Buat Apa Digelar Sea Games Jika Hanya Mengundang Becana; Tolak Pembagian Kondom, Legalisasi Perzinaan!

Voa-Khilafah.co.cc - Para pelaku negeri ini benar-benar tengah sakit, serta kerap kali memberikan solusi ala liberal dalam menyelesaikan masalah, yg di negerinya sendiri tak kunjung selesai. Selama perhelatan SEA Games XXVI di Palembang, dikabarkan ada rencana pembagian kondom gratis. Kaum Muslim, tentu menolak tentang rencana busuk tersebut.
Buat apa pembagian kondom tersebut, selain dari kepentingan para kapitalis untuk mengundang bencana dengan melegalkan perzinaan di negeri Muslim ini. Sungguh sebuah rencana yang sangat menyakitkan bagi penduduk negeri yang mayoritas Muslim ini. Niscaya, para penggagasnya kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Sang Pencipta. 

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Palembang akan menyiapkan 200 gerai (outlet) kondom selama diselenggarakan SEA Games XXVI. Kondom akan disiapkan dengan outlet khusus di hotel dan tempat hiburan malam.

"Guna memudahkan pengunjung memperoleh benda pelindung saat berhubungan seks tersebut," kata Sekretaris KPA setempat Zailani UD, di Palembang, kepada pers pada pertengahan September 2011 lalu. Entang, tata aturan dari Sang Pencipta, "janganlah kalian mendekati zina" pun telah dilabrak. 

Kaum Muslim setempat bersama Hizbut Tahrir Indonesia Sumatera Selatan menggelar aksi untuk menolak rencana pembagian kondom gratis ini di depan Gedung DPRD Sumsel, Selasa, 25/10/2011. Mereka membawa spanduk hitam dengan tulisan warna merah, "Tolak Liberalisasi Budaya dengan Pembagian Kondom Gratis", serta pamflet bertuliskan "Tolak Pembagian Kondom Gratis". 

Aksi yang berlangsung dari pukul 10.00-11.00 WIB, sebagian besar pesertanya adalah perempuan. Mereka pun ditemui pimpinan DPRD Sumsel yang diwakili M Gantada.

"Kami menolak pembagian kondom gratis. Sebab itu sama saja dengan melegalkan kemaksiatan di Palembang," kata seorang pengunjukrasa.

Dalam orasinya, HTI menyatakan sikap dengan meminta pemerintah untuk menghentikan program pembagian kondom gratis karena akan mendorong seks bebas. Mereka juga mengajak seluruh masyarakat untuk meninggalkan sistem kapitalis liberal yang menjadi sumber malapetaka kehidupan manusia.

Mahmud Jamhur, Ketua HTI Sum-Sel, mengatakan, jika pemerintah ingin mencegah penularan HIV/AIDS, caranya tidak dengan melakukan pembagian kondom gratis, tapi mencari akar permasalahannya. "Alasan untuk mencegah penularan HIV/AIDS itu adalah hal yang mengada-ada," katanya.

Bagaimana pun juga, pembagian kondom ini hanyalah salah satu jalan kerusakkan untuk menebar perzinaan di tengah-tengah negeri kaum Muslim. "Diperkirakan transaksi seks akan meningkat, mengingat banyak pengunjung yang datang dari berbagai negara ke kota ini," kata Zailani UD. Siapa yang akan bertransaksi tersebut? Bukankah hal itu perzinaan?  

Demikianlah, kaum Muslim hari ini benar-benar tengah sakit disebabkan oleh para pelaku negeri yang jauh dari tatanan syariah. Ide liberal selalu saja diambil guna memuluskan kepentingan para kapitalis, sementara syariah Islam dilabrak. Jika dibiarkan, maka tinggal menunggu waktu, Allah hancurkan negeri ini. Naudzubillahi min dzalik. 

Berbagai kerusakkan tentu akan menimpa di negeri ini, jika kaum Muslim tidak bergerak dan bangkit untuk menghentikan segala bentuk kemaksiyatan yang akan mengundang azab-Nya tersebut. Umat Islam tidak butuh ide-ide liberal, namun umat hanya membutuhkan untuk kembali kepada tatanan syariah dan khilafah yang akan menghentikan segala bentuk tindak kemaksiyatan kepada Allah. Insya Allah, semakin dekat. [m/dtk/tmp/mtro/syabab/voa-khilafah.co.cc]


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers