Militer Mesir Menyesal Atas Kekerasan terhadap Demonstran Perempuan

Voa-Khilafah.co.cc - Militer Mesir pada hari Selasa kemarin (20/12) menyatakan penyesalan yang sangat mendalam mereka terhadap apa yang disebut pelanggaran terhadap demonstran perempuan, dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada para demonstran perempuan setelah tentara memukul dan melucuti mereka.

Militer akan mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang bertanggung jawab atas penganiayaan itu, kata pernyataan militer Mesir, yang pernyataan ini datang setelah ribuan wanita melakukan aksi di Kairo mengecam serangan terhadap demonstran perempuan.

"Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata menyatakan penyesalan yang mendalam kepada perempuan Mesir karena adanya pelanggaran yang terjadi selama insiden terbaru dalam aksi protes di luar parlemen dan kabinet," kata militer dalam pernyataannya.

Militer menghormati hak perempuan untuk mengambil bagian dalam aksi protes dan telah mengambil semua langkah hukum untuk meminta pertanggungjawaban orang yang bertanggung jawab atas pelanggaran," kata pernyataan yang diposting pada halaman Facebook militer.

Gambar dan video tentara memukuli dan sebagian melecuti pakaian seorang wanita berjilbab telah memicu kemarahan di Mesir, di mana bentrokan antara pengunjuk rasa anti-militer dan pasukan keamanan menandai hari kelima pada Selasa kemarin.

Sebelumnya Menlu AS Hillary Clinton pada hari Senin lalu menuduh Mesir gagal melindungi hak perempuan dengan maraknya aksi kekerasan terhadap demonstran perempuan.

Dalam bahasa yang pedas, ia menuduh pemimpin baru Mesir telah sengaja menganiaya perempuan, baik di jalan dan di dalam politik sejak pemberontakan rakyat yang menggulingkan presiden Hosni Mubarak pada Februari lalu.(fq/aby/eramuslim/voa-khilafah.co.cc)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers