Ghannouchi: Kami Tidak Akan Memaksakan Jilbab Pada Perempuan

Voa-Khilafah.co.cc - Rasyid Ghannouchi, Pemimpin Gerakan An-Nahdhah Tunisia, pada hari Jum’at (27/10) mengatakan: “Gerakannya yang telah memenangkan pemilu tidak akan memaksakan jilbab pada perempuan Tunisia. Sebab semua upaya-upaya negara Arab untuk melakukannya terbukti gagal.”

Ghannouchi menjelaskan bahwa “Perempuan akan berpartisipasi dalam pemerintahan koalisi yang dibentuk oleh gerakannya, baik perempaun itu berjilbab atau tidak.”

Di sisi lain, Gerakan Islam  An-Nahdhah mengatakan: “An-Nahdhah telah memulai komunikasi dengan partai-partai lain untuk membentuk pemerintahan koalisi setelah kemenangannya dalam pemilu.”

Hamadi Jabali, Sekjen Gerakan mengatakan saat konferensi pers: “Prioritas kami dalam melakukan komunikasi adalah untuk menghidupkan kembali perekonomian.

Hanya dengan khilafah-lah syari'at islam benar-benar dapat ditegakkan secara kaaffah termasuk syari'at berjilbab dan hidup sejahtera pun dapat terwujud dengan tegaknya syari'ah di bawah naungan khilafah, bukan sistem kufur seperti demokrasi sekuler kapitalis yang telah jelas-jelas menyengsarakan kehidupan ummat di segala bidang. Saatnya Khilafah memimpin dunia!

(dostor.org/hti/voa-khilafah.co.cc)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers