Seorang Pemuda Bule Pun Ikut Menyerukan Syariah dan Khilafah, Tampil Menjadi Pembicara di Konferensi Hizbut Tahrir Skandinavia

Voa-Khilafah.co.cc - Subhanallah, Islam benar-benar akan meliputi ujung timur dan barat dunia, inilah kabar gembira dari Rasulullah. Paling tidak kita bisa menyaksikan bahwa para penyeru syarian dan khilafah bukan milik orang arab saja, bahkan seorang bule pun berada di barisan terdepan untuk menyerukan syariah dan khilafah. 

Ini paling tidak terlihat dari seorang pemuda bule Eropa tampil menjadi salah seorang pembicara dalam Konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Skandinavia di Bella Center, Copenhagen, Denmark.

Abdul Kareem, seorang pemuda asli Eropa ini dengan penuh semangat berbicara di hadapan para peserta Konferensi yang dihadiri oleh kaum Muslim dari berbagai negeri di Eropa termasuk Inggris dan Belanda. Ia menyampaikan materi dengan tema, "Bagaimana kita dapat berkontribusi dari Barat?"

Kareem menjelaskan peran kaum Muslim di Barat untuk mendukung perjuangan saudara-saudara mereka di dunia Muslim. Abdul Kareem pun dengan fasih membacakan ayat-ayat suci al-Quran untuk menegaskan seruannya.

Konferensi tahunan yang digelar rutin oleh Hizbut Tahrir Skandinavia ini mengangkat tema,  "Negeri-negeri Arab: Dari Penggulingan Menuju Perubahan Sejati".

Masyarakat di dunia Islam telah menggulingkan para penguasa despotik melewati pemberontakan heroik mereka. Dengan cara yang definitif umat telah berhasil mengjungkirbalikkan pesimisme yang ada dan mengokohkan fakta bahwa ia memiliki kemampuan untuk menentukan masa depannya sendiri.

Namun, ada kebutuhan untuk perubahan sosial yang nyata  di belakang pemberontakan ini. Kaum Muslim menuntut sistem politik yang akan melindungi mereka, integritas mereka, dan keyakinan mereka.

Mereka merindukan institusi negara yang melayani rakyat daripada rezim. Mereka mencari kepemimpinan sejati yang melayani kepentingan mereka daripada kepentingan negara-negara besar.

"Tetapi sistem politik apakah yang dapat memenuhi tuntutan legitimasi dari umat islam? Apakah sistem sekuler demokrasi ataukah sebuah sistem yang didefiniskan oleh Islam?"

"Saya rasa banyak orang merasa bahwa mereka belum benar-benar mencapai apa yang mereka inginkan dengan pemberontakan, misalnya di Mesir. Dan inilah yang benar-benar kami ingin diskusikan. Apa yang diperlukan untuk mencapai tentang mimpi kaum Muslim? Jenis perubahan seperti apa yang kita butuhkan sehingga kita puas?" kata Chadi Freigeh Perwakilan Media Hizbut Tahrir Skandinavia.

"Kita telah melihat bagaimana ratu Denmark telah melakukan perjalanan ke berbagai negeri Muslim dan menghormati penguasa despotik seperti Mubarak, atau Raja Bahrain. Dan kita sudah melihat bagaimana berbagai politisi di Barat telah melegitimasi dukungan mereka untuk beberapa penguasa dzalim terburuk di dunia Muslim."

"Pertanyaannya adalah, dapatkan kita tetap diam tentang hal ini? Kami memiliki kesempatan untuk membiarkan suara kami didengar. Kami memiliki kesempatan untuk mempengaruhi kebijakan Barat terhadap negeri-negeri Muslim," tegas Chadi Freigeh.

Demikianlah, bila para pemuda bule di Eropa pun ikut berjuang menegakkan syariah dan khilafah, maka sungguh sangat memalukan bila para pemuda muslim di negeri ini malah membebek kepada budaya barat dan enggan berjuang menegakkan syariah dan khilafah. Sudah saatnya, seluruh pemuda muslim di seantero dunia bersatu padu untuk mewujudkan janji Allah tersebut. Insya Allah, semakin dekat! [m/globalkhilafah/syabab/voa-khilafah.co.cc]

1 komentar:

Informasi yang sangat bermanfaat, salam hangat dari Pembicara Wanita

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers