Tampilkan postingan dengan label GUBERNUR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GUBERNUR. Tampilkan semua postingan
Cagub Aher Menari Gangnam Style Bersama Warga & Kader PKS

Cagub Aher Menari Gangnam Style Bersama Warga & Kader PKS


1956470.jpg (500×175)
Campur Baur - Ahmad Heriyawan Sedang Berjoget Gangnam Style - Doc.Inilah.com

Voa-Khilafah.tk - Masa kampanye Pilgub Jabar 2013 dimulai pada 7 Februari lalu dan berakhir 20 Februari nanti. Pada hari ke-4 kampanye, calon Gubernur Jabar Petahana Ahmad Heryawan alias Aher beraksi goyang Gangnam Style.

184280_509775889074187_1970315448_n.jpg (400×267)
Akhwat PKS sedang Menirukan gaya Gangnam Style - Doc. FB

Tarian khas penyanyi Korea Psy dibawakan Aher saat berolahraga di lapangan Kebun Malabar milik PTPN VIII di Kabupaten Bandung, Minggu (10/2/2013). Aksi calon gubernur Jabar nomor urut 4 ini diikuti warga Kabupaten Bandung yang memadati hamparan perkebunan teh di Desa Sukamana, Kecamatan Pangalengan, sejak pagi hari.

Dentuman musik senam membuat warga yang terdiri atas kaum muda dan orangtua, larut dalam gerak senam. Aher yang berada di tengah peserta senam, juga tak kalah semangat. Gerakan Gangnam Style pun memenuhi lapangan bola. Usai berolahraga, Aher yang sedang cuti sebagai Gubernur Jabar ini berbaur dengan warga.

"Alhamdulillah, dalam perjalanan ke lapangan ini, saya melihat jalan mulus. Aktivitas ekonomi masyarakat sejak pagi-pagi buta sudah bergilir," ujar Aher.

Selain menyampaikan program Pemprov dan visi-misinya untuk Jabar 5 tahun mendatang, Aher juga menerima aspirasi warga secara spontan. Beberapa warga tak segan menyampaikan langsung aspirasinya untuk kemajuan desanya.

"Insya Allah, melalui kebersamaan pemimpin bersama warga, Jabar semakin jaya ke depan. Komitmen kami cuma satu: menjadi pelayan Bapak-Ibu, semua kelompok, warga Jabar seluruhnya," tandas cagub yang berpasangan dengan budayawan Deddy Mizwar.

Dalam Pilkada Jabar ini, nomor urut 1 diisi Dikdik Mulyana Arif Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib. Duet Irianto MS Syafiuddin dan Tatang Farhanul Hakim berada di nomor urut 2.

Kemudian pasangan Dede Yusuf Macan Effendi dan Lex Laksamana Zaenal di nomor urut 3. Sementara pasangan Aher-Deddy Mizwar berada di nomor urut 4. Terakhir, nomor urut 5 dipegang pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki.(Ant/Ais/inilah/Voa-Khilafah.tk)

Ada intervensi asing dan skenario pemasaran dari industri farmasi milik perusahaan asing pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta No 88 tahun 2010?


Ada 52 gedung yang ditegur karena melanggar aturan larangan merokok di ruang tertutup yaitu Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2010, tentang Kawasan Dilarang Merokok.

Dari hasil pengawasan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta, gedung-gedung  yang telah ditegur tersebut termasuk di antara 70 gedung yang belum menerapkan larangan merokok sesuai dengan peraturan perubahan atas Peratuan Gubernur Nomor 75 Tahun 2005 tentang Kawasan Dilarang Merokok itu.

Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jakarta dalam inspeksinya juga menemukan 34 tempat di Jakarta yang terbukti memiliki tingkat nikotin dan partikel halus cukup tinggi.

Eksekutif Direktur Swisscontact Indonesia Foundation, Dollaris Riauaty Suhadi mengatakan, pemantauan lapangan akan dilakukan terhadap gedung yang mendapat peringatan. Swisscontact adalah lembaga yang ditunjuk Pemerintah DKI Jakarta untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Gubernur No 88 tahun 2010.

"Tim pengawas akan memeriksa langsung ke lapangan. Untuk tahu berapa persen yang sudah melakukan perbaikan," jelas Dollaris.

Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD), diketahui bahwa pengunjung restoran paling banyak merokok di tempat tertutup. Jumlahnya mencapai 57 persen, sisanya tempat hiburan, gedung perkantor, dan kantor pemerintahan.

Berkaitan dengan penerapan peraturan ini, sebanyak 178 pengusaha restoran, apartemen, hotel dan tempat hiburan, telah dikumpulkan Pemerintah DKI untuk berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata.

Seluruh pengusaha setuju menghilangkan keberadaan tempat khusus merokok di dalam gedung dan pemberian sanksi administrasi berupa penyebutan nama tempat kegiatan atau usaha secara terbuka kepada publik melalui media massa. 

Gubernur Fauzi Bowo bahkan telah mengirimkan surat dan sosialisasi kepada kantor-kantor pemerintahan terkait penerapan peraturan ini. Sosialisasi juga dikirim ke pengelola gedung DPR/MPR. 

Namun, penerapan Peraturan Gubernur mengenai Kawasan Dilarang Merokok itu mendapat protes keras dari Aktivis Koalisi Cinta Indonesia (KCI). "Aturan ini tidak memiliki alasan dan argumentasi yang kuat," kata Suroso, Ketua KCI.

Dia menduga penerapan aturan tersebut merupakan bagian dari intervensi asing dan skenario pemasaran dari industri farmasi milik perusahaan asing. Indikasinya, kata Suroso, terlihat dari sejumlah LSM dan instansi pemerintah yang menerima dana besar dari  lembaga asing yang memiliki kepentingan untuk kegiatan kampanye anti rokok.

Target skenario global korporasi farmasi asing itu jelas agar orang berhenti merokok. Dan untuk berhenti merokok itu harus ada penanganan atas ketagihan nikotin.

Mereka menganggap dari situlah terbuka jalan lapang bagi pemasaran terapi atau obat-obatan yang dikenal sebagai nicotine replacement therapy (NRT) berbentuk koyo, permen, inhaler dan obat.

"Indonesia dengan jumlah perokok cukup tinggi, jelas merupakan pasar ideal bagi korporasi farmasi asing yang membuat dan memasarkan NRT," ujar Suroso.

Foke: Banjir Jakarta karena Air Numpang Lewat Mau ke Laut


Voa-Khilafah.co.cc - Pejabat Indonesia memang "pintar-pintar". Utang Luar Negeri = bantuan Luar Negeri, harga naik = penyesuain harga. Nah, sekarang ada yang baru neehhh... Banjir = Air Numpang Lewat Mau ke Laut.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyebut ada 3 penyebab banjir di Jakarta selama musim hujan. Salah satunya, banjir disebabkan lantaran limpahan air dari dataran tinggi numpang hendak lewat ke laut.

"Hujan lebat di gunung masuk ke sungai, airnya itu numpang lewat mau ke laut sehingga terjadilah banjir atau genangan," kata Foke.

Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Foke ini usai melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di hadapan warga RW 12 Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (2/12/2011).

Faktor kedua penyebab banjir, menurut Foke, karena terjadinya penyempitan saluran pembuangan air. Air hujan yang seharusnya dapat mengalir cepat ke laut malah tersendat akibat ulah manusia yang membuang sampah ke saluran air.

"Hujan lokal deres, umumnya air dapat cepat mengalir ke laut. Itu juga kalau salurannya bersih dari sampah," kata pria berkumis ini.

Dia mencontohkan, kasus banjir yang menimpa kawasan Pekayon, Jakarta Timur, semalam. Orang nomor satu di Provinsi DKI Jakarta ini menyatakan peristiwa yang menimpa warga sekitar karena terjadi penyempitan jalur aliran air.

"Banjir di Pekayon itu karena saluran airnya dipersempit warga sendiri. Ini peristiwa pertama kalinya warga di sana rumahnya kemasukan air," ujar Foke.

Faktor ketiga adalah karena permukaan tanah yang ada di sepanjang utara Jakarta mengalami pendangkalan. Akibatnya saat ketinggian air laut di atas permukaan tanah dan ditambah tiupan angin kencang menyebabkan banjir Rob.

"Ini bahaya baru yang harus diwaspadai," kata Foke.

Foke bersikukuh banjir Rob yang melanda Jakarta karena faktor alam dan bukan faktor manusia, seperti maraknya reklamasi.

"Reklamasi itu ada Amdalnya. Kalau tidak ada Amdal mana mungkin direklamasi," kata Foke saat ditanyai faktor lain penyebab rob selain karena faktor alam.

Dia mecontohkan, reklamasi tidak melulu harus jadi kambing hitam penyebab banjir Rob. "Reklamasi bukan saja di Jakarta, di luar negeri seperti Jepang juga ada reklamasi, tapi tidak ada apa-apa," tuturnya.

Lebih lanjut, kata Foke, Pemprov DKI Jakarta telah memiliki sistem monitoring air sehingga kedatangan air dari hulu dapat terdeteksi. "Ini dilakukan agar warga sekitar bantaran kali dapat mengungsi lebih dulu sebelum banjir datang," kata Foke. (dtk/gm/voa-khilafah.co.cc)
Komnas Perempuan kecam imbauan Gubernur agar tak pakai rok mini

Komnas Perempuan kecam imbauan Gubernur agar tak pakai rok mini

JAKARTA (Voa-Khilafah.co.cc) –  Beginilah kalau akidah dan agama tidak dijadikan standar dalam berfikir dan berbuat. Menanggapi maraknya pemerkosaan yang terjadi di dalam angkutan umum, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (yang akrab dipanggil Foke) menyarankan agar para wanita tidak mengenakan rok mini. Saran tersebut bukannya direnungkan tetapi malah dikecam oleh Komisioner Komisi Nasional Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Neng Dara Affiah.


Dalam pernyataannya, Foke–demikian Gubernur DKI Jakarta ini biasa disapa–menyarankan agar mereka berhati-hati sekaligus melakukan upaya pencegahan saat menggunakan jasa angkutan.

“Bayangkan saja kalau orang naik mikrolet duduknya pakai rok mini, kan agak gerah juga. Sama kayak orang naik motor, pakai celana pendek ketat lagi, itu yang di belakangnya bisa goyang-goyang,” katanya sembari bercanda.

Pencegahan yang dimaksud dalam imbauan Foke pada dasarnbya adalah agar para wanita tidak menggunakan pakaian “mengundang” dan perhiasan yang berlebihan. Namun bagi Dara pernyataan Foke tersebut merupakan kekerasan verbal bagi perempuan. Secara ngawur Dar aberkilah bahwa dalam teori apa pun cara berpakaian bukan menjadi faktor penyebab kekerasan dalam perempuan.

Dara dengan sok kritisnya mencermati dua pernyataan dua pejabat publik yang meurunya cukup mendiskreditkan perempuan. Pertama, salah seorang bupati di daerah Aceh juga pernah melontarkan pernyataan bahwa perempuan yang tidak memakai jilbab pantas diperkosa. Lalu yang kedua, pernyataan Foke yang menyatakan perempuan yang memakai rok mini rentan terhadap permerkosaan.

Menurut dia, pernyataan semacam ini sangat tak layak keluar dari mulut seorang pejabat publik. “Dia harus minta maaf ke publik. Meskipun katanya dia sudah meminta maaf,” kata dia pada Sabtu (17/9/2011).

Lebih lanjut, Dara serta merta berpendapat bahwa pelecehan atau pemerkosaan terhadap perempuan di mana pun berada khususnya di dalam angkutan umum terjadi karena cara pandang sejumlah masyarakat yang salah. Masih banyak yang menempatkan perempuan sebagai makhluk kelas bawah yang layak dijadikan obyek seksual.

“Pakaian itu bukan faktor pemicu, terbukti perempuan yang jadi korban pemerkosaan berpakaian tertutup, misalnya TKW di luar negeri. Sebaliknya ada banyak perempuan pakai rok mini seperti di Bali, setransparan apa pun dia aman-aman saja dari pelecehan,” klaimnya.

Dara malah balik menyerang dengan mengungkapkan bahwa Foke sebaiknya lebih fokus membenahi pemerintahannya dalam hal keamanan di angkutan umum, daripada sibuk menyalahkan perempuan dan kemudian meminta maaf.

“Justru yang dilakukan Foke seharusnya berjanji memberi jaminan keamanan kepada publik khususnya perempuan,” ujarnya.

Ia pun berharap ke depan instrumen hukum bisa segera memberi sanksi hukum yang tegas terhadap pelaku kejahatan ini. Dengan begitu  menimbulkan efek jera kepada para pelaku pelecehan seksual dan pemerkosaan.

Beginilah ketika kesombongan sudah menutupi akal dan pikiran. Pada dasarnya terlepas dari marak atau tidaknya kasus pemerkosaan, menutup aurat adalah sesuatu yang wajib bagi wanita Muslimah. Bahkan Allah Ta’ala dalam firmannya menegaskan bahwa menutup aurat bagi Muslimah selain wajib adalah agar mereka mudah dikenali (sebagai bagian dari Muslim) dan juga agar mereka tidak diganggu.

 “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. “ (Q.S Al-Ahzab: 59).  

Wallohua’lam.  (dns/arrahmah/voa-khilafah.co.cc)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

SEPUTAR RAMADHAN

TSAQOFAH ISLAM

FIKIH

HADITS

TAFSIR AL QUR'AN

NAFSIYAH

HIKMAH

NASYID

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

AL-ISLAM

DAKWAH

ULAMA

SEJARAH

DOWNLOAD

ARTIKEL