Tampilkan postingan dengan label BENDERA ISLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BENDERA ISLAM. Tampilkan semua postingan

Warga Palestina Menjawab Seruan Hizbut Tahrir, Tinggikan Royatul 'Uqob di Depan Masjid Al-Aqsa untuk Mendukung Rakyat Syam

Voa-Khilafah.co.cc - Atas undangan yang diumumkan sebelumnya oleh Hizbut Tahrir di Palestina, kaum Muslim Palestina berbondong-bondong mengikuti  aksi solidaritas mendukung warga Syam melawan rezim tiran Bashar al-Assad, di masjid-masjid di Tepi Barat, termasuk Masjid al-Aqsa, Jumat, 03/02/2012.
Puluhan ribu kaum Muslim berkumpul di arena Masjid Al-Aqsa serta meninggikan royatul 'uqob (panji Rasulullah Saw) dan al-liwa(bendera Khilafah), meneriakkan yel-yel mengutuk despotik Bashar dan dukungan bagi penduduk Suriah. 

Kaum Muslim Palestina menyampaikan pembicaraan untuk membela penduduk Syam dan menyerukan kepada mereka untuk melanjutkan revolusi sampai jatuhnya despotik Damaskus. Diantara para pemuda Hizbut Tahrir itu berbicara, "Ya Syam, Al-Islam al-'Aziz, wahai bumi pilihan Allah, wahai para hamba pilihan Allah, wahai keturunan Khalid, Abi Ubaidah, dan Dirar bin al-Azwar, wahai bani al-Shanadid, wahai pemberani syam dan pelindung negeri, kami mencintai Anda atas bumi al-Isra dan mi'raj. Kami dari Baitul Maqdis dan sekitar Baitual Maqdis menyeru anda".

"Salam atas kalian, wahai para pahlawan Damaskus, Dara'a, Idlib, dan Allepo, salam atas kalian wahai para penyabar, salam atas kalian wahai para pencetus kemuliaan, salam atas kalian wahai para kekasih Allah," lanjut mereka. 

"Kesabaran, konsistensi, keikhlasan karena Allah, maka kami bersama kalian pada saat hari kemenangan besar, hari kemuliaan, hari Khilafah Rasyidah yang sesuai dengan metode kenabian, insya Allah," katanya lagi. 

Kaum muslim juga meneriakkan yel-yel agar penduduk Syam bersabar, ikhlash dan tabah karena kemenangan semakin dekat. Mereka berteriak, "Ya Allah, ya Allah, tolonglah tentara-Mu ya Allah", "Dari Masjid Al-Aqsa untuk Syam, Umat bersatu tak berhenti", "Wahai Bashar, bersabarlah-bersabarlah penduduk Suriah menggali kuburan anda", "Kami ingin Suriah Khilafah Islamiyah", "Penduduk Syam penolong Khilafah yang dijanjikan", "Satu-satu-satu, bangsa Muslim satu". 

Di akhir acara, para pemuda Hizut Tahrir memanjatkan doa kepada Sang Pencipta untuk menolong penduduk Suriah serta membantu mereka untuk melawan rezim despotik Bashar. Mereka juga memanjatkan doa, semoga Allah Swt mempercepat penegakkan Khilafah dan membebaskan Palestina.

Sementara itu di hari yang sama, Jumat, warga Suriah menggelar aksi besar-besar di hari Jumat yang bertepatan dengan peringatan 30 tahun pembantaian rezim kejam keluarga Assad terhadap kaum Muslim di Hama, Suriah. Di hari yang sama pula, pasukan rezim kejam Assad melakukan pembantaian di kota Khalidiyah, Homs, menewaskan ratusan orang syahid [baca: FOTO: Inilah Para Syuhada Khalidiyah, Rezim Keji Assad Bantai Homs, Lebih dari 400 Syahid].
Demikianlah, kaum Muslim di bumi Syam tidak pernah beristirahat untuk berdiri di hadapan penguasa despotik yang telah lama mendzalimi kaum Muslim. Di saat yang sama pula, para pengibar panji-panii ar-royah dan al-liwa berdiri di bumi Syam dan sekitarnya, termasuk di bumi yang diberkahi, Baitul Maqdis. Ini semakin memperlihatkan kepada umat ini bahwa pertolongan Allah berupa kemenangan semakin dekat.
Insya Allah, tidak akan lama lagi, kaum Muslim akan kembali berasatu di bawah naungan Khilafah Rasyidah yang akan membebaskan negeri-negeri Muslim dari cengkraman penjajah. Semakin dekat. [m/pal.tahrir.info/syabab/voa-khilafah.co.cc]

Video Suriah: Panji Khilafah Diantara Puluhan Ribu Aksi Massa di Pusat Kota Homs, Teriakkan Pertolongan Allah Kian Dekat


Voa-Khilafah.co.cc - Nashrullah (pertolongan Allah) kian dekat, puluhan ribu rakyat Syam berkumpul di Homs, menegaskan kembali pertolongan Allah berupa kemenangan semakin dekat, Selasa, 27/12/2011. Mereka tidak lelahnya meneriakkan takbir serta merapatkan barisan meneriakkan yel-yel tuntutan mereka melawan rezim penindas Bashar al-Assad.
Aksi massa ini berbarengan dengan kedatangan tim pemantau di wilayah tersebut. Beberapa kalangan menyebutkan tim pemantau Liga Arab telah dibeli rezim untuk memperlama kekejaman Assad. Rezim pembantai berusaha menutupi pembantaiannya di hadapan pemantau.  

Pimpinan tim pemantau ketika mengunjungi Homs mengatakan tidak melihat bentrokan, juga tidak melihat tank, tapi ia melihat beberapa kendaraan lapis baja saja. 

Seorang aktivis yang berbasis di Homs mengatakan bahwa beberapa keluarga orang yang telah dibantai menolak bertemu dengan tim pemantau, karena mereka sedang dikawal oleh seorang perwira tentara. 

Para aktivis melaporkan, sedikitnya 42 orang dibunuh di seluruh negeri pada hari selasa, termasuk 17 orang di Homs. Mereka mengatakan bahwa tentara telah menarik perlengkapan senjata mereka dari daerah Baba Amro dari Homs menjelang kunjungan pemantau. 

"Setidaknya 70.000 orang ikut serta dalam aksi ini. Mereka berjalan menuju pusat kota," kata Rami Abdelrahman dari lembaga Pemantau Suriah untuk Hak Asasi Manusia kepada kantor berita Reuters. Ia menambahkan aparat keamanan mencoba menghentikan aksi para demonstran.

Polisi Suriah telah menggunakan gas air mata untuk membubarkan aksi massa yang diperkirakan dihadiri sekitar 70.000 orang yang turun ke jalan-jalan di kota Homs. 

Kalimah takbir, serta permohonan kepada Allah dan yel-yel penyemangat tiada henti bergemuruh diantara para peserta aksi. 

Dalam beberapa rekaman video, tampak para pengunjuk rasa mengibarkan panji-panji al-liwa, bendera Rasulullah, yang akan menjadi bendera Khilafah. 

Pimpinan aksi juga menegaskan kembali kemenangan dan pertolongan Allah semakin dekat. Massa secara bersama-sama membacakan surat an-nasr (pertolongan) berulang kali dengan diawali kalimah basmallah. "Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan".

Sebelum bergabung dengan massa di Al-Sa'a Square, puluhan ribu menggelar aksi duduk di lingkungan al-Khalidiyah, juga di Bab Dreib dan Jub al-Jandali. Setidaknya 34 warga sispil dilaporkan tewas di daerah Baba Amro Homs pada hari Senin.
Sejak awal Revolusi Suriah pada pertengahan Maret tahun ini, serta tindakan brutal yang terus meningkat terhadap rakyat Suriah yang menuntut perubahan secara damai, telah mengakibatkan ribuan perempuan, laki-laki dan anak-anak meninggal. Kota Homs menjadi salah satu pusat aksi unjuk rasa menetang pemerintah zalim pimpinan Bashar al-Assad. Ribuan orang telah dibantai oleh rezim ini terhadap para demonstran.

Partai Baath telah menguasai Suriah secara diktator dan dengan tangan besi selama lima dekade. Rezim ini dengan semua kekuatan yang dimilikinya terus-menerus melakukan tindakan kejam dan brutal terhadap rakyatnya untuk tetap berkuasa.

Selama lebih dari lima dekade itu, keluarga al-Assad telah menjalankan salah satu pemerintah paling kejam di Timur Tengah serta menindas rakyat Suriah. Selama waktu yang sama, Suriah telah digunakan sebagai negara mitra oleh kekuasaan Barat untuk mempertahankan kepentingan mereka di wilayah tersebut dengan melakukan operasi terencana di Libanon dan Irak dan dengan melindungi Israel. 

Dalam perbudakan bagi tuan Amerika, rezim al-Assad telah menjalankan salah satu kediktatoran paling kejam, melakukan pembantaian, termasuk pembantaian di Hama, menewaskan 40.000 orang dan pembantaian terhadap para demonstran tahun in. 

Muslim di Suriah telah menuntut penghapusan rezim penindas dan mendesak kembalinya keadilan Islam melalui Khilafah sekalipun ribuan orang telah dibantai rezim Assad. 

Para pengunjuk rasa meneriakan slogan, serta mengangkat poster, serta foto para syuhada korban pembantaian. Para peserta aksi di Chicago mendukung saudara-saudara mereka di Suriah serta menyerukan seruan yang sama untuk menghapus rezim al-Assad, menghapus agen Barat serta membentuk kembali Khilafah.

Ya Allah, tolonglah saudara kami di negeri Syam. Ya Allah, semoga Engkau segera menurunkan nashrullah-Mu berupa kemenangan dengan tegaknya Khilafah yang sesuai dengan metode kenabian yang akan menjadi perisai bagi umat ini. Amin [m/f/syam/syabab/voa-khilafah.co.cc]
Lihat Video:


Tunisia: Panji Royatul 'Uqob Berkibar di Tengah-tengah Peringatan Bermulanya Revolusi Arab

Tunisia: Panji Royatul 'Uqob Berkibar di Tengah-tengah Peringatan Bermulanya Revolusi Arab

Voa-Khilafah.co.cc - Panji royatul 'uqob, panji Rasulullah, yang akan menjadi bendera Khilafah masa depan kembali berkibar secara lantang di tengah-tengah peringatan satu tahun titik tolak revolusi Arab di Sidi Bouazid, Tunisia, Sabtu, 17/12/2011. Di tengah-tengah masyarakat itu, para pemuda Hizbut Tahrir menyebarkan nasyrah yang menyerukan rakyat Tunisia untuk menjari yang pertama dalam menegakkan agama.



Setelah berpekan-pekan para pemuda Hizbut Tahrir gencar mendistribusikan rancangan UUD Khilafah yang bersumber dari al-Quran dan Sunnah, kini di tengah-tengah peringatan bermulanya revolusi di dunia Arab, para pengemban dakwah gencar menyerukan sebuah seruan kepada rakyat Tunisia untuk mengawali penegakkan agamanya. 

Para pemuda Hizbut Tahrir Tunisia memanfaatkan momentum peringatan permulaan yg disebut "musim semi di Arab" ini dengan melakukan kampanye serta mendistribusikan rancangan konstitusi Khilafah, berdiskusi di tengah-tengah rakyat, serta menyebarluaskan leaflet yang berjudul, "Anda adalah yang pertama menumbangkan para penindas, Jadilah yang pertama untuk menegakkan Agama". 

Panji-panji liwa dan royah, benderanya Rasulullah Saw., berkibar di mana-mana, termasuk beberapa poster serta leaflet dan posko pendistribusian rancangan konstitusi Khilafah yang dibuat Hizbut Tahrir ditemukan di setiap tempat. 

Tanggal 17 Desember 2011, tepat satu tahun lalu, Mohammad Bouazizi, seorang pedagang sayur dan buah membakar dirinya di depan gedung pengadilan yang zhalim sebagai bentuk protes atas penindasan pemerintahan diktator Zine el-Abidine Ben Ali yang telah memerintah selama 23 tahun.

Beberapa protes secara cepat meledak di Tunis, kemudian ratusan protes, rakyat menuntut pembebasan dari rezim korup serta menuntut hengkangnya Ben Ali hingga akhirnya sang diktator berhasil ditumbangkan. 

Aksi keumdian menyebar seperti api yang menyebar dari satu pintu ke pintu yang lain, kebangkitan Islam menyebar dari negeri satu ke negeri lain. Aksi protes pun meletus dari Yaman hingga Palestina, dari Suriah hingga Maroko, Kuwait hingga Oman, mencapai jutaan kaum Muslim, memicu ratusan aksi.

Rakyat meneriakkan slogan "asysyab yurid isqatun nidzham" (rakyat ingin menjatuhkan sistem) serta teriakkan takbir "Allahu Akbar" dan kalimah "Laa ilaaha illallah muhammad rasulullah", hampir setiap hari berkumandang di tengah-tengah aksi protes. 

Mereka bersuara dengan keras dan lantang, umat pun bangkit untuk melawan para penindas kolonialis, serta melawan sistem kufur dan mereka tak kenal lelah hingga perjuangan mereka berhasil mencapai kemenangan. 

Beberapa rezim yang dikenal diktator selama bertahun-tahun akhirnya tumbang, seperti Hosni Mubarak di Mesir dan Muammar Gadafi di Libya. Tuntutan terus berlanjut hingga hari ini, termasuk kaum Muslim di wilayah Syam yang terus menerus menyerukan kebenaran dan melawan kezhaliman diktator Bashar al-Assad. Rezim kemudian membalas protes dengan pembantaian terhadap para pemrotes. 

Sudah satu tahun penuh, rakyat di dunia Muslim terus bersuara. Hingga hari ini, masih ada suara rakyat yang harus didengar, tuntutan yang harus dipenuhi, yakni tuntutan untuk mengganti sistem, dari sistem kufur menuju sistem Islami. 

Kini seruan bukan sekedar menjatuhkan rezim, tetapi dengan jelas yel-yel telah mengarah kepada seruan penegakkan syariah dan khilafah. Kalimah takbir dan tahlil sangat jelas telah bergema hampir dalam setiap aksi masa. Mereka juga kini mengubah yel-yel revolusi mereka menjadi "Al-ummah turid al-khilafah islamiyyah" (Ummah ingin Khilafah Islamiyyah).

Kaum Muslim akan terus bersuara, tidak akan pernah beristrihat hingga seluruh dunia Muslim bersatu kembali, tanpa dibatasi oleh sekat-sekat nasionalisme, tetapi bersatu padu di bawah satu panji, laa ilaaha illallah muhammad rasulullah, di bawah naungan Khilafah Islamiyyah! Semakin dekat. Takbir! [m/f/aml/hizb.tahrir.tounes/syabab/voa-khilafah.co.cc]


Baca Juga:
Lihat Foto:
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
Panji-panji Khilafah Berkibar di Pusat Revolusi Mesir,Perubahan Menuju Khilafah Semakin Dekat!

Panji-panji Khilafah Berkibar di Pusat Revolusi Mesir,Perubahan Menuju Khilafah Semakin Dekat!

Voa-Khilafah.co.cc - Ratusan ribu rakyat Mesir turun ke jalanan kota-kota Mesir untuk memprotes pengaruh dari kepemimpinan militer di negara itu, Jumat, 18/11/2011. Aksi protes tersebut dipimpin oleh wakil-wakil dari organisasi Islam. Bahkan dalam aksi kali ini, panji-panji royatul 'uqob, panji Rasulullah yang akan menjadi panji Khilafah, pun berkibar di pusat revolusi Mesir tersebut.
Rakyat Mesir ambil bagian dalam demonstrasi besar-besar ini dilakukan setelah kegagalan negoisasi "Ikhwanul Muslimin" dan pemerintah untuk mencabut alat yang disebut "prinsip-prinsip dasar konstitusi".

Para demonstran telah mengumumkan protes terbatas sampai pemenuhan semua persyaratan dari kaum revolusioner. Beberapa komponen umat dari berbagai organisasi ikut serta dalam aksi besar tersebut, termasuk gerakan yang menyerukan penegakkan syariah dan khilafah.

Salah satu diantaranya Hizbut Tahrir Wilayah Mesir juga ikut serta turun ke jalan pada Jumat lalu di Tahrir Square untuk berinteraksi dengan orang-orang serta mendistribusikan selebaran. Aksi besar tersebut menjadi arena dakwah para pejuang syariah dan khilafah untuk menggencarkan solusi tuntas yang sebenarnya.

Para pemuda Hizbut Tahrir juga meninggikan panji-panji ar-royah di tengah-tengah kerumunan massa yang masih berpegang dengan bendera nasionalisme Mesir.
Para aktivis Hizbut Tahrir itu menyebarkan selebaran diantaranya Keterangan Pers “Untuk Memperjelas” yang berjudul Hizbut Tahrir-wilayah Mesir: Kami Tidak Memiliki Hubungan dengan “Hizbut Tahrir Mesir yang Sufi (Hizb at-Tahrir al-Mishri ash-Shufiy)” atau “Hizbut Tahrir Baru yang Syiah (Hizb at-Tahrir al-Jadid asy-Syi’iy)“. Kami adalah Partai Politik yang Berjuang untuk Menegakkan Daulah al-Khilafah al-Islamiyah ar-Rasyidah.

Bendera hitam Rasulullah bertuliskan kalimah tauhid tersebut pun berkibar menjulang tinggi di tengah-tengah kerinduan rakyat Mesir atas perubahan setelah tumbangnya rezim diktator Hosni Mubarak.

Hizbut Tahrir mengingatkan bahwa perubahan nyata tersebut terjadi ketika kaum Muslim kembali menegakkan Khilafah Rasyidah yang akan menyatukan seluruh negeri Muslim di bawah panji al-uqob.
"Kami menyeru warga kami di Mesir dan di seluruh negeri kaum Muslim agar berjuang bersama Hizbut Tahrir untuk menegakkan al-Khilafah al-Islamiyah yang telah diwajibkan oleh Allah atas mereka dan yang hanya dengan al-Khilafah sajalah jalan keluar mereka. Juga agar mereka mencampakkan apa yang dipasarkan oleh barat kafir kepada kita baik demokrasi liberalisme, sekulerisme, nasionalisme dan patriotisme," seru Hizbut Tahrir Wilayah Mesir dalam selebarannya.

Demikianlah, panji-panji Rasulullah akan terus berkibar di berbagai kota pusat pergolakkan Timur Tengah, mulai dari Tunis hingga Kairo. Panji-panji negara Khilafah masa depan tersebut akan terus berkibar hingga di setiap kota di seluruh negeri Muslim. Panji inilah yang akan menyatukan kaum Muslim di bawah naungan Khilafah Islamiyyah yang dijanjikan.

Maka sudah saatnya, kaum muslim bahu membahu bekerja untuk segera mewujudkan janji sekaligus kewajiaban dari Tuhan Rabb Semesta Alam tersebut. Orang yang bekerja dengan yang diam tentu memiliki nilai yang berbeda di sisi Allah Swt. Insya Allah, kedatangannya semakin dekat! [f/m/htinfo/syabab/voa-khilafah.co.cc]
Lihat Foto:
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
  • Click to open image!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL