Assalamu'alaykum,  Ahlan wa Sahlan

Kemarin Malam Bulan Purnama: Ya ALLAH Semoga Tahun Depan Kami Tidak (Kembali) Tersesat!

Written By Indra Sb on Selasa, 13 September 2011 | 23.30

Dari postingan blog kompasiana milik Mustofa B. Nahrawardaya | 12 September 2011 | 20:26 WIB

*****
Alhamdulillah, malam ini 12 September 2011 BULAN PURNAMA
Malam ini adalah 15 Syawal 1432H
Itu berarti:
15 hari yang lalu adalah Ijtimak tanggal 1 Syawal 1432 H.
Tepatnya pukul 10.05.16 WIB
15 hari yang lalu dari hari ini adalah tanggal 29 Agustus 2011
Maka pagi harinya yakni 30 Agustus 2011 adalah Idul Fitri bagi orang-orang berakal!
SEMOGA TAHUN DEPAN KITA TIDAK MASUK KE DALAM GOLONGAN ORANG-ORANG YANG (KEMBALI) TERSESAT!
*****
Tak Perlu Jadi Profesor, Allah Sudah Sediakan Ilmu di Internet untuk Membuktikannya

=Mustofa B. Nahrawardaya=

SEJAK SIANG tadi ternyata fase bulan sudah 100%. Anda bisa mengecek ke www.moonconnection.com, sebuah situs yang memang bergerak di ranah konten-konten astronomi khususnya membedah seluk beluk bulan dan persoalannya. Hal ini sekaligus untuk menjawab keraguan sebagian masyarakat, bagaimana cara yang tepat untuk mengetahui penghitungan matematis guna mengambil sikap pasti saat kebingungan memilih saat tepat ber Idul Fitri. Untuk riilnya, silahkan malam ini melongok ke langit, guna membuktikan kebenaran situs tersebut.

Saya sudah membuka situs ini sejak beberapa bulan lalu untuk membuktikan akurasinya. Kemarin pukul 13.05 WIB, saya coba buka di web tersebut, dan data menunjukkan bahwa fase bulan telah menunjukkan pada angka 99%, sehingga saya yakin hari ini sudah mencapai puncaknya. Terakhir, hari ini, saya juga sudah cek lagi, dan hasilnya adalah bahwa bulan sudah mencapai fase 100%. Dengan data digital ini, maka lengkap sudah data yang saya butuhkan.
Meski begitu, saya mencoba membandingkan dengan kalender fullmoon lain, yang memang sudah melakukan pemetaan bulan. Rata-rata memang berbagai situs serupa, misalnya di www.fullmoon.info, juga mengabarkan berita yang sama. Bulan Purnama terjadi hari ini, meski jamnya berbeda-beda tergantung posisi pembagian waktunya. Situs tersebut malah mempersilahkan pengunjung untuk melihat jadwal fullmoon sejak tahun 1900 hingga tahun 2050. Pembaca juga bisa membandingkan dengan situs lain misalnya di situs www.moonphases.info, juga menyatakan hal yang sama.
Karena usia bulan Hidjriyah hanya 29,5 hingga 30 hari, maka dipastikan peristiwa Bulan Purnama bisa dijadikan patokan untuk menemukan kapan terjadinya tanggal 1 Syawal tentunya. Karena Bulan Purnama pasti terjadi pada pertengahan bulan atau tanggal 15 setiap bulannya, maka berati 15 hari sebelum Bulan Purnama adalah sebagai awal bulan.
Karena Bulan Purnama telah terjadi hari ini tanggal 12 September 2011, maka otomatis 15 hari yang lalu adalah tanggal 1 Syawalnya. Sangat sederhana. Saya sudah menghitung, dan memang benar, ketemulah bahwa tanggal 29 Agustus 2011 memang sudah memasuki tanggal 1 Syawal 1432H.

Mengapa Shalat Idul Fitri-nya BUKAN 29 Agustus 2011?

Itu terjadi karena memang Shalat Idul Fitri harus dilakukan pada pagi harinya. Itu disebabkan karena permulaan hari dalam Kalender Hidjriyah selalu dimulai sore hari. Model ini tentu berbeda dengan Kalender Masehi yang memulai sebuah hari pada pagi hari. Makanya, meskipun tanggal 29 Agustus 2011 sore sudah memasuki tanggal 1 Syawal, namun sebagian Umat Islam baru melakukan Shalat Idul Fitri-nya baru pada pagi harinya. Namun, sebagai tanda memasuki tanggal 1 Syawal, tentu mereka sudah melakukan takbiran malam hari sebelum Idul Fitri.
Pada saat Ramadhan berakhir, sangat wajar saja terjadi perbedaan waktu penetapan 1 Syawal 1432H baik oleh Muhammadiyah maupun Pemerintah.

Namun dengan melihat Bulan Purnama ini, saya kini boleh dong mengucapkan selamat dan berbahagia bagi yang menjatuhkan pilihan untuk ber Idul Fitri pada 30 Agustus 2011 !!.
Selamat ya.

Peringatan Allah untuk Pemimpin Yang Menyesatkan:
Ingat, Al Qur’an Surat Al Ahzab 66-68:

“Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: ‘Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul’. Dan mereka berkata:
‘Ya Rabb kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). ‘Ya Rabb kami, timpakanlah kepada mereka adzab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar’.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan komentar di sini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...