapa pos polisi yang dirusak oleh massa pengendara sepeda motor diantaranya adalah pos polisi di depan Masjid Al-Fatah, pos polisi di depan Polsek Sirimau, pos polisi di depan Ambon Plaza dan pos polisi di depan tugu Trikora.

Tidak terjadi aksi massa lebih lanjut dari aksi pengerusakan Pos Polisi tersebut namun sempat terjadi konsentrasi massa Kristen dalam jumlah yang cukup banyak di sekitar Tugu Trikora. Kurang lebih 30 menit kemudian berangsur massa Kristen membubarkan diri. Namun keadaan kota Ambon masih kondusif dan belum ada pergerakan massa yang mengarah kepada gangguan kamtibmas. [taz, af/voa-islam/voa-khilafah.co.cc]

HTI Tolak Kedatangan Obama, Karena usung Agenda Imperialisme


JAKARTA (voa-khilafah.co.cc) - Hizbut Tahrir Indonesia menengarai adanya agenda tersembunyi yang dibawa Obama dalam KTT ASEAN ke-19 di Bali pada pertengahan November  mendatang. “Amerika kok ingin hadir? Apa hidden agenda dari kehadirannya di KTT tersebut?” tanya Ketua Bidang Kepemudaan DPP HTI Agung Wisnu Wardana retorik, saat aksi Tolak Obama Tolak Kapitalisme, Tegakkan Syariah dan Khilafah, Rabu (2/11) siang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

Di hadapan sekitar 50 aktivis HTI yang membagikan selebaran penolakan kedatangan Obama kepada pengguna jalan, Agung menyatakan bahwa Kedatangan Obama tersebut hanyalah untuk mengokohkan perampokan dan imperialisme Amerika di Asia Tenggara.

Menurutnya, Amerika memiliki agenda terselubung untuk mendesak negara-negara ASEAN + (ASEAN plus India, Jepang, Korea Selatan dan Australia) untuk bersatu melawan kekuatan Cina dalam persoalan laut Cina Selatan. “Pada akhirnya Amerika akan mencengkeram lebih kuat penguasaan minyak dan gas serta memperkokoh militernya di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Tolak Cina Juga
Agung menjelaskan, konflik yang terjadi di kawasan Laut Cina Selatan merupakan perang perpanjangan tangan (proxy war) antara Amerika dan Cina. Karena takut hegemoninya digeser Cina, pemerintah Amerika serius melakukan pendekatan kepada negara-negara ASEAN. Berkali-kali Amerika meminta agar konflik di kawasan Laut Cina Selatan yang kaya akan minyak itu diselesaikan secara diplomatik.

“Dengan begitu, Amerika akan mendapatkan dukungan agar pengaruh Cina di kawasan tersebut dapat dibendung atau dikurangi,” pekik Agung.

Agung menyebutkan juga bahwa kedatangan Obama itu untuk mengokohkan penjajahannya di Indonesia yang mulai terusik dengan kehadiran Cina. Di bidang minyak dan gas bumi misalnya, saat ini hegemoni perusahaan multinasional Amerika dan Inggris seperti  Shell, British Petroleum, Gulf, Texaco, Exxon Mobile dan Cevron mendapat pesaing dari Cina yakni PetroChina, CNIIC dan Sinopee.

Begitu juga di bidang militer. “Meski Amerika terus menjalin hubungan dekat dengan Indonesia di bidang militer, akan tetapi Cina juga intens mendekati pemerintah untuk penyediaan industri senjata di Indonesia,” ungkap Agung.

Agung pun menegaskan, penolakan atas hegemoni kapitalisme Amerika ini bukan berarti mendukung hegemoni kapitalisme Cina. “Hegemoni Cina harus kita tolak juga!” pekik Agung. Menurutnya,  Amerika dan Cina dapat menyedot sumber daya alam di negeri-negeri kaum Muslim lantaran diterapkannya ideologi kapitalisme.

Oleh karena itu Hizbut Tahrir menyerukan agar mengganti ideologi jebakan penjajah itu dengan ideologi Islam yang mengharamkan sumber daya alam dikuasai oleh swasta apalagi asing. Negara wajib mengelolanya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. “Hal itu hanya bisa terjadi bila syariah Islam diterapkan dalam bingkai khilafah!” tegasnya.

Aksi di Bundaran HI ini merupakan hari pertama dari kampanyeTolak Obama Tolak KapitalismeTegakkan Syariah dan Khilafah yang diagendakan berlangsung selama bulan November di berbagai daerah di Indonesia.

Agenda terkait kampanye tersebut di antaranya adalah Temu Tokoh Nasional Tolak Obama Pemimpin Negara Penjajah (Kamis, 10 November 2011 pukul 13.00-15.30 WIB di Wisma Antara, Jakarta) yang akan dihadiri beberapa narasumber diantaranya Sidarto Danusubroto dari DPR RI FPDIP, KH.Kholil Ridwan, Ichsanudin Noorsy, Hendri Saparini, dan Tyasno Sudarto (Mantan KSAD); Aksi 15.000 Massa Tolak Obama Tolak Kapitalisme, Tegakkan Syariah dan Khilafah (Longmarch dari Istana Presiden ke Kedubes AS); Kajian, workshop dan diskusi publik di berbagai kampus, sekolah, pesantren dan lainnya di berbagai daerah di Indonesia. [Abu Fadhilah/voa-islam/voa-khilafah.co.cc]

Kebangkrutan Kapitalisme: Organisasi Buruh Internasional (ILO) Akui Pengangguran Meningkat Memicu Aksi Protes di Seluruh Dunia

Voa-Khilafah.co.cc - Kapitalisme benar-benar tengah memperlihatkan kebobrokannya. Akibat sistem kapitalisme global yang mementingkap para kapitalis telah menyebabkan pengangguran terus meningkat. Orang-orang pun semakin berani untuk memprotes kebijakan kapitalisme, baik di negeri Muslim mapun di Barat itu sendiri, seperti aksi protes di Amerika Serikat dan Eropa. 

Organisasi Buruh Internasional (ILO) mengatakan bahwa meningkatnya pengangguran global akan memicu lebih banyal aksi protes di seluruh dunia terutama di Eropa dan di Timur Tengah.

Dalam laporan tahunannya yang dikeluarkan pada Senin di Jenewa, lembaga PBB itu mengatakan bahwa perekonomian global yang tidak stabil memungkinkan untuk membuat resesi pekerjaan lebih dalam sebagai langkah penghematan yang diadopsi oleh banyak negara hanya akan memperburuk situasi, Reuters melaporkan.

"Beberapa bulan ke depan akan sangat penting untuk menghindari penurunan dramatis dalam ketenagakerjaan dan bertambahnya kerusuhan sosial yang signifikan lebih lanjut," kata Raymond Torres, penulis utama, telah menulis dalam laporan.

Laporan ILO menambahkan bahwa studi kasus yang dilakukan untuk laporan itu menunjukkan ketidakpuasan yang populer adalah penyebaran, dengan risiko yang lebih protes anti pemerintah dari tahun lalu dalam satu sepertiga dari 119 negara di mana survei dilakukan.

Badan PBB tersebut menyatakan bahwa para pekerja, terutama anak-anak muda, kehilangan kepercayaan kepada pemerintah mereka dan semakin banyak yang marah atas kebijakan yang mendukung orang kaya daripada kelas menengah dan kalangan miskin.

Laporan ini mencatat bahwa pengangguran di seluruh dunia telah mencapai tingkat tertinggi yang pernah dicatat dengan lebih dari 200 juta orang keluar dari pekerjaannya.

Di beberapa negara Eropa seperti Spanyol dan Yunani, tingkat penggangguran telah naik menjadi lebih dari 40 persen, kata laporan itu.

Laporan itu juga menggarisbawahi bahwa tren, pertumbuhan saat ini, terutama di negara maju, menyarankan bahwa diperlukan waktu setidaknya lima tahun untuk kembali kepada tingkat ketenagakerjaan seperti pada tahun 2007.

Demikianlah, krisis global dunia akibat penerapan kapitalisme telah memperlihatkan kerusakannya. Inilah saatnya, sebuah sistem baru yang menyejahterakan tampil memimpin dunia. Sistem itu tiada lain adalah sistem Islam yang berasal dari Rabb Pencipta alam semesta.

Sungguh sangat aneh bila di negeri-negeri Barat tengah dilanda krisis, di negeri kaum Muslim malah masih juga membanggakan sistem kapitalisme tersebut. Maka jika ini terus diterapkan, maka kerusakan demi kerusakan akan terus terlihat.

Sudah saatnya, kaum Muslim kembali kepada tatanan syariah di bawah naungan Khilafah yang telah terbukti berabad-abad membawa kesejahteraan kepada dunia. Syariah akan mengelola sumber daya alam umat untuk kepentingan umat bukan untuk kepentingan para kapitalis seperti yang terjadi hari ini. Insya Allah, ambruknya kapitalisme di depan mata, dan kebangkitan Islam semakin dekat. [m/prstv/syabab/voa-khilafah.co.cc]
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL